Gadis Maniac Duit Dan Duda Perjaka

Gadis Maniac Duit Dan Duda Perjaka
diculik


__ADS_3

Aurel memasuki supermarket untuk membeli jajanan, aurel mengambil troli dan langsung berjalan menyusuri supermarket membeli jajanan. Setelah penuh satu troli aurel ketempat kasir dan membayar belanjaannya.


Aurel keluar dari supermarket dengan menenteng plastik besar yang berisi semua jajanan nya, aurel mulai berjalan ke parkiran tanpa menoleh kanan kiri dan saat mendekati motor sport nya tiba-tiba ada seseorang yang membius nya.


Settt


Aurel pingsan dan dengan segera orang yang membius aurel membawa aurel ke mobil dan pergi dari supermarket sebelum ada yang melihat.


****


Dikediaman willson 


Mama aurel cemas dan merasa khawatir akan sang anak, sang papa yang melihat istrinya gelisah mencoba bertanya.


"Mama kenapa? " tanya papa.


"Mama kok khawatir ya pa sama aurel"


"Aurel baru keluar ma, lagian dia cuma sebentar kan cuma beli jajanan"


"Mama tau, tapi mama khawatir, perasaan mama tidak enak"


"Mama tenang, insyaallah aurel tidak kenapa kenapa"


"Mama gelisah pa, gak bisa tenang"


"Coba telpon aurel ma"


Sang mama langsung mengambil ponsel dan mencari nomor aurel, setelah dapat mama langsung menelpon aurel tapi nomornya tidak aktif. Sang mama makin khawatir, naluri sang ibu mengatakan jika sang anak dalam bahaya.


"Tidak aktif pa" lirihnya


"Mama tenang ya, kita tunggu sebentar lagi, mungkin dia dalam perjalanan pulang"


"Gak bisa tenang pa, masa merasa bahwa aurel dalam bahaya"


"Istighfar ma, mungkin cuma gangguan dari setan aja"


"Gak, kita susulin aurel ke supermarket pa"


"Yaudah kita susulin, papa ambil kunci mobil dulu"


Sang papa beranjak dari duduknya dan mengambil kunci mobil setelah itu papa mengajak istri nya ke mobil.


Setengah jam orang tua aurel sampai di supermarket yang aurel datangi, kenapa orang tua aurel tau supermarket yang aurel kunjungi? Karena sang papa memasang GPS dimotor sport anak nya itu untuk berjaga-jaga. Mereka berdua melihat motor aurel diparkiran supermarket dan melihat jajanan yang berserakan, sang mama yang melihat itu semakin khawatir.


"Pa motornya ada, aurel gak ada" lirihnya

__ADS_1


"Kita coba liat kedalam dulu ya ma"


Mereka masuk kedalam supermarket dan mencari cari aurel tapi tidak bertemu, mereka pun bertanya kepada mba kasir dan katanya aurel sudah pulang. Mereka pun keluar.


"Pa aurel gak ada, apa aurel diculik hiks" tangis sang mama. Sang papa khawatir karena istrinya menangis segera membawa istri nya pulang dan dia akan menghubungi seseorang untuk mencari keberadaan anaknya itu.


Sesampainya nya dikediaman willson sang papa segera menggendong istrinya yang lemes karena khawatir akan sang anak, papa membawa mama kekamar dan merebahkan mama dengan pelan pelan.


"Cari aurel pa, aurel anak kita satu satunya" pinta sang mama.


"Mama jangan khwatir ya, papa akan cari, papa akan menghubungi anak buah papa dulu"


Sang papa mengeluarkan ponsel dan mencari nomor anak buahnya untuk menyuruh mencari keberadaan aurel. Setelah menelpon sang papa langsung naik keranjang dan memeluk sang istri untuk menenangkannya.


"Mama tenang dulu ya, anak buah papa sedang mencari aurel"


"Harus ketemu malam ini juga pa"


"Iya mama tenang dulu, jangn terlalu banyak pikiran nanti sakit"


"Anak kita diculik pa, bagaimana bisa mama gak kepikiran"


"Iya tapi mama tenang ya"


Sang papa berusaha membujuk istri nya agar tetap tenang tapi karena istrinya itu begitu khawatir dengan aurel dia terus saja menangis, sebenarnya sang papa juga khawatir tapi karena tidak ingin melihat istri nya terlalu bersedih jadi dia berusaha tenang untuk istri nya itu.


*****


"Enghhh" lenguh aurel, dia membuka matanya dan melihat sekeliling ruangan, dia berada didalam kamar dengan keadaan tangan diikat dibelakang.


"Gue diculik rupanya, hm cepat juga mainnya" gumamnya dan tersenyum miring.


Aurel tau siapa pelaku nya dan Aurel membiarkan dia bermain dulu. Sebenarnya Aurel tidak pernah ingin bermain main tapi karena takdir menyuruhnya untuk bermain maka dia akan mengikuti permainan ini.


Tak lama pintu dibuka oleh seseorang Aurel menoleh kearah pintu dan menatap seseorang yang telah menculiknya itu.


"Sudah bangun rupanya, bagaimana tempat nya nyaman? " tanya orang itu.


Aurel hanya diam dan menatap datar orang itu.


"Kenapa diam saja cantik, apakah gadis jahat ini takut? " ucapnya tersenyum miring.


"Gak takut sama sekali" desis Aurel.


"Ha ha benarkah" ucap orang itu tertawa.


"Apa mau lo sebenarnya Ron" tanya Aurel dingin.

__ADS_1


Aron tertawa kecil"gue ingin ngebunuh lo karena lo udah putusin gue begitu saja"


"Not that easy" tekan Aurel.


"Ha ha ha kau terlalu menganggap ku remeh sayang" ucap Aron sambil ingin mengelus pipi Aurel. Aurel menghindar dari sentuhan Aron.


"Jangan berani menyentuh gue" tekan Aurel.


"Gue akan cicipi lo dulu sebelum gue bunuh lo" ucapnya tersenyum smirk.


"Gue peringatin lo sekali lagi, jangan pernah sentuh gue kalo lo gak mau mati"


"Gue mati? Lo yang akan mati *****"


"Not that easy"


"Siapa bilang? Menculik anak seorang konglomerat seperti lo saja dengan sangat mudah"


"Gue sengaja dan gue akan me akhiri ini semua"


"Ha ha ha sok berani juga lo"


Aurel diam agar bisa mengontrol emosi nya, karena Aurel gak mau terjadi sesuatu kecuali Aron sudah melewati batasnya.


****


Disisi lain dafa yang mendapatkan telpon dari Aron yang mengatakan bahwa dia sudah berhasil membawa gadis yang Aron maksud segera kesana, dafa hanya penasaran siapa gadis yang berani membuat Aron sakit hati. Padahal pikiran dafa masih tertuju pada Aurel tapi dia membiarkan saja dulu untuk aurel tenang.


Dafa sampai di markas dan segera mencari Aron.


"Aron dimana? " tanya dafa kepada anak buah Aron.


"Dia didalam kamar bersama gadis itu bos besar" ucapnya dan dafa langsung kesana.


Sesampainya disana dafa tidak langsung masuk, dia mendengar percakapan Aron dengan gadis itu dan dafa sedikit mengintip dan betapa terkejutnya dia karena gadis yang dimaksud Aron adalah gadisnya. Dafa marah dan dia ingin menghajar Aron karena sudah mengusik gadisnya, dafa ingin masuk tapi ia urung karena melihat keberanian aurel jadi dia diam saja melihat apa yang akan aurel lakukan.


"Ha ha ha sok berani juga lo"ujar Aron.


"Gue gak pernah takut"ucap aurel.


"Wahh gue suka gaya lo yang berani"


Aron mendekatkan wajahnya ke aurel, aurel diam saja dan Aron ingin mencium bibir aurel tapi aurel segera menoleh jadi Aron hanya mencium pipi aurel.


"Jangan kelewat batas Aron" tekan aurel.


"Gue mau puasin lo, jangan menolak sayang"

__ADS_1


"Gue bilang jangan kelewat batas kalo gak mau mati saat ini jua"


Aron tidak takut dengan ancaman aurel dia tetap ingin menjamah aurel.


__ADS_2