
Jangan lupa bagi kalian biasakan Vote + Like sebelum membaca ya, supaya bisa mensupport author agar jauh lebih semangat untuk update nya. semakin banyak like + Vote bisa membuat aku jadi semakin tambah cepat update. terimakasih :)
*
*
*
Alex yang kembali melihat Istri dan Anaknya saling bertengkar karena hal sepele hanya menggelengkan kepalanya.
“Sudah - sudah kalian Mommy dan Anak sama sama tidak ada yang mau mengalah” ucap Alex sangat heran
“Lebih baik Papah menghubungi Aunty” kata Raisya
“Baiklah Sayang, Railo habis ini ikut Papah sebentar” ujar Alex tegas
“Oke, Papah!” jawab Railo cepat
Mereka pun duduk di sofa yang tertera dalam Ruangan Kerja Alex, sedangkan Alex kembali ke Meja Kerjanya menyelesaikan beberapa pekerjaannya lagi.
“Sayang Reina, bisa tolong ambilkan Aku minum” ucap Alex dari tempatnya
“Baiklah, akan Aku ambilkan” jawab Reina sambil beranjak dari tempatnya menuju pantry
Reina keluar dari Ruangan Suaminya, menuju Pantry yang berada di Ruangan paling ujung.
__ADS_1
Sementara Alex tetap melanjutkan beberapa pekerjaannya lagi, agar mereka bisa kembali ke Mansion untuk beristirahat.
“Papa, Aku ngantuk Pa” kata Aria menghampiri Alex sambil mengucek matanya
“Kemari Sayang, sini di pangkuan Papa tidurnya” balas Alex sambil meregangkan tangannya untuk menyambut Aria
Aria datang menghampiri Papanya itu, dan Alex menggendongnya dan meletakkan di atas pangkuannya.
Lama - lama mata Aria pun akhirnya terpejam karena kelelahan, Reina pun masuk membawa secangkir Kopi untuk suaminya.
Ia begitu kaget melihat Aria tertidur pulas di atas pangkuan Alex, Ia segera meletakkan cangkir kopi tersebut di Atas meja dan mengambil Alih Reina ke dalam dekapannya.
“Minumlah Sayang, Aku akan membawa Aria ke kamar dulu” jelas Reina pada suaminya
“Tentu saja Sayang” jawab Reina dan berlalu meninggalkan Alex bersama kedua Anak Kembarnya
Sedangkan kedua Anak Kembarnya sibuk dengan diri mereka masing - masing, tidak peduli walaupun mereka berdua sedang ada di Perusahaan Papanya.
Raisya yang memilih sibuk dengan buku - buku cerita yang ia bawa, beda dengan Railo yang sibuk dengan beberapa media gambarnya.
Alex hanya memperhatikan dari mejanya saja, supaya tidak mengganggu kegiatan Anak-anaknya.
Reina telah keluar dari Ruang Tidur yang tersedia di Ruang kerja Alex ini, ia langsung menghampiri suaminya ke meja kerjanya.
“Papa” panggil Reina kepada Suaminya
__ADS_1
“Hum” Alex menjawab dengan gumam
“Lihat Aku Pa, Aku mau bicara” kesal Reina merasa di abaikan
Alex pun memberhentikan aktivitasnya sejenak untuk mendengar apa yang akan di bicarakan oleh Istrinya itu.
“Jadi ada apa Mommy Sayang” kata Alex sambil membelai pipi chubby Istrinya
“Apa sebaiknya kita belikan Apartemen saja ya, untuk Marsha menurut Papa gimana?” tanya Reina memberitahu Suaminya
“Memangnya kenapa kalau Adikmu tinggal di Mansion bersama kita?” jawab Alex heran pada Reina
“Aku takut Marsha terlalu lelah bekerja Pa, kitabisa mencarikan Dia Apartemen deket Kampusnya” jelas Reina
“Bagaimana kalau kita rembukan nanti saat pulang, kita juga harus meminta saran Mommy dan Daddy” “Kamu harus ingat Sayang, mereka juga adalah Orang Tua kalian berdua jadi setiap keputusan harus meminta izin mereka” Alex menjelaskan dengan bijak dan hati - hati
“Benar juga ya, bisa- bisa mereka marah kalau kita tidak izin” ucap Reina
Sedangkan ada seorang Anak Laki - laki yang mendengar ucapan Kedua Orang Tuanya itu pun berdiri dari tempatnya, dan menghampiri Alex Juga Reina
**bersambung
ig: hanraeneull**
__ADS_1