
Setelah selesai mengurus persoalan undangan, Alex mengajak Reina langsung menuju ke toko perhiasan untuk membeli cincin pernikahan mereka.
Kedua pasangan itu sibuk memilih dengan teliti cincin yang ada di dalam etalasenya, Akhirnya mata Reina tertuju pada sepasang cincin yang di hiasi permata biru lalu ia menatap manik mata Alex dan langsung di setujui olehnya.
Setelah selesai mengurus undangan serta cincin pernikahan, mereka lanjut bergegas menjemput Anaknya karena jam pulang sekolah mereka hampir tiba.
Selama perjalanan menuju sekolah Anaknya Reina tertidur karena kelelahan wara-wiri toko yang berbeda.
Begitu sampai di sekolah Anaknya, Alex segera membangunkan Reina memberitahu bahwa sudah sampai.
Reina merasa malu karena tertidur di mobil, karena itu Ia langsung segera turun duluan untuk menghampiri Anaknya dah Alex menyusul di belakangnya.
“Papa”. panggil Raisya
“Mommy.. Papa..”. panggil Railo pada orang tua
Sekarang mereka semua sudah berada di dalam mobil tanpa adanya pembicaraan sama sekali, sampai akhirnya Reina membuka suara.
“Aku sudah memutuskan beberapa hari setelah pernikahan, Mommy akan segera memasukkan Raisya ke dalam Asrama”. ucap Reina dengan tegas
“Loh Mommy, kenapa Raisya harus masuk Asrama?”. sahut Railo dengan bingung
“Tak apa boy, kami masih memikirkannya kembali”. timpal Alex menyahuti
HIKS.. HIKS.. HIKS..
Terdengar suara tangisan Raisya sampai akhirnya mereka tiba di Mansion, Raisya buru-buru membuka pintu kamar dan menangis kembali.
“Ada apa denganmu?”. tanya Alex bingung
__ADS_1
“Ini sudah jadi keputusan ku!”. ucap Reina sambil keluar dari mobil
Alex mengejar Reina dan meraih tangannya, hingga Ia menghadap ke Pria itu.
“Tolong mengertilah sedikit”. ucap memohon pada Alex
Lalu Alex pun memeluk Reina dan mengelus puncak kepalanya, Ia tahu itu keputusan yang sulit tapi Ia akan mencoba menghargainya dulu.
Raisya mengunci dirinya di dalam kamar tidak mau keluar dari kamar, Railo berulang kali datang mengetuk pintu kamarnya untuk mengajaknya keluar tapi Raisya tetap tidak mau.
Masih dalam mode ngambeknya, Raisya masih tetap tidak mau bertemu dengan siapapun termasuk Orang tuanya dan Railo.
Setelah di beri pengertian serta berbicara dari hati ke hati bersama Alex, Reina pun mencoba mendatangi ke kamar Putrinya.
Tok.. Tok.. Tok..
“Mommy masuk ya sayang”. kata Reina sambil mencoba membuka pintu kamarnya tetapi malah di kunci dari dalam
Lalu Ia pun berjalan menghampiri Putrinya walau saat ini Ia tahu bahwa dirinya lagi di abaikan oleh Putrinya tapi tetap mencoba menenangkannya kembali.
“Sayang kita harus berbicara”. ujar Reina dengan lembut
“....”. tak ada suara sedikit pun yang keluar dari mulut Raisya
“Jadi tetap tidak mau berbicara dengan Mommy?”. Reina bertanya sekali lagi pada Putrinya
“....”. ternyata masih belom ada jawaban sama sekali dari Raisya
“Yasudah, kalau belum mau berbicara dengan Mommy, nanti Mommy kembali lagi untuk menanyakan hal yang sama”. ucap Reina sambil berlalu keluar dari kamar Putrinya
__ADS_1
Tiba-tiba saja Raisya berdiri dan memegang ujung baju milik Mommy Nya itu, Lalu terdengarlah suara tangisan dari Raisya.
Hiks.. Hiks.. Hiks..
“Kenapa Mommy, ingin Aku masuk asrama?”. ujar Raisya sambil menangis
“Apa karena Aku nakal? dan Mommy tidak sayang Aku lagi?”. tanya Raisya lagi
Reina pun langsung memeluk putri cantiknya itu, hingga Raisya pun menangis sangat kencang.
Ia berusaha menenangkan putrinya dari tangisannya, dan memberi masukan serta nasehat untuknya.
Melakukan penawaran dan kesepakatan antara Ibu dan Anak kepada Raisya, langsung di setujui oleh sang Putri.
Setelah selesai mengobrol, Reina memandikan putrinya memilihkan baju tidur yang cantik dan mengajaknya untuk makan malam bersama.
Hari pernikahan sudah semakin dekat sebetulnya Reina juga terlihat sangat gugup, Tapi Ia berusaha terlihat baik-baik saja di depan semua orang terutama keluarga calon suaminya.
Mereka semua telah berkumpul di tuang keluarga untuk berdiskusi kembali bersama Mami Margaret juga Daddy Martin.
“Jadi Mommy sama Raisya sudah berbaikan?”. tanya Railo meledek
“Jangan tanya-tanya!”. jawab Raisya dengan judes
Dan sekarang giliran si Anak kembar yang kembali bertengkar, membuat orang dewasa jadi tertawa sendiri.
*Bersambung*
Aku selalu menunggu dukungan dari para reader untuk novel ini, ga muluk-muluk mintanya cuman ketika membuka setiap chapter di novel ini langsung pilih tombol like nya udah cuman itu aja.
__ADS_1
terimakasih :)
ig: hanraeneull