Gadis Maniac Duit Dan Duda Perjaka

Gadis Maniac Duit Dan Duda Perjaka
merajuk


__ADS_3

Setelah mandi aurel berjalan menuju walk in closet untuk memakai seragam sekolah nya. Selesai berpakaian aurel memoles bibirnya dengan liptint dan segara turun kebawah untuk sarapan. Aurel berjalan  sambil salto ditangga tanpa aurel tahu bahwa dafa sudah berada di meja makan dan melihat aurel yang salto menuruni tangga.


"PAGI MAMA PAPA" teriak aurel yang masih belum melihat dafa karena dia fukos ke ponsel


"Pagi, ayuk cepat sarapan" sahut sang mama.


"Iya ma"


Aurel duduk didepan dafa, dafa terus memperhitungkan aurel yang sedang memainkan ponsel.


"Udah main HP nya aurel" titah sang papa.


"Iya pa" sahut aurel dan meletakkan ponselnya kedalam tas, sesudah memasukkan barulah aurel melihat lihat dan dia terkejut melihat sosok di depannya ini.


"Ehh ada masa depan aurel disini" ujar aurel tersenyum genit.


"Yahh mulai deh ni anak" celetuk sang papa.


"Mulai apa sih pa, mulai bikin cucu buat mama papa? Yaudah aurel buatin nih" ujar aurel"om kekamar aurel yuk, bikin cucu buat orang tua aurel"lanjut aurel dan mengedipkan sebelah matanya ke dafa. Dafa hanya tersenyum.


'Sungguh dia membuatku jatuh cinta'batin dafa.


"Sstt ngomong nya" peringat sang mama.


Aurel tak menghiraukan peringatan mama nya, dia menatap dafa yang juga sedang manatap nya.


"Om udah lama sampai nya? " tanya aurel.


"Sekitar 15 menit lalu" sahut dafa.


"Om gak capek antar jemput aurel sekolah? "


"Tidak, karena kantor saya searah dengan sekolah kamu"


"Gak nanya alasan om" cibir aurel yang sengaja ingin membuat dafa kesal, tapi dafa malah tersenyum dan mulai ikut sarapan dengan orang tua aurel. Aurel malah kesal sendiri karena gak dijawab oleh dafa dan aurel pun ikut memakan rotinya secara kasar, wajah menekuk dan bibir dimanyunkan pertanda kesal.


'Lucu'batin dafa yang melihat aurel seperti sedang merajuk dan dafa tersenyum tipis sangat tipis sampai tidak ada yang sadar.


Mereka sarapan dengan  khidmat tanpa ada suara, yang ada cuma suara kelalawar, lahh emang makan malam? Xixixi. Selesai makan aurel dan dafa pamit duluan untuk berangkat, orang tua aurel berangkat nanti agak siangan ke kerjaan, karena hari ini gak sibuk sibuk banget dibutik dan di kantor jadi bisa berangkat agak siangan.


Diperjalanan aurel hanya diam dan menatap kejalan mungkin dia masih kesal dengan dafa yang tadi mengabaikan nya.


"Kamu kenapa aurel? " tanya dafa.


"Gak apa" ketus aurel.


"Kamu marah? " tanya dafa lagi.


"Gak, cuma kesal" cemberut aurel dan dafa terkekeh melihat aurel yang cemberut. Dafa meminggirkan mobilnya dipinggir jalan dan berhenti sebentar untuk membujuk gadisnya.

__ADS_1


"Kok berhenti om, nanti aurel telat" kesal aurel.


"Masih ada waktu setengah jam lagi" sahut dafa.


"Emang mau ngapain sih" tanya aurel.


Dafa menatap aurel lekat dan aurel membalas tatapan dafa dan memancarkan sinar cahaya ilahi yang membuat para setan menjauh. Dafa mengelus pipi aurel lembut dan aurel membiarkannya saja, karena aurel merasa nyaman dengan perlakuan dafa.


"Coba buka hatimu untuk mencintai saya aurel, saya benar-benar mencintaimu dan tidak rela kamu bersama orang lain" ucap dafa serius.


"Aurel akan coba om, tapi aurel peringatin nih yaa, aurel bukan orang bak om"


"Aku tidak perduli, aku akan tetap mencintaimu bagaimana pun sikap kamu, bahkan kamu sampai jadi kriminal pun aku tidak masalah" ujar dafa dan mulai mendekatkan wajahnya ke aurel. Jantung aurel berdebarr, apa ini apakah dia akan meledak karena kata kata dafa? Biasanya dia tidak pernah merasakan ini.


Wajah dafa semakin mendekat dan deru nafas dafa dapat aurel rasakan. Aurel berasa tenang menciun aroma mint di tubuh dafa. Tanpa sadar aurel memeluk dafa dan meletakkan kepalanya didada bidang dafa, nyaman itu lah yang dia rasakan. Dafa membalas pelukan aurel.


"Nyaman om" ujar aurel.


"Mau seperti ini tiap hari hm? Menikahlah denganku"


Aurel tersadar dan segera melepaskan pelukannya dari dafa.


"Ahh hilaf kan aurel jadinya, om sih dekat dekat wajahnya kan aurel bisa mencium wangi tubuh om dan tanpa sadar memeluk om" ucap aurel.


"Saya suka kamu peluk sayang" ucap dafa lembut.


Blusshh


"Ehh om mah suka banget bikin malu" ujar aurel dan menutupi wajahnya dengan kedua telapak tangan gajah, canda gajah xixi.


Dafa terkekeh, "jangan ditutup wajahnya sayang" ucap dafa dan menyingkirkan tangan gajah itu. Dafa mendekatkan wajahnya dan


Cup


Dafa mengecup singkat bibir aurel. "Manis, saya suka dan mulai sekarang ini punya saya"ujar dafa dan mengusap bibir aurel.


"Dih gak bisa gitu dong, kalau bibir aurel punya om, terus aurel gak punya bibir gitu? Gimana ngomong nya? "


"Bibir saya punya kamu"


"Jadi kita tukeran bibir ni? "


"Hm"


"Yeeee tadi aja cium cium aurel sekarang bicara singkat"


"Iya sayang kita tukeran bibir"


"Sini bibir om" aurel menarik kepala dafa agar mendekat karena dafa sudah duduk seperti awal dan bersiap menyalakan mobil tapi tidak jadi karena aurel menarik kapala nya hingga terlepas dari kakinya.

__ADS_1


Cup


Aurel mencium bibir dafa dan ******* nya, dafa membalas ******* itu dengan senang hati, sekitar 5 manut mereka berciuman aurel melepas kan diri dari cengkraman hulk xixixi.


"Huh huh capek yahh" ujar aurel dengan nafas terengah.


Dafa tersenyum"agresif banget sihh gadisku ini"gemes dafa. Dafa menyalakan mobil nya dan mulai menjalankan nya.


"Dih emang aurel masih gadis? "


"Kamu gak gadis lagi? "


"Gak, udah aurel serahin keperawanan aurel ke Shahrukh Khan"


"Shahrukh Khan? "


"Iya king Bollywood itu loh om, masa gak tau"


"Saya tau, tapi kapan kamu bertemu dengannya"


Aurel menahan tawa, apakah dafa percaya dengan omongan nya? Aurel emang halu ya guys masa sampai mau ngasih keperawanan ke Shahrukh Khan yang mustahil itu akan terjadi xixixi.


"Tadi malam"


"Benarkah? Kapan pulangnya, kok cepat sampai jakarta nya"


"Dimimpi"


Aurel tertawa melihat wajah cengo dafa, sungguh itu membuat aurel gemes ke dafa.


"Ehh gemesin deh om ini" ujar aurel menoel noel pipi dafa.


Dafa hanya diam dan terus menjalankan mobilnya hingga sampai di depan gerbang sekolah aurel.


"Udah sampai" ucap dafa dan hendak turun untuk membukakan pintu untuk aurel keluar namun aurel Mencegahnya karena tidak ingin teman-teman nya melihat.


"Om gak usah keluar tetap didalam, dan terimakasih udah anter aurel"


"Hm, pulang sekolah saya jemput, nanti chat saja saya" ucap dafa dan mengecup kening aurel.


Cup


"Baiklah, aurel keluar om"


"Jangan genit dengan laki-laki lain babygirl" peringat dafa.


"Aurel usahain om"ucap aurel nyengir buaya.


"Hm" dafa tidak ingin membuat aurel kesal dengan memaksa nya jadilah dafa tidak banyak bicara.

__ADS_1


"Dah om sayang, byee" pamit aurel dan segera keluar mobil. Dafa melihat kepergian aurel dengan tersenyum karena aurel memanggilnya sayang. Dafa menjalankan mobilnya menjauh dari sekolah aurel dan menuju kantornya.


__ADS_2