
Kini sudah dua bulan berlalu setelah kejadian aurel membunuh Aron, aurel sudah masuk fakultas yang sama dengn sahabatnya sejak 2 minggu yang lalu. Aurel memang benar-benar mengurung diri dirumah selama sebulan penuh dan melakukan homeschooling.
Aurel tidak terpuruk selama sebulan kok, dia hanya terpuruk selama seminggu saja karena sahabat dan orang tuanya selalu menghibur nya dengan berbagai candaan, mulai dari candaan kucing selvia yang selingkuh dengan ayam, yang benar saja ayam dengan kucing terus anaknya jadi apa dong? Apa anak nya kuda yah? Kok kuda jauh benerr xixixi. Dan berbagai candaan yang absurd lainnya. Sahabat dan orang tua aurel tidak pernah kehabisan bahan candaan dan membuat aurel semakin ceria dan gila.
Walaupun hanya seminggu aurel diam tapi dia tetap homeschooling selain mehindari dafa aurel juga udah terlanjur nyaman dengan rebahan nya, selama sebulan aurel berada dirumah dia hanya bermain game dan rebahan, tidur, makan, berak, dan melakukan hal yang tidak berfaedah.
Aurel saat ini sedang menonton televisi di channel antv, dia menonton film Shahrukh Khan yang berjudul khabi khusi khabi gum, film Bollywood emang setiap pagi tayang di ANTV, walaupun film itu udah berulang-ulang tapi tetap saja aurel tersentuh dengan akting Shahrukh Khan yang menurut nya sangat menyentuh hati.
Aurel menonton ditemani orang tuanya, orang tuanya tidak bekerja karena hari ini adalah hari minggu. Padahal mereka suka menonton sinetron ikan terbang yang ada di indosiar tapi karena anak mereka menginginkan film dari suami halunya itu mereka pasrah dan mengalah.
"Hiks suami aurel kasian ya ma pa terpisah dengan adiknya" ujar aurel sambil menangis melihat Hrithik Roshan yang menangis karena terpisah lama dengan Shahrukh Khan. Disana Hrithik Roshan berperan sebagai adik Shahrukh Khan.
Orang tua aurel mendengkus kesal melihat anaknya terlalu lebay.
"Cuma film doang gak usah lebay deh" ketus sang papa.
"Hikss tapi menyentuh loh pa, suami aurel emang the best kalau akting" puji aurel ke Shahrukh Khan.
"Terserah mu saja"
"Pa kayanya aurel salah ambil jurusan kuliah deh" ujar aurel tiba-tiba.
"Maksud nya? " tanya sang papa.
"Harus nya aurel gak ambil jurusan manejemen bisnis"
"Terus apa dong? " tanya sang mama.
"Harus ambil jurusan peristrian deh"
"Kenapa itu? "
"Karena aurel ingin belajar jadi istri yang baik buat om dafa ehh buat Shahrukh Khan"
Sang papa menatap anaknya itu yang telah salah menyebut nama, dia tau sebenarnya anaknya itu rindu dengan dafa.
"Kenapa? Kamu rindu dafa sayang" tanya sang papa , aurel hanya diam saja, tak bisa dipungkiri aurel benar-benar merindukan dafa tapi dia belum siap bertemu dafa karena aurel masih mengira dafa sudah tidak ingin berhubungan dengan nya setelah tau bahwa aurel jahat.
"Kalau rindu temui saja sayang" ucap sangg mama.
"Aurel belum siap melihat tatapan benci om dafa ma"
"Kata siapa dafa membenci mu sayang"
__ADS_1
"Kata aurel lah, saat om dafa melihat aurel membunuh om dafa hanya diam, dan juga selama 2 bukan ini om dafa gak cari aurel dan mencoba menemui aurel kan? "
Sang papa hanya diam, dia sebenarnya sering bertemu dafa, dafa akan mengunjungi kantor nya hanya untuk menanyakan keadaan putrinya ini, dafa memang tidak menemui aurel dengan alasan membiarkan aurel tenang, tapi malah membuat pikiran aurel yang tidak tidak tentang dafa.
"Semisal dafa menemui mu dan meminta mu untuk kembali apa yang kamu lakukan? Apakah kamu menghindar? " tanya sang papa.
"Gak lah, duda hot nyamperin aurel, aurel ajak chek ini hotel pa"
"Ngapain chek ini hotel? "
"Mau bercocok tanam lah dengan om dafa" ucap aurel frontal.
"Ishh mulutnya makin kesini makin gak sopan" tegur sang mama aurel hanya nyengir biawak.
"Kan om dafa ganteng tuh, kalau aurel berhasil mengandung anaknya otomatis anak aurel bakal cakep ma"
"Menikahlah dengan nya jangan bercocok tanam dulu"
"Om dafa belum lamar aurel ma, om dafa aja gak berusaha nemuin aurel mungkin om dafa udah gak sayang aurel.
Mereka terdiam, mengheningkan cipta dimulai.
****
Disisi lain dafa sedang frustasi karena sudah tidak tahan tidak bertemu dengan gadisnya itu, dia jarang pulang ke mansiom nya dia lebih memilih tinggal diapertemen karena dia akan mengingat kejadian saat dia bersama aurel diapertemen itu. Selama dua bulan dafa mencoba untuk menahan diri agar tidak mengganggu gadisnya itu, dafa dibuat uring-uringan sendiri, sebenarnya dafa sering memantau aurel dari kejauhan, dia senang melihat tawa ceria dari gadis nya itu.
"Apasih bos manggil kesini, lagian hari ini minggu gak ada jam kerja" protes riki yang masih kesal waktu ditoilet nya diganggu.
"Aku mau mendaftar jadi dosen dikampus aurel"
"Terus apa hubungannya dengan saya bos"
"Bicara normal riki, ini bukan kantor"
"Yayaya, terus apa hubungannya denganku atas keinginan mu ini dafa"
"Kamu urus secepat nya agar aku bisa masuk kerja besok, aku udah gak sabar ingin berdekatan dengan gadisku" titah dafa telak.
Riki menghembuskan nafas terakhir nya ehh? Xixixi.
"Ya aku akan urus, kamu tenang saja, pokoknya kamu besok sudah dikampus itu untuk mengajar"
"Bagus, cari jadwal yang sering memasuki kelas gadisku"
__ADS_1
"Hem, aku pergi dulu dan akan mengabarimu setelah semuanya beres"
"Hm"
Riki pergi dari apartemen dafa, Riki melajukan mobilnya menuju rumah pemilik kampus yang aurel masuki.riki sudah tau dimana rumah pemilik kampus itu karena dia sudah mencari data itu terlebih dahulu. Sesampainya disana riki langsung meminta bantuan agar bisa memasukkan bosnya itu menjadi dosen disana dan kebetulan ada dosen yang pensiun karena sudah mencukupi umur untuk pensiun, dan dafa mengejar kan tentang bisnis yang sesuai dengan keahlian dafa sendiri, dan karena aurel jurusan manejemen bisnis maka dafa akan sering masuk kelas aurel untuk mengajar, riki bahagia karena akan membuat bosnya itu bahagia, dia pasti akan mendapatkan bonusnya nanti.
Riki kembali ke apartemen dafa saat malam hari.
Ting tong
Ting tong
Riki memencet bel apartemen dafa dan dafa langsung membukanya.
Ceklek
"Masuklah dan segera bari kabar bahagia" ucap dafa datar.
"Wehhh santai bro, aku duduk dulu dan ambilkan minum dulu kek" ujarnya tak tau diri, Riki duduk disofa dan dafa mendengkus kesal tapi tetap mengambil kan minuman untuk sekretaris nya itu.
"Ini" dafa menyodorkan minuman bersoda ke Riki.
"Terima kasih pak bos"
"Katakan"
"Kamu bisa menjadi dosen disana dan langsung mengajar besok, karena ada dosen yang pensiun dan kamu pengganti nya"
Dafa mengangguk saja"aku mengajar apa"tanya dafa.
"Mengajar membuat anak dengan aurel" canda Riki.
Pukul
Dafa melemparkan bantal sofa kearah Riki. "Aku serius rik" kesal dafa.
"Kamu mengejar tentang bisnis dan kamu akan sering masuk kelas aurel karena dia emang mengambil jurusan manajemen bisnis"
Dafa tersenyum, dia sangat senang karena bisa melihat gadisnya dari deket lagi.
"Jangan lupa bunosnya bos" ucap Riki.
"Hm, aku akan transfer, kamu pulang lah, besok kamu yang akan menghandle pekerjaan dikantor"
__ADS_1
"Baiklah, aku pulang bro"
Riki keluar dari apartemen dafa dan langsung pulang karena dia ingin segera tidur karena waktu liburnya diganggu hari ini dia jadi kelelahan karena tidak ada istirahat sama sekali.