
Setelah acara teriak teriakan tadi pagi, siang ini aurel dkk sedang berada dimall. Sebagai permintaan maaf aurel mengajak sahabatnya untuk shopping di mall dan tentu nya ditraktir aurel. Karena hanya dengan itu cara mudah membujuk sahabatnya yang kesal.
"Udah semua kan belanja nya, kita mampir ke cafe dulu makan siang" kata aurel kepada sahabatnya.
"Yukk, udah laper gue tambah tadi teriak teriak jadi makin laper" sahut Selvia.
"Yaudah kita ke cafe disamping mall ini" kata aurel.
Mereka bertiga berjalan menuju cafe, tapi sebelum itu mereka menaruh belanjaan mereka dulu dibagasi mobil setelah itu mereka memasuki cafe tersebut.
"Duduk dimana yahh" ujar aurel sambil melihat lihat tempat kosong.
"Disana tu, dekat panggung" tunjuk ciara. Mereka pun berjalan ke meja itu dan langsung memanggil pelayan untuk memesan makanan.
"Eh gue jadi mau nyanyi deh didepan panggung itu" celetuk aurel.
"Yaudah naik sono" sahut Selvia.
"Kalian gak mau? "Tanya aurel.
" gak, suara kami sakit gara-gara lo tadi, capek teriak teriak "ujar Selvia.
" salah siapa teriak"kata aurel tanpa beban.
"Itu gara gara lo yahh, coba aja lo gak mancing jiwa kesabaran gue, mana mungkin gue teriak" kesal Selvia.
"Lo aja yang emosian"
"Udah tau gue emosian kenapa lo pancing ogeb"
"Gue gak mancing manusia yah, gue masih waras untuk memancing ikan bukan manusia" ketus aurel.
"Au ahh capek ngomong sama orang gak waras" kata Selvia merajuk, aurel dan ciara terkekeh melihat Selvia yang kembali kesal.
"Gak jadi nyanyi lo" tanya ciara ke aurel.
"Jadilah, tapi gue bingung mau nyanyi lagu apa yahh, gue sih penginnya india, tapi bingung lagu nya mana" kata aurel memikirkan lagu india yang pas dinyanyikan untuk saat ini.
"Harus banget india yah? " tanya ciara.
"Iyalah, gue penggemar sejati india,
Jadi mau nyanyi lagu india, lagian lagu india itu menyejukkan hati musiknya" ujar aurel.
"Gimana kalau lagu india yang musiknya enak" saran Selvia.
"Hmmmm judul lagunya apa? " tanya aurel, kan banyak ya lagu india galau.
"Main phir bhi tomku chaungga" baritahu Selvia.
"Ah iya itu"
Aurel pun beranjak dari duduk nya dan mendekati panggung, aurel meminta izin kepada penyanyi cafe itu untuk dia menyanyi disana, dan orang itu memberikan mikrofon nya kepada aurel.
"Cek cek, oke di sini saya akan bernyanyi, tapi lagu india yah, ada yang suka lagu india gakk? "
"ADAAAA" sahut mereka.
"Oke dengerin saya bernyanyi yahhh, MUSIKKK" ujar aurel dengan bersiap untuk bernyanyi.
Aurel memberi tahu kepihak penata musik kalau dia akan menyanyikan lagu itu, dan musik pun mengalun indah ditelinga.
"Mere Ho Iss Pal Mere Ho
Kau adalah milikku pada saat ini
Kal Shayad Yeh Aalam Na Rahe
Namun besok mungkin saja bisa berubah menjadi
Kuch Aisa Ho Tum, Tum Na Raho
Sesuatu bisa saja terjadi, kau tak lagi dirimu
Kuch Aisa Ho Hum, Hum Na Rahein
Sesuatu bisa saja terjadi, aku tak lagi diriku
Yeh Raaste Alag Ho Jaaye
Jalan kita ini bisa saja Terpisah
Chalte Chalte Hum Kho Jaayein...
Di tengah perjalanan kita bisa terpisah saja
Main Phir Bhi Tumko Chahunga (x4)
Namun aku akan tetap mencintaimu
Iss Chahat Mein Marr Jaaunga
Aku akan mati demi cinta ini
Main Phir Bhi Tumko Chahunga
Namun aku akan tetap mencintaimu
Meri Jaan Mein Har Khamoshi Le
Di setiap keheningan dalam kehidupan
Tere Pyaar Ke Nagme Gaaunga
Aku akan senandungkan lagu-lagu cintamu
Mmm... Main Phir Bhi Tumko Chahunga (x2)
Namun aku akan tetap mencintaimu
Iss Chahat Mein Marr Jaaunga -
ku akan mati demi cinta ini
Main Phir Bhi Tumko Chahunga
Namun aku akan tetap mencintaimu
Aise Zaroori Ho Mujhko Tum
Seperti ini aku
membutuhkan dirimu Jaise Hawaaein Saanson Ko
Seperti halnya udara untuk bernafas
Aise Talashun Main Tumko
__ADS_1
Seperti ini aku mencari dirimu
Jaise Ki Pair Zameenon Ko
Seperti kaki mencari tanah berpijak
Hansna Ya Rona Ho Mujhe
Setiap kali aku ingin tertawa atau menangis
Paagal Sa Dhoondoon Main Tumhe
Aku mencarimu seperti orang gila
Kal Mujhse Mohabbat Ho Na Ho
Esok, bisa saja kau tidak lagi mencintaiku
Kal Mujhko Ijaazat Ho Na Ho
Dan aku tak lagi memiliki izin untuk itu
Toote Dil Ke Tukde Lekar
Dengan membawa kepingan hati yang hancur
Tere Darr Pe Hi Reh Jaaunga
Aku akan tetap berada di depan pintumu
Mmm ... Main Phir Bhi Tumko Chahunga (x2)
Namun aku akan tetap mencintaimu
Iss Chahat Mein Marr Jaaunga
Aku akan mati demi cinta ini
Main Phir Bhi Tumko Chahunga -
Namun aku akan tetap mencintaimu
Tum Yun Mile Ho Jabse Mujhe
Sejak kau bertemu denganku
Aur Sunehri Main Lagti Hoon
Aku merasa jauh lebih berharga Sirf Labon
Se Nahi Ab Toh
Bukan hanya dengan bibirku
Poore Badan Se Hansti Hoon
Aku tersenyum dengan seluruh
Mere Din Raat Salone Se
Siang dan malamku menjadi indah
Sab Hai Tere Hi Hone Se
Hanya karena kehadiranmu
Kebersamaan ini tidak akan selamanya
Tum Aur Kahin, Main Aur Kahin
Bisa saja kau di suatu tempat, aku di tempat lain
Lekin Jab Yaad Karoge Tum
Tapi setiap kali kau kerangkaku
Main Banke Hawaa Aa Jaaunga...
Aku akan menjadi angin dan datang padamu
Ohhh… Main Phir Bhi Tumko Chahunga (x2)
Namun aku akan tetap mencintaimu
Iss Chahat Mein Marr Jaaunga
Aku akan mati demi cinta ini
Main Phir Bhi Tumko Chahunga
Namun aku akan tetap mencintaimu
Main Phir Bhi Tumko Chahunga (x4)
Namun aku akan tetap mencintaimu."
Aurel membuka matanya setelah selesai bernyanyi, semua orang bertepuk tangan mendengar suara merdu Aurel.
Pok pok pok
"LAGIII" teriak mereka yang ingin aurel bernyanyi lagi.
"Sekali ini aja lagi yahh, kalian boleh request" kata aurel tersenyum.
"Maeni tera naam dil rakha diya" sahut salah satu pengunjung cafe.
"Oke, MUSIKKK" ujar aurel yang bersiap untuk bernyanyi lagi
"Phir Agar Mujhe Tu Kabhi Na Mile
Apakah aku melihatmu lagi atau tidak
Humsafar Mera Tu Bane Na Bane
Apakah kau menjadi pendampingku atau tidak
Faaslon Se Mera Pyar Hoga Na Kam
Cintaku padamu tidak akan pernah pudar karena jarak diantara kita
Tu Na Hoga Kabhi Ab Judaa
Kau dan aku tidak akan pernah terpisah
Maine Tera Naam Dil Rakh Diya [x2]
Aku telah memberimu nama "hati"
__ADS_1
Dhadkega Tu Mujhmein Sada
Kamu akan selalu menjadi detak jantungku
Maine Tera Naam Dil Rakh Diya
Aku telah memberimu nama "hati"
Tere Vaaste Kabhi Mera Yeh Pyaar Na Hoga Kamm
Cintaku padamu tidak akan pernah pudar
Maine Tera Naam Dil Rakh Diya [x2]
Aku telah memberimu nama "hati"
Dhadkega Tu Mujhmein Sada
Kamu akan selalu menjadi detak jantungku
Maine Tera Naam Dil Rakh Diya
Aku telah memberimu nama "hati"
Kya Kahe Tumhein Jabse Tum Ho Gaye
Apa yang kamu katakan saat kau datang
Na Raha Safar Na Rahi Manzile
Tidak ada perjalanan, tidak ada tujuan
Sath Hai Tu Mere Aaj Bhi Har Kadam
Kau bersamaku di setiap langkahku
Jis Tarah Ye Zaami Aasma
Hingga tanah bertemu dengan langit
Maine Tera Naam Dil Rakh Diya [x2]
Aku telah memberimu nama "hati"
Dhadkega Tu Mujhmein Sada
Kamu akan selalu menjadi detak jantungku
Maine Tera Naam Dil Rakh Diya
Aku telah memberimu nama "hati"
Tere Vaaste Kabhi Mera Yeh Pyaar Na Hoga Kamm
Cintaku padamu tidak akan pernah pudar
Maine Tera Naam Dil Rakh Diya [x2]
Aku telah memberimu nama "hati"
Dhadkega Tu Mujhmein Sada
Kamu akan selalu menjadi detak jantungku
Maine Tera Naam Dil Rakh Diya
Aku telah memberimu nama "hati"
Dhun Bana Ke Ab Tujhe Gun Gunati Main Rahu
Aku akan membuatmu menyanyi denganku
Tere Yaadon Mein Sada Muskurati Main Rahu
Selamanya ingatan tentangmu akan membuatku tersenyum
Cahu Main Or Kya Khush Rahe Tu Hai Jahan
Aku akan bahagia dimanapun kamu berada
Baat Ye Or Hai Tu Nahi Hai Yahaan
Kita akan bicarakan hal lain nanti
Ha Kami Hai Teri Meri Aankhon Mein Nam
Mataku hanya melihat namamu
Hai Labon Pe Teri Hai Duaa
Dan bibirku hanya akan berdoa untukmu
Maine Tera Naam Dil Rakh Diya [x2]
Aku telah memberimu nama "hati"
Dhadkega Tu Mujhmein Sada
Kamu akan selalu menjadi detak jantungku
Maine Tera Naam Dil Rakh Diya
Aku telah memberimu nama "hati"
Tere Vaaste Kabhi Mera Yeh Pyaar Na Hoga Kamm
Cintaku padamu tidak akan pernah pudar
Maine Tera Naam Dil Rakh Diya [x2]
Aku telah memberimu nama "hati"
Dhadkega Tu Mujhmein Sada
Kamu akan selalu menjadi detak jantungku
Maine Tera Naam Dil Rakh Diya
Aku telah memberimu nama "hati"
Pok pok pok
Orang-orang kembali bertepuk tangan mendengar suara merdu aurel. Aurel membuka mata dan menunduk sedikit sebagai tanda mengucapkan terimakasih, aurel turun dari panggung dan mulai makan pesenan nya.
Sedari awal aurel menaiki panggung ada seseorang tengah makan dimeja pojok dan melihat aurel. Orang itu tersenyum mendengar suara merdu aurel.
"Suara yang indah babygirl" gumam orang itu.
__ADS_1