Gadis Maniac Duit Dan Duda Perjaka

Gadis Maniac Duit Dan Duda Perjaka
cafe


__ADS_3

Setelah acara teriak teriakan tadi pagi, siang ini aurel dkk sedang berada dimall. Sebagai permintaan maaf aurel mengajak sahabatnya untuk shopping di mall dan tentu nya ditraktir aurel. Karena hanya dengan itu cara mudah membujuk sahabatnya yang kesal.


"Udah semua kan belanja nya, kita mampir ke cafe dulu makan siang" kata aurel kepada sahabatnya.


"Yukk, udah laper gue tambah tadi teriak teriak jadi makin laper" sahut Selvia.


"Yaudah kita ke cafe disamping mall ini" kata aurel.


Mereka bertiga berjalan menuju cafe, tapi sebelum itu mereka menaruh belanjaan mereka dulu dibagasi mobil setelah itu mereka memasuki cafe tersebut.


"Duduk dimana yahh" ujar aurel sambil melihat lihat tempat kosong.


"Disana tu, dekat panggung" tunjuk ciara. Mereka pun berjalan ke meja itu dan langsung memanggil pelayan untuk memesan makanan.


"Eh gue jadi mau nyanyi deh didepan panggung itu" celetuk aurel.


"Yaudah naik sono" sahut Selvia.


"Kalian gak mau? "Tanya aurel.


" gak, suara kami sakit gara-gara lo tadi, capek teriak teriak "ujar Selvia.


" salah siapa teriak"kata aurel tanpa beban.


"Itu gara gara lo yahh, coba aja lo gak mancing jiwa kesabaran gue, mana mungkin gue teriak" kesal Selvia.


"Lo aja yang emosian"


"Udah tau gue emosian kenapa lo pancing ogeb"


"Gue gak mancing manusia yah, gue masih waras untuk memancing ikan bukan manusia" ketus aurel.


"Au ahh capek ngomong sama orang gak waras" kata Selvia merajuk, aurel dan ciara terkekeh melihat Selvia yang kembali kesal.


"Gak jadi nyanyi lo" tanya ciara ke aurel.


"Jadilah, tapi gue bingung mau nyanyi lagu apa yahh, gue sih penginnya india, tapi bingung lagu nya mana" kata aurel memikirkan lagu india yang pas dinyanyikan untuk saat ini.


"Harus banget india yah? " tanya ciara.


"Iyalah, gue penggemar sejati india,


Jadi mau nyanyi lagu india, lagian lagu india itu menyejukkan hati musiknya" ujar aurel.


"Gimana kalau lagu india yang musiknya enak" saran Selvia.


"Hmmmm judul lagunya apa? " tanya aurel, kan banyak ya lagu india galau.


"Main phir bhi tomku chaungga" baritahu Selvia.


"Ah iya itu"


Aurel pun beranjak dari duduk nya dan mendekati panggung, aurel meminta izin kepada penyanyi cafe itu untuk dia menyanyi disana, dan orang itu memberikan mikrofon nya kepada aurel.


"Cek cek, oke di sini saya akan bernyanyi, tapi lagu india yah, ada yang suka lagu india gakk? "


"ADAAAA" sahut mereka.


"Oke dengerin saya bernyanyi yahhh, MUSIKKK" ujar aurel dengan bersiap untuk bernyanyi.


Aurel memberi tahu kepihak penata musik kalau dia akan menyanyikan lagu itu, dan musik pun mengalun indah ditelinga.


"Mere Ho Iss Pal Mere Ho


Kau adalah milikku pada saat ini


Kal Shayad Yeh Aalam Na Rahe


Namun besok mungkin saja bisa berubah menjadi


Kuch Aisa Ho Tum,  Tum Na Raho


Sesuatu bisa saja terjadi, kau tak lagi dirimu


Kuch Aisa Ho Hum, Hum Na Rahein


Sesuatu bisa saja terjadi, aku tak lagi diriku


Yeh Raaste Alag Ho Jaaye


Jalan kita ini bisa saja Terpisah


Chalte Chalte Hum Kho Jaayein...


Di tengah perjalanan kita bisa terpisah saja


Main Phir Bhi Tumko Chahunga (x4)


Namun aku akan tetap mencintaimu


Iss Chahat Mein Marr Jaaunga


Aku akan mati demi cinta ini


Main Phir Bhi Tumko Chahunga


Namun aku akan tetap mencintaimu


Meri Jaan Mein Har Khamoshi Le


Di setiap keheningan dalam kehidupan


Tere Pyaar Ke Nagme Gaaunga


Aku akan senandungkan lagu-lagu cintamu


Mmm... Main Phir Bhi Tumko Chahunga (x2)


Namun aku akan tetap mencintaimu


Iss Chahat Mein Marr Jaaunga -


ku akan mati demi cinta ini


Main Phir Bhi Tumko Chahunga


Namun aku akan tetap mencintaimu


Aise Zaroori Ho Mujhko Tum


Seperti ini aku


membutuhkan dirimu Jaise Hawaaein Saanson Ko


Seperti halnya udara untuk bernafas


Aise Talashun Main Tumko

__ADS_1


Seperti ini aku mencari dirimu


Jaise Ki Pair Zameenon Ko


Seperti kaki mencari tanah berpijak


Hansna Ya Rona Ho Mujhe


Setiap kali aku ingin tertawa atau menangis


Paagal Sa Dhoondoon Main Tumhe


Aku mencarimu seperti orang gila


Kal Mujhse Mohabbat Ho Na Ho


Esok, bisa saja kau tidak lagi mencintaiku


Kal Mujhko Ijaazat Ho Na Ho


Dan aku tak lagi memiliki izin untuk itu


Toote Dil Ke Tukde Lekar


Dengan membawa kepingan hati yang hancur


Tere Darr Pe Hi Reh Jaaunga


Aku akan tetap berada di depan pintumu


Mmm ... Main Phir Bhi Tumko Chahunga (x2)


Namun aku akan tetap mencintaimu


Iss Chahat Mein Marr Jaaunga


Aku akan mati demi cinta ini


Main Phir Bhi Tumko Chahunga -


Namun aku akan tetap mencintaimu


Tum Yun Mile Ho Jabse Mujhe


Sejak kau bertemu denganku


Aur Sunehri Main Lagti Hoon


Aku merasa jauh lebih berharga Sirf Labon


Se Nahi Ab Toh


Bukan hanya dengan bibirku


Poore Badan Se Hansti Hoon


Aku tersenyum dengan seluruh


Mere Din Raat Salone Se


Siang dan malamku menjadi indah


Sab Hai Tere Hi Hone Se


Hanya karena kehadiranmu


Kebersamaan ini tidak akan selamanya


Tum Aur Kahin, Main Aur Kahin


Bisa saja kau di suatu tempat, aku di tempat lain


Lekin Jab Yaad Karoge Tum


Tapi setiap kali kau kerangkaku


Main Banke Hawaa Aa Jaaunga...


Aku akan menjadi angin dan datang padamu


Ohhh… Main Phir Bhi Tumko Chahunga (x2)


Namun aku akan tetap mencintaimu


Iss Chahat Mein Marr Jaaunga


Aku akan mati demi cinta ini


Main Phir Bhi Tumko Chahunga


Namun aku akan tetap mencintaimu


Main Phir Bhi Tumko Chahunga (x4)


Namun aku akan tetap mencintaimu."


Aurel membuka matanya setelah selesai bernyanyi, semua orang bertepuk tangan mendengar suara merdu Aurel.


Pok pok pok


"LAGIII" teriak mereka yang ingin aurel bernyanyi lagi.


"Sekali ini aja lagi yahh, kalian boleh request" kata aurel tersenyum.


"Maeni tera naam dil rakha diya" sahut salah satu pengunjung cafe.


"Oke, MUSIKKK" ujar aurel yang bersiap untuk bernyanyi lagi


"Phir Agar Mujhe Tu Kabhi Na Mile


Apakah aku melihatmu lagi atau tidak


Humsafar Mera Tu Bane Na Bane


Apakah kau menjadi pendampingku atau tidak


Faaslon Se Mera Pyar Hoga Na Kam


Cintaku padamu tidak akan pernah pudar karena jarak diantara kita


Tu Na Hoga Kabhi Ab Judaa


Kau dan aku tidak akan pernah terpisah


Maine Tera Naam Dil Rakh Diya [x2]


Aku telah memberimu nama "hati"

__ADS_1


Dhadkega Tu Mujhmein Sada


Kamu akan selalu menjadi detak jantungku


Maine Tera Naam Dil Rakh Diya


Aku telah memberimu nama "hati"


Tere Vaaste Kabhi Mera Yeh Pyaar Na Hoga Kamm


Cintaku padamu tidak akan pernah pudar


Maine Tera Naam Dil Rakh Diya [x2]


Aku telah memberimu nama "hati"


Dhadkega Tu Mujhmein Sada


Kamu akan selalu menjadi detak jantungku


Maine Tera Naam Dil Rakh Diya


Aku telah memberimu nama "hati"


Kya Kahe Tumhein Jabse Tum Ho Gaye


Apa yang kamu katakan saat kau datang


Na Raha Safar Na Rahi Manzile


Tidak ada perjalanan, tidak ada tujuan


Sath Hai Tu Mere Aaj Bhi Har Kadam


Kau bersamaku di setiap langkahku


Jis Tarah Ye Zaami Aasma


Hingga tanah bertemu dengan langit


Maine Tera Naam Dil Rakh Diya [x2]


Aku telah memberimu nama "hati"


Dhadkega Tu Mujhmein Sada


Kamu akan selalu menjadi detak jantungku


Maine Tera Naam Dil Rakh Diya


Aku telah memberimu nama "hati"


Tere Vaaste Kabhi Mera Yeh Pyaar Na Hoga Kamm


Cintaku padamu tidak akan pernah pudar


Maine Tera Naam Dil Rakh Diya [x2]


Aku telah memberimu nama "hati"


Dhadkega Tu Mujhmein Sada


Kamu akan selalu menjadi detak jantungku


Maine Tera Naam Dil Rakh Diya


Aku telah memberimu nama "hati"


Dhun Bana Ke Ab Tujhe Gun Gunati Main Rahu


Aku akan membuatmu menyanyi denganku


Tere Yaadon Mein Sada Muskurati Main Rahu


Selamanya ingatan tentangmu akan membuatku tersenyum


Cahu Main Or Kya Khush Rahe Tu Hai Jahan


Aku akan bahagia dimanapun kamu berada


Baat Ye Or Hai Tu Nahi Hai Yahaan


Kita akan bicarakan hal lain nanti


Ha Kami Hai Teri Meri Aankhon Mein Nam


Mataku hanya melihat namamu


Hai Labon Pe Teri Hai Duaa


Dan bibirku hanya akan berdoa untukmu


Maine Tera Naam Dil Rakh Diya [x2]


Aku telah memberimu nama "hati"


Dhadkega Tu Mujhmein Sada


Kamu akan selalu menjadi detak jantungku


Maine Tera Naam Dil Rakh Diya


Aku telah memberimu nama "hati"


Tere Vaaste Kabhi Mera Yeh Pyaar Na Hoga Kamm


Cintaku padamu tidak akan pernah pudar


Maine Tera Naam Dil Rakh Diya [x2]


Aku telah memberimu nama "hati"


Dhadkega Tu Mujhmein Sada


Kamu akan selalu menjadi detak jantungku


Maine Tera Naam Dil Rakh Diya


Aku telah memberimu nama "hati"


Pok pok pok


Orang-orang kembali bertepuk tangan mendengar suara merdu aurel. Aurel membuka mata dan menunduk sedikit sebagai tanda mengucapkan terimakasih, aurel turun dari panggung dan mulai makan pesenan nya.


Sedari awal aurel menaiki panggung ada seseorang tengah makan dimeja pojok dan melihat aurel. Orang itu tersenyum mendengar suara merdu aurel.


"Suara yang indah babygirl" gumam orang itu.

__ADS_1


__ADS_2