
Jam menunjukkan pukul setengah 12 malam, para tamu sudah pulang hanya tertinggal orang tua dafa dan orang tua Aurel serta sahabat Aurel. Mereka masih ditempat ruangan resepsi itu.
"Spill nanti ya" ujar selvia tiba-tiba.
"Spill apa? " tanya ciara dan Aurel bersamaan.
"Spill mlam pertama lo au"ujar nya.
Aurel menatap sinis sahabat itu, " gue gak malam pertama dulu, capek gue sumpah "
"Siapa suruh menari hampir 2 jam hah, lo kira lo aja yang capek gue sama ciara juga capek ya" kesal selvia karena Aurel sangat bersemangat menari dan tidak mau berhenti sampai 2 jam.
"Iya, pegel kaki gue" ujar ciara.
Aurel hanya cengengesan "bantuan sahabat sendiri elahh, gak ikhlas kalian ini"
"Hm untung sahabat sendiri" gumam selvia.
Dafa berjalan menghampiri istrinya dan akan mengajak Aurel untuk istirahat.
"Kekamar sekarang hm? " tanya dafa lembut, Aurel mendongak menatap suami nya itu.
"Mau, gendong" rengek Aurel manja. Kedua sahabat Aurel tiba-tiba jijik melihat Aurel yang biasanya kaya setan tiba-tiba menjelma jadi kunti eh?.
Dafa terkekeh dan menyambut tangan Aurel untuk digendong dan sekarang Aurel sudah dalam genggaman dafa, maksudnya di gendongan dafa, Aurel melingkar kan tangannya ke leher dafa dan bersandar manja pada dada suaminya itu.
"Manja banget lo au" ketus selvia.
"Iri aja lo, makanya nikah" ledek Aurel dan menjulurkan lidahnya ke selvia.
"Gue kawin aja dulu baru nikah" ucap selvia yang bercanda.
"Heh emang setan lo" tiba-tiba ciara berucap.
"Kapan gue bilang gue ini malaikat? " tanya selvia.
Aurel jengah dia malas mendengar ocehan selvia yang tidak ada habisnya jika di jawab.
"Om suami kekamar langsung yuk, Aurel capek" pinta aurel ke dafa. Dafa tersenyum dan mulai berjalan keluar ruangan itu.
"OM BERCOCOK TANAM NYA SAMPAI PAGI YAH, VIA YAKIN AUREL KUAT DAN MALAH DIA YANG LEBIH AGRESIF" teriak selvia dan semua orang yang diruangan itu terkekeh.
"BACOT LO VI, AWAS AJA LO NANTI" aurel juga berteriak ditengah gendongan dafa, dafa merungis mendengar suara merdu istrinya.
"Ha ha ha ha" semua orang yang disana terbahak.
***
Dafa memasuki kamarnya dan menurunkan istrinya dari gendongannya. Dafa melihat istrinya yang ingin buka baju dan kesusahan itu.
"Mau saya bantu hm" tanya dafa.
Aurel melihat suaminya yang bertanya barusan, mau syaa bantu? Apa bertanya? Uhh tidak peka sekali suaminya ini, kalau mau bantu ya bantu tidak usah bertanya kali, apa lagi ***** ***** Aurel lebih suka xixixi.
__ADS_1
"Ishh om gitu aja nanya, gak peka baget sih" gerutu Aurel.
"Kamu mau mandi? " bukannya meladeni ucapan Aurel dafa malah bertanya.
"Gak, Aurel mau olahraga" ketus Aurel, iya iyalah dia mau mandi kan kejadian yang hampir membuatnya tidak perawan tadi jadi belum mandi, rasanya lengket semua.
"Mau olahraga sama saya? "
"Olahraga apa? " tanya Aurel bersemangat kayanya suaminya kan mengajak nya bercocok tanam.
"Nanti kita gym untuk olahraga" jawab dafa yang tidak peka.
Aurel yang mendengar jawaban dafa tidak sesuai harapannya menghentakkan kakai dan berjalan menuju kamar mandi dan membiarkan dafa yang masih berdiri dikamar.
Brakkk
Aurel membanting pintu kuat dafa hanya terkekeh dia paham apa yang Aurel maksud tapi dia pura-pura tidak tahu ajaa, karena menurutnya sangat menggemaskan jika Aurel kesal. Dafa memilih masuk ke walk in closet dan berganti pakaian tanpa mandi, karena dafa juga merasa sangat lelah dan ingin segera istirahat.
Aurel didalam kamar mandi bernyanyi sambil mandi, dia tidak menggerutu karena dafa tidak peka, kan wajar ya dafa tidak peka, emang semua cowo tidak peka kan? Lagian tidak baik pengantin baru ngambek.
Setengah jam Aurel membersihkan diri dan dia keluar cuma mengenakan handuk yang dari dada smpai pertengahan paha itu, dia lupa membawa baju ganti jadilah dia keluar mengenakan handuk saja.
Ceklek
Dafa menoleh saat melihat pintu kamar mandi terbuka dan melihat istrinya yang hanya mengenakan handuk tiba-tiba rasa lelahnya hilang.
Glek
Dafa menelan salivanya kuat saat melihat dada berisi Aurel dan paha mulus itu. Aurel sendiri tidak risih karena mereka juga sudah halal.
"Ngapain cari koper? " tanya dafa dan turun dari ranjang untuk menghampiri istrinya itu.
"Mau kabur, ya mau pake baju lah"
"Tidak usah pake baju"
"Dingin om"
"Nanti saya hangetin"
Aurel paham maksudnya suaminya itu dia ingin jahil rasanya.
"Capek om"
"Kamu diam saja biar saya yang bermain"
"Bermain apa sih om"
Dafa gregetan karena Aurel pura-pura tidak paham, dafa langsung mengangkat istrinya itu dan merebahkan Aurel dikasur.
"Jangan pura-pura tidak mengerti sayang"
Aurel terkekeh dan mengalungkan tangannya ke leher dafa.
__ADS_1
"Aurel paham, tapi Aurel gak mau"
"Kenapa? "
"Karena keperawanan Aurel buat Shahrukh Khan" ujar Aurel terkekeh.
"Saya suami kamu" ketus dafa.
Aurel merasa gemes dengan suaminya itu, "iya Aurel tau, tapi Aurel menginginkan Shahrukh Khan wlee" Aurel menjulurkan lidahnya ke dafa.
"Jangan halu, lebih baik nikmati yang nyata"
"Aurel mau tapi dengan satu syarat"
"Apa? "
"Beri Aurel uang 500jt" ujar Aurel, ck tidak tahu diri Aurel ini, kan sudah jadi istri ya jadi emang kewajiban nya melayani suami nya itu tapi malah minta uang, dasar mata duitan.
Dafa mengambil ponselnya dan segera mentransfer uang ke Aurel, bagi dafa uang tidak ada apa apa nya jadi dia mau mau saja yang penting malam ini belah duren. Aurel mengambil ponsel nya berbunyi karena notif bahwa dafa mentransfer uang kepadanya, Aurel ternganga karena dafa benar-benar mentransfer, Aurel padahal hanya bercanda.
"Om beneran transfer? " tanya Aurel dan diangguki dafa"karena om udah transfer jadi Aurel kasih service antena dengan baik"ucap Aurel dan memeluk suaminya itu.
"Antena? " bingung dafa.
"Itu loh om, antena TV"
"Buat apa antena TV? "
"Buat lihat sinetron"
"Saya serius Aurel"
Aurel menghela nafas "antena TV untuk melihat gambar di TV baguskan?tanya Aurel.
"Iya terus? "
Aurel gemes dan mencium bibir suaminya itu.
Cup
"Jadi Aurel mau service antena om agar anak Aurel nanti bagus alias cantek dan ganteng" jelas Aurel dan mulai menjamah tubuh dafa, Aurel menyingkap kaos dafa dan tangannya bermain di roti sobek dafa.
"Kamu nakal sayang" ujar dafa dengan suara serak karena sudah bergairah atas perlakuan Aurel. Dafa membalik kan posisi agar Aurel yang berada diatas dan menarik handuk yang dipakai Aurel sehingga Aurel telanjang.
"Aaaaa om" pekik Aurel dan menutupi dada dan bawahnya dengan telapak tangan.
"Kenapa ditutup hm"
"Ishh Aurel malu"
"Tidak usah malu sayang, kan nanti saat bercocok tanam saya kan melihat juga"
Dafa melepaskan seluruh pakaiannya dan urel ternganga melihat dafa dengan santainya melepaskan pakaian itu. Dan yah mata Aurel tertuju pada benda aset suaminya itu.
__ADS_1
'Besar' batin Aurel yang melihat benda tersebut, tanpa sadar Aurel berhenti menutupi asetnya dan mendekat ke arah dafa.
"Berikan service terbaikmu sayang" bisik dafa dan mulai mencumbu Aurel, dafa mencium seluruh wajah Aurel dan saat dibibir dafa *******, Aurel membalas nya dan mengalungkan tangannya ke leher dafa.