Gadis Maniac Duit Dan Duda Perjaka

Gadis Maniac Duit Dan Duda Perjaka
izin


__ADS_3

Setelah sahabatnya pulang aurel merebahkan dirinya dikasur king size nya, dia memilih tidur sore padahal kalau sudah sore gak boleh tidur lagi kan ya? Tapi aurel tidak perduli, aurel teman setan emang.


*****


Disisi lain dafa sudah selesai dengan berkas berkas nya yang menumpuk dimeja, ingin pulang tapi masih sore jadi dafa berpikir akan berkunjung ke perusahaan ayahnya aurel untuk meminta izin mendekati aurel.


"Rik kamu mau ikut saya kekantor tuan willson? " tanya dafa kepada sekretaris nya itu.


"Ngapain kesana bos? Kan hari ini tidak ada jadwal meeting dengan beliau?" heran riki.


"Hanya berkunjung" ucap dafa datar.


Alis riki terangkat sebelah pertanda bingung, tumben sekali bos nya ini mau berkunjung ke perusahaan orang lain padahal tidak ada jadwal temu pikir riki.


"Tidak bos, saya pulang saja" ujar riki.


"Baiklah, kamu bereskan dulu semua ini baru pulang, saya pergi dulu rik" ucap dafa dan langsung melenggang pergi.


Dafa dijalan terus memikirkan aurel.


"Dia terlalu mudah membuatku jatuh hati" gumam dafa sambil tersenyum mengingat pertama kali mereka bertemu.


"Aku bakal buat dia cinta, aku akan menemui tuan willson dulu karena ingin mengetahui aurel lebih dalam" gumam dafa lagi.


Yahh dafa ingin menemui ayah aurel karena ingin mengetahui karakter aurel lebih jauh lagi agar dia bisa lebih mudah membuat aurel jatuh cinta kepada nya. Dafa juga heran kenapa pesona aurel begitu kuat sehingga dia dengan mudah jatuh cinta ke aurel. Padahal dafa paling tidak suka gadis genit tapi dia suka dengan aurel, kan aurel pertama kali bertemu dengan dafa dia genit.


Hampir 1 jam diperjalanan karena jarak perusahaan dafa dan perusahaan tuan willson cukup jauh. Kini dafa sudah berjalan menuju ruangan presdir.


"Selamat sore Pak Adit, tuan willson nya ada didalam" tanya dafa kepada sekretaris tuan willson.


"Ada tuan, silakan masuk" ujar pak Adit ramah dafa mengangguk dan mulai mengetuk pintu.


Tok tok tok


Tuan willson yang asik mengecek berkas nya pun berhenti saat mendengar pintu diketuk.

__ADS_1


"Masuk" ujar tuan willson.


Dafa yang mendengar suara tuan willson yang membiarkan nya masuk pun langsung membuka pintu.


Cek lek


"Sore tuan willson" sapa dafa.


"Ehh dafa, silakan duduk" ujar tuan willson dan dafa pun duduk.


"Ada apa dafa?apa ada masalah sehingga kamu ke sini? " tanya tuan willson.


"Tidak ada masalah tuan willson, saya hanya ingin berbicara tentang aurel" to the point dafa.


Kening tuan willson mengkerut"ada apa dengan anak saya dafa? Apakah dia mengganggumu lagi? "Tanya tuan takut, takut anaknya itu bersikap genit lagi ke dafa.


" tidak tuan, justru dia sempat acuh ke saya karena mengetahui status saya yang sudah"ujar dafa.


Ahh tuan willson ingat waktu anaknya itu menangis karena malu sudah merayu duda.tuan willson terkekeh"yaa anak saya sempat nangis kejar dirumah karena salah sasaran katanya, salah merayu orang"beritahu tuan willson.


"Cuma masalah itu dia menangis? " tanya dafa terkejut, kok cuma masalah status nya yang duda sampai membuat aurel menangis kejar semalu itu kah aurel bila berhubungan dengan duda? Tapi dafa tidak menyerah, dia akan tetap membuat aurel jatuh cinta.


"Berubah maksudnya tuan? " heran dafa.


"Dia bisa berubah jadi setan, iblis, kunti, pocong"


"Bukan kah itu satu spesies tuan" ujar dafa polos.


"Ha ha ha kamu ini percaya saja dengan yang saya katakan" tawa tuan willson melihat respon dafa.dafa hanya diam.


"Maksud saya anak saya itu suka berubah mood nya, kadang dia baik, jahat, absurd, pokoknya sulit menebak sikapnya itu" beritahu tuan willson.


"Hm saya mengerti, dan saya izin ingin mendekati putri anda tuan" izin dafa.


"Kamu yakin? " tanya tuan willson dafa mengangguk "dengarkan saya, anak saya itu sulit untuk jatuh cinta, dia sering membuat laki-laki patah hati dia dianggap antagonis bagi pria karena dengan begitu mudah mencampakkan laki-laki, jika kamu ingin mendekati anak saya kamu harus bisa sabar dengan sikapnya" beritahu tuan willson.

__ADS_1


"Kenapa aurel begitu? Apakah dia tidak takut jika nanti para lelaki itu akan menyakiti nya karena tidak Terima atas perlakuan nya" tanya dafa.


Tuan willson mengedikkan bahu nya"saya juga takut akan keselamatan aurel karena sikapnya itu, tapi mau bagaimana lagi anak saya benar-benar keras kepala "lirih tuan willson, tuan willson sangat takut jika orang masalalu anaknya akan membelas dendam sakit hati mereka.


" saya akan menjaga aurel sebisa mungkin "ucap dafa yang melihat ketakutan dimata tuan willson akan keselamatan putri nya.


" saya percaya padamu dafa, jaga anak saya, tapi kalau kamu tidak sanggup dengan sikap nya tinggalkan saja dia, dia tidak mudah untuk sakit hati jadi jangan takut meninggal kan nya"ujar tuan willson.


"Saya jatuh cinta kepada aurel tuan, saya akan membuat aurel jatuh cinta" tekad dafa.


Tuan willson terkekeh "mudah saja membuat anak saya jatuh cinta dafa, cukup ratu kan dia dihatimu jangan bersikap kasar padanya, dan berikan apapun yang dia mau, jika dia senang maka dia akan mudah sayang dan sayang itu membuat dia jatuh cinta" ujar tuan willson.


Dafa heran? Mudah baginya kalau memang seperti itu membuat aurel jatuh cinta. Tapi yang membuat nya benar-benar heran sikap aurel kepada para mantan aurel, apakah mereka tidak meratu kan aurel sehingga aurel mencampakkan mereka?


"Apakah mantan mantan aurel tidak pernah meistemawakan aurel sehingga aurel mencampakkan mereka? " tanya dafa.


"Tidak, setahu saya mantan mantan anak saya baik, ramah, dan sopan tapi entahlah kenapa anak saya seperti itu, hanya dia sendiri yang tau alasannya" terang tuan willson.


"Cukup sulit memahami karakter putri anda tuan" ujar dafa.


Tuan willson terkekeh "yaa kamu benar dafa, dan ingat ini, anak saya mudah bosen jadi jangan pernah membuat nya bete" ucap tuan willson dan dafa mengangguk kan kepala nya.


"Terima kasih karena memberi tahu banyak hal tentang aurel tuan" ujar dafa.


"Ya saya percayakan anak saya padamu dafa"


Dafa mengangguk "sudah hampir maghrib tuan, saya pulang dulu" pamit dafa.


"Tunggu, kita bersama saja sampai parkiran, saya juga sudah selesai mengecek dokumen dokumen ini"


"Baik tuan"


"Berhenti memanggil saya tuan dafa, saya bukan atasanmu, bahkan perusahaan mu lebih maju dari perusahaan saya"


"Baiklah om"

__ADS_1


Tuan willson dan dafa memasuki lift untuk turun kebawah, didalam lift banyak menceritakan tentang aurel, tuan willson begitu senang memiliki anak seperti aurel walaupun aurel seperti jelmaan kunti. Dafa hanya mendengar kan cerita tuan willson dafa tersenyum kala mendengar kalakuan konyol aurel dia jadi semakin cinta dengan aurel.


Mereka kini sudah sampai diparkiran dan mereka memasuki mobil masing-masing dan pulang ke kediaman masing-masing.


__ADS_2