Gadis Maniac Duit Dan Duda Perjaka

Gadis Maniac Duit Dan Duda Perjaka
resepsi


__ADS_3

Aurel masih nyaman dengan tidurnya mungkin dia masih ingin mengumpulkan tenaganya untuk menari nari nanti pas resepsi nya.


Dafa baru selesai mandi dan melirik kearah ranjang dimana istrinya masih tidur dengan tenang,dafa berjalan kearah ranjang dan masih mengenakan handuk. Dafa berjongkok disisi ranjang dan mengamati wajah tenang istrinya. Dafa mengusap-usap lembut pipi Aurel.


"Saya bersyukur bisa menikah denganmu, sejak pertama bertemu saya langsung menaruh hati padamu sayang. Semoga pernikahan kita tidak ada masalah sayng" ucap dafa lalu mencium kening sangat istri.


Cup


Aurel terusik karena merasa ada yang menciumnya.


"Enghhh" lenguh Aurel dan menggeliat. Aurel membuka matanya dan manatap dafa yang tersenyum manis kepadanya.


"Sudah bangun hm" ucap dafa lembut.


"Om liat mata Aurel terbuka? " tanya Aurel. Heran sekali dia jelas jelas kan matanya sudah terbuka kenapa masih bertanya udah bangun?.


Dafa terkekeh"saya melihat matamu terbuka sayang"


"Kalau liat gak usah bertanya om" ketus Aurel.


Dafa berdiri dan mendudukkan dirinya disisi ranjang, Aurel terpana melihat perut ABS dafa.


'Wahh tubuh om dafa benar-benar bagus, gue suka'aurel membatin dengan mata masih melihat kearah perut dafa.


"Bangun dan mandilah, sebentar lagi pihak MUA akn mendandanu kamu" beritahu dafa.


"Om mau mandiin Aurel gak" genit Aurel.


"Jangan sekarang Aurel, sebentar lagi kita akan melakukan resepsi"


Aurel beranjak dari ranjang dan berjalan ke sisi ranjang untuk menghampiri dafa.


"Mandi aja kok om" ujar Aurel yang sengaja duduk dipangkuan dafa.


Dafa memejamkan matanya untuk menahan nafsunya.


"Aurel" lirih dafa dengan suara serak karena Aurel sengaja menggerak gerakkan bokongnya dipangkuan dafa.


Aurel cekikikan dan makin bergerak gerak diatas pangkuan dafa. Dafa yang sudah kepalang panas segera merebahkan Aurel dikasur dan mengukung Aurel, Aurel terkejut dan berteriak.


"Aaaaaaa omm" pekik Aurel.


"Kamu sudah menggoda saya sayang" ujar dafa dan mendekatkan wajahnya ke wajah Aurel.


"O-om mau ng-ngapain" ucap Aurel terbata.


Jantung Aurel berdegup kencang, dia merasa gugup atas perlakuan dafa kepada nya, padahal mereka sudah sah ya kenapa harus gugup sih?.


"Kamu sudah membuat hasrat saya bangun Aurel" lirih dafa serak.


Dafa semakin mendekatkan wajah Aurel jadi gelagapan.

__ADS_1


"Om bentar lagi pihak MUA datang"


"Bermain sebentar sayang"


"Apakah bercocok tanam itu cuma sebentar? " tanya Aurel polos.


"Saya akan cepat"


"Tap.... " belum sempat Aurel menyelesaikan kalimat nya bibir dafa sudah berada dibibirnya.


Cup


Aurel diam dan dafa mulai ******* bibir Aurel. Dan puas dengan bibir Aurel dafa mulai melepaskan ciuman dibibir Aurel dan beralih mencium leher Aurel, saat asik mengesap leher Aurel tiba-tiba pintu diketuk dari luar, emang dari luarkan pintu diketuk gak mungkin dari dalam xixixi.


Tok tok tok


"Shitt" dafa mengumpat karena aksinya terganggu.


Aurel bernafas lega"om ada yang ketuk pintu"ujar Aurel dan mendorong dada bidang dafa. Dafa beranjak dari posisinya dan berjalan kearah pintu.


Ceklek


Dafa membuka pintu dan terlihat lah pihak MUA, dafa mempersilahkan mereka masuk, dan dafa berjalan menuju walk in closet untuk memakai seragam Bollywood yang diminta Aurel untuk resepsi mereka itu. Dafa keluar dari walk in closet dan melihat kearah Aurel yang mulai didandani.


"Saya keluar dulu sayang" ucap dafa dan mencium kening Aurel, Aurel hanya mengangguk saja. Dafa berjalan keluar dan akan menemui orang tua nya.


"Suaminya romantis ya mbak" ujar salah satu MUA kepada Aurel.


"Itu suami saya loh mbak, jgn sampai kecantol dengan kecantikan nya yahhh" ujar aurel yng salah sebut.


"Loh bukannya ganteng buat cewek yah? " tanya Aurel absurd.


"Bukan mbak, ganteng buat cowok dan cantik buat cewek"


"Loh udah dibalik yah?kapan dibaliknya? "


Dua MUA saling pandang dan terkekeh karena ke absurd an Aurel. Mereka tidak menjawab pertanyaan Aurel dan fukos merias Aurel.


Selama satu jam Aurel dirias akhirnya selesai juga Aurel sudah merasa tua karena lama berduduk dan membuat dia encok, ehhh masih muda kok encok xixixi.


Aurel menatap dirinya dicermin dan memuji kecantikan nya sendiri.


"Omo omo cantek banget sih gue, cocok pake lehenga ini serasa jadi warga negara india, ughh kalau Shahrukh Khan lihat kecantikan gue ini dijamin dia akan terpesona dan langsung mengajak gue bercocok tanam" halu aurel, para MUA yang mendengar kehaluan aurel ngakak sambil guling guling seperti babi guling yang dimasak, canda denggg xixixi.


Tak lama sahabat aurel masuk dan mengajak aurel untuk keruangan resepsi karena para tamu sudah berdatangan.


"Cocok banget sih lo pake lehenga ini" ujar ciara.


"Jelas dong, kan body gue bagus dan bagus juga make pakaian ini" narsis aurel.


"Ck, liat kami, kami juga bagus pake sari india" ucap selvia dan berdiri dihadapan aurel dan berpose layaknya model porno Jepang, candaaa xixixix.

__ADS_1


"Kalian cocok pake sari india, gue yakin saat kita menari nanti pasti semua mata tertuju ke kita"


Aurel dan kedua sahabat nya sampai diatas pelaminan, Aurel berdiri disebelah dafa yang sedari tadi sudah disana. Selvia dan ciara menuruni pelaminan mereka akan makan dulu sebelum membuat konser dengan aurel nanti pas dipertengahan acara.


Dafa melihat istrinya yang cantik "kamu cantik" ujar dafa.


"Om baru sadar? Aurel udah cantik sebelum Aurel ditakdirkan hadir kedunia om" narsis aurel.


Dafa terkekeh "iya kamu benar".


"Om bersyukur bisa menikahi Aurel"


"Ya saya sangat bersyukur dan terimakasih sudah mau jadi istri saya" ucap dafa serius.


Aurel tersenyum manis, "sama-sama om".


Tamu mulai menaiki pelaminan dan memberi kan ucapan selamat kepada pasangan pengantin itu.


" selamat bro, akhirnya melepas status duda juga lo"ucap teman dafa.


"Terimakasih sudah bersedia datang" ucap dafa.


"Saya pasti datang karena ingin melihat wanita yang berhasil membuatmu jatuh cinta" goda teman dafa itu. Dafa hanya tersenyum, teman dafa menyalami Aurel dan turun dari pelaminan.


Sesudah acara bersalaman dan foto foto bersama pengantin kini para tamu memakan hidangan yang ada. Selvia dan ciara mendekat ke Aurel dan mengajak Aurel di tengah tengah ruangan.


"Om Aurel mau nari yah" ujar Aurel.


"Gak capek sayang? " tanya dafa.


"Capek sih, tapi Aurel mau nari Bollywood dulu yah" pamit Aurel, belum sempat dafa bersuara aurel sudah menyeret sahabatnya itu ke orang yang memandu musik dan meminta untuk memutarkan musik Bollywood yang berjudul mehendi laga ke rakhna. Mereka berjalan ke tengah tengah ruangan dan musik mulai mengalun.


Aurel dan kedua sahabatnya mengambil posisi masing-masing saat musik terdengar suara nya dan saat itu lah Aurel dan kedua sahabatnya menari dengan gerakan yang seirama dengan musik Bollywood tersebut. Para media menyorot Aurel dan sahabatnya yang sedang menari itu.


Semua orang kagum melihat tarian mereka yang begitu lincah dan sangat pas dengan musiknya. Dafa benci tatapan kagum dari para laki-laki yang melihat istri nya itu. Dafa tidak berani menghentikan tarian itu karena takut Aurel akan marah.


Orang tua Aurel dan orang tua dafa melihat tarian Aurel dan sahabatnya jadi kagum.


"Menantu kita berbakat menari ya pa" ujar mama karmila kepada suaminya itu.


"Menantu kita serba bisa ma" ucap papa data.


Orang tua Aurel yang mendengar ucapan besannya itu mendadak ingin tertawa, apa tadi katanya? Aurel serba bisa? Ha ha ha Aurel tidak serba bisa, dia tidak bisa  memasak dan melakukan pekerjaan rumah.


"Anak saya tidak serba bisa tuan" ujar papa farhan.


"Iya, Aurel tidak bisa memasak dan mengerjakan pekerjaan rumah, dia begitu dimanja sedari kecil dan dilarang papanya untuk melakukan hal itu" beritahu mama janetha.


Orang tua dafa tersenyum mendengar itu, mereka tidak masalah Aurel tidak bisa memasak dan mengerjakan pekerjaan rumah itu bisa dilakukan para maid, yang penting Aurel baik dan bisa membuat dafa senang.


"Tidak maslah jeng, yang penting kebahagiaan anak saya ada pada Aurel" ujar mama karmila, orang tua Aurel tersenyum mendengar itu dan mereka bersyukur karena Aurel mempunyai mertua yang bisa memahami nya.

__ADS_1


"Semoga anak kita bahagia selalu jeng"


"Iya semoga saja".


__ADS_2