Gadis Maniac Duit Dan Duda Perjaka

Gadis Maniac Duit Dan Duda Perjaka
datang nya konflik


__ADS_3

Seminggu semudah berlalu dan hubungan aurel dan dafa semakin dekat karena selalu antar jemput aurel buat sekolah dan pulang sekolah, hari ini hari minggu aurel mau nya jalan jalan tapi kedua sahabatnya tidak bisa dengan alasan ingin cosplay jadi mayat, aurel bosen dan menghubungi dafa buat ajak jalan tapi dafa males keluar katanya jadi aurel meminta alamat dafa untuk berkunjung.


Aurel melajukan mobilnya untuk ke apertemen dafa, sesampainya aurel di basement apertemen aurel langsung masuk dan menaiki lift untuk ke lantai 7,apertemen dafa berada di lantai tujuh. Sesampainya aurel didepan pintu apertemen dafa dia langsung mendobrak pintu nya, eh rusak nanti, maksudnya author aurel langsung memencet bel.


Ting tong


Ting ting


Ceklek


Dafa membuka pintu dan langsung menyuruh aurel masuk. Aurel yang melihat dafa memakai baju santai jadi terpana, karena dafa terlihat lebih tampan dengan pakaian santai itu.


"Ganteng banget sih om pacar" ujar aurel sambil memeluk lengan kekar dafa. Dafa terkekeh karena pacarnya selama seminggu ini selalu bersikap manis padanya dan tak sungkan untuk bermanja padanya.


"Ngapain kesini hm" tanya dafa lembut.


Aurel melepaskan pelukan nya di lengan dafa. "Emang aurel gak boleh berkunjung kesini? Aurel pulang nih" kesal aurel dan membalik kan badannya menuju pintu.


Dafa mencekal pergelangan aurel, "bukan gitu maksud saya, saya cuma nanya sayang"


"Aurel bosen tau om dirumah, aurel pengin jalan tapi om males, sahabat aurel juga males dan ingin cosplay jadi mayat" cemberut aurel.


Dafa terkekeh dan langsung membawa aurel dalam dekapannya.


"Maaf ya, saya lelah bekerja terus jadi saya pengin istirahat dulu"


"Iya om pacar" ujar aurel sambil endus endus dada bidang dafa.


"Kita ke ruang tamu yuk, nonton" ajak dafa sambil berjalan dengan posisi aurel masih didalam dekapannya.


"Gak ke kamar om"


"Ngapain ke kamar? "


"Kali aja om mau bikinin orang tua aurel cucu" genit aurel mulai.


Dafa tertawa kecil karena gadisnya sudah mulai menggoda nya.

__ADS_1


"Yaudah yuk ke kamar" ajak dafa dan aurel senang.


"Gendong ya om" pinta aurel, dan tanpa persetujuan dari dafa dia langsung melompat kearah dafa dan melingkar kan kakinya dipinggang dafa.


Grep


Dafa langsung menangkap aurel agar tidak jatuh, aurel merebahkan kepalanya dibahu dafa dan dafa berjalan menuju kamarnya.


Ceklek


Dafa membuka pintu kamar dan langsung merebahkan aurel dikasur king size nya.


"Kamar om nyaman bikin aurel ngantuk" ujar aurel.


"Tidurlah jika kamu mengantuk saya akan menemani mu disini" ucap dafa sambil merebahkan dirinya di sebelah aurel.


Aurel langsung memeluk dafa dan kepalanya berada didada bidang dafa. Dafa hanya terkekeh dan mengusap usap puncuk kepala aurel lembut.


"Om gak mau gitu bercocom tanam dengan aurel"


Aurel cekikikan dan mempererat pelukan nya. Dafa mengangkat dagu aurel agar aurel mendongak menatapnya, aurel dan dafa saling tatap dan dafa menunduk agar wajahnya berdekatan dengan aurel. Saat dafa ingin mencium bibir ranum aurel tiba-tiba ponsel aurel bunyi menandakan ada pesan chat masuk. Aurel segera melepaskan diri dan mengambil ponselnya didalam tas. Aurel melihat ada pesan dari nomor tak dikenal tapi isi pesannya membuat aurel tau siapa pengiriman nya.


Chat whatsapp


087845×××××...


(Gue kembali rel, dan gue akan membuat lo menderita dan ngebunuh lo. Tunggu tanggal mainnya sayang)


Dafa bingung melihat raut wajah aurel yang seperti menahan marah.


"Brengs*k" umpat aurel dan seketika matanya berubah yang awalnya warna mata aurel hazel berubah menjadi hitam.


"Om baca pesan itu" ujar aurel dingin dan memberikan ponselnya ke dafa. Dafa langsung mengambil dan membaca nya dia kaget tapi lebih kaget lagi saat bola mata aurel berubah dan dia berkata dingin tidak seperti biasanya ceria.


"Om sekarang tau kan kalau aku bukan orang baik, jadi kalau om mau jauhin aku silakan, bahaya didekatku" ucap aurel dingin dan langsung mengambil ponselnya ditangan dafa, dafa tak bergeming dia tidak bisa berkata kata karena aura yang aurel keluarkan cukup seram. Aurel yang melihat dafa hanya diam dia berpikiran kalau dafa akan menjauhinya, aurel langsung pergi dari apertemen dafa tanpa menunggu jawaban dari dafa.


"Aurel pergi om" segera aurel keluar dan menuju lift.

__ADS_1


Setelah kepergian aurel dafa baru tersadar dari aura mencekam itu. Dafa menyusul Aurel tapi sayangnya dia terlambat aurel sudah pergi dari apertemen nya.


"Brengs*k, siapa yang mengusik gadisku" marah dafa.


Dafa mengingat perubahan bola mata aurel, "apakah dia mempunyai alter ego? " monolog dafa.


Dafa bergegas ke kamar dan mengganti pakaiannya, setelah mengganti pakaian dafa langsung mengambil kunci mobilnya dan pergi menyusul aurel. Dafa melihat lihat sekitar jalanan untuk mencari aurel tapi hasilnya nihil dia tidak melihat aurel dimana pun.


"Aku akan membunuh orang yang sudah berani mengusik gadisku, sialan" marah dafa dan memukul mukul setir nya.


****


Disisi lain aurel sedang berada di danau untuk melupakan kemarahannya.


"Arghhhh sialan, kenapa gue harus seperti ini" teriak aurel.


Setelah aurel pergi dari apertemen dafa dia langsung ke danau, dia akan meluapkan amarahnya disana. Dia marah bukan karena pesan itu atau karena dafa tak menjawab perkataannya, dia memaklumi jika dafa ingin menjauh darinya karena dirinya bukan orang baik.


Aurel mempunyai alter ego, alter ego aurel sebenarnya baik dan selalu menjaga aurel. Aurel yang suka mencampakkan laki-laki bukan keinginan dari hati terdalam nya melainkan itu keinginan alter ego nya.


Alter ego aurel bisa merasakan bahaya yang disekitar aurel sehingga memaksakan diri aurel untuk memutuskan hubungan dengan pacarnya.


Aron arsalan mantan aurel yang aurel putuskan walau hanya beberapa hari pacaran, Aron mencintai aurel tapi alter ego aurel mengisyaratkan bahwa aron bukan pria baik, aron mencintai aurel karena nafsu maka dari itulah alter ego aurel memaksakan diri aurel untuk memutuskan hubungannya.


Dan sekarang aron kembali dengan dendam, aurel sebenarnya tidak takut akan ancaman dari aron yang dia takutkan adalah dia tidak bisa mengontrol diri dan dia akan dikuasi penuh oleh alter ego nya, dan berakhir membunuh aron. Padahal aurel tidak berniat membunuh orang-orang, tapi alter ego yang menjaga aurel melakukannya agar aurel selalu tenang tanpa diganggu.


Daud ganzanfar mantan aurel yang dia putuskan padahal mereka pacaran satu tahun, tapi karena Daud yang Trenpamental dan bisa melukai aurel ketika dia marah, maka alter ego aurel kembali memaksakan aurel untuk memutuskan hubungan mereka. Padahal aurel tidak mau tapi alter ego nya tidak setuju karena menurut alter ego aurel Daud orang yang susah mengontrol emosi apalagi Daud itu orangnya yang overprotektif dan selalu mengekang kegiatan aurel bahkan berteman dengan sahabat nya pun harus terbatas, beruntung sahabat aurel memahami keadaannya. Padahal Daud itu baik, selalu membantunya mengerjakan tugas agar aurel tidak kelelehan tapi karena sikapnya yang sewaktu-waktu akan membahayakan aurel maka alter ego aurel langsung menyuruh nya memutuskan hubungan itu.


Aurel sebenarnya orang yang penyayang, mudah membuat aurel jatuh cinta tapi alter ego yang dia miliki membuat perasaan sayang aurel seketika hilang. Maka dari itu aurel tidak bisa dibentak dan dikasari sama seperti ayahnya yang mengatakan itu ke dafa. Jika ingin dicintai aurel maka ratukan dia, istimewa kan dia.


"Gue udah sayang sama om, om baik tidak pernah kasar dan membentuk gue, aurel merasa om akan cocok dengan alter ego aurel hikss" tangis aurel pecah, dia sudah terlanjur sayang dengan dafa tapi karena respon dafa hanya diam saat dia memberikan ponsel nya kepada dafa untuk membaca pesan dari aron itu.


Dan sekarang aurel akan menghindar dari dafa sampai masalahnya dengan aron selesai agar dafa tidak dalam bahaya.


"Semoga om masih sayang sama aurel yahh, aurel udah sayang sama om hikss" gumam aurel disela tangis nya.


"GUE BENCI DENGAN KEADAAN INI" teriak aurel.

__ADS_1


__ADS_2