Gadis Maniac Duit Dan Duda Perjaka

Gadis Maniac Duit Dan Duda Perjaka
sah!


__ADS_3

Besok adalah hari pernikahan aurel dan dafa di sebuah hotel besar milik dafa. Malam ini aurel masih dirumah dan akan berangkat pagi pagi sekali ke hotel. Aurel meminta dua sahabatnya itu untuk menginap.


"Gue masih gak nyangka lo yang susah buat jatuh cinta menikah secepat ini au" ujar selvia.


"Sama, dan tidak banyk drama juga dihubungan kami, biasa nya kan orang-orang banyak drama dengan hubungan mereka"


"Heh ngomongnya, bagus dong gak banyak drama, itu berarti saling percaya kan? " ucap ciara.


"Btw lo udah cinta sama om dafa? " tanya selvia tiba-tiba.


Aurel mengedikkan bahu nya, dia juga tidak tahu apakah dia sudah cinta dengan dafa? Kalau deket sih aurel suka karena berasal didekat dafa membuat nya nyaman, tapi dia tidak pernah mengucapkan kata cinta ke dafa.


"Gue belum tau" lirih aurel, dia merasa bersalah karena belum tau perasaannya yang sebenarnya terhadap dafa, kalau terus begini kasian dafa kan? Nanti dafa merasa tersakiti.


"Kalau belum tau kenapa mau menikah?, seharusnya jangan gegabah nanti kalau lo bosen lo mau ninggalin ok dafa begitu saja? Sama seperti mantan mantan mu itu? Kalau pacar sih masih wajar ditinggalkan lah kalau sudah menjadi suami istri bagaimana bisa lo main tinggalkan saja? " jelas ciara panjang lebar.


Aurel diam memikirkan perkataan ciara, memang benar pernikahan tidak boleh dimainkan kan? Aurel menerima pernikahan ini karena selama berhubungan dengan dafa sisi lain dari aurel tidak pernah muncul dan menghalang perasaannya. Berarti dafa cocok kan dengan sisi lain dari aurel. Mungkin karena dafa selalu meratukan nya, tidak pernah kasar apalagi membentak nya itulah mengapa sisi lain dari aurel tidak menghalangi perasaannya. Tapi kenapa belum cinta yah? Aurel tidak pernah berdebar jantung nya jika berdekatan dengan dafa tapi dia nyaman. Apakah karena dia yang petakilan dan agresif itu jadi tidak berdebar jantung nya.


"Gue emang belum menyadari perasaan sendiri tapi gue nyaman didekat om dafa, rasanya menenangkan seperti berada dipelukan seorang ayah, gue bisa manja dan bersikap kekanak-kanakan ke om dafa, om dafa tidak pernah risih dengan sikap gue yang seperti itu" ucap aurel.


Selvia dan ciara diam saja, mereka berharap aurel segara menyadari perasaannya sebelum nanti terdapat masalah dalam rumah tangga sahabatnya itu. Yaa begitulah mereka jika berbicara serius mereka tidak akan sambil bercanda, tapi yang sangat disayangkan adalah, mereka jarang sekali serius.


"Gue dan ciara hanya bisa berharap semoga rumah tangga lo selalu damai, dan om dafa bisa mengerti karakter lo yang memang sulit untuk jatuh cinta" ucap selvia dengan tersenyum, aurel membalas senyuman itu.


"Semoga om dafa memang jodoh gue yahh" ujar aurel. Mereka berpelukan dan merebah kan diri diranjang king size aurel, mereka segera tidur karena besok jam 5 pagi mereka harus ke hotel, aurel juga harus segar karena acara nya sehari semalam, pernikahan mereka emang dipublish karena aurel juga sudah kuliah dan itu tidak masalah, pihak media juga banyak berdatangan besok karena ini adalah pernikahan dari seorang pemilik perusahaan ternama dengan putri dari farhan willson yang perusahaan nya juga terkenal, tak jauh berbeda dengan perusahaan dafa. Media tidak ingin menyia nyiakan berita emas ini.


*****


Hari H telah tiba kini aurel berada disalah satu kamar hotel bersama dengan kedua sahabatnya itu. Aurel telah selesai di make over kedua sahabat aurel juga berdandan karena mereka jadi bridesmaid nya aurel. Aurel mengenakan kebaya putih untuk pernikahan nya, dan untuk resepsi baru aurel akan menggunakan gaun india nya. Aurel sudah meminta ibunya untuk membuat kan sari india untuk sahabatnya. Pokoknya keinginan aurel yang ingin pernikahan nya bertema Bollywood benar-benar diwujudkan oleh dafa, tamu nya saja harus menggunakan pakaian ala Bollywood. Tapi untuk pernikahan masih pakaian bebas.


"Aaaaa cantik banget sih sahabat gue" ujar selvia senang.


"Iya, gue jadi pengin nikah dan didandani seperti lo" ucap ciara.


"Tinggal nikah aja sih" ujar aurel.


"Lo kira mudah? Gue jomblo bestei" lesu ciara.

__ADS_1


Iya ciara jomblo karena dia udah putus dari pacarnya yang hanya memberikan harapan palsu bukan harapan nyata.


"Sabar ya bestei, acara pernikahan gue banyak kok nanti teman-teman bisnis om dafa siapa tau lo juga berminat dengan yang lebih tua dari lo sama kaya gue"


"Kalau ganteng gue kaet lhhhh" ujar ciara yang memandang fisik juga.


"Heh gue kira lo paling menerima apa adanya ternyata mandang fiksi juga" heran selvia.


"Fisik vi, bukan fiksi" ralat aurel.


"Sama aja elahh" ketus selvia.


"Beda yahh" ujar aurel.


Hm kalau sudah debat aurel dan selvia maka ciara haja diam, dia capek kalau harus ikutan debat.


"Sama, fiksi itu ganteng ganteng kan, kan ciara mau yang ganteng jadi dia mandang fiksi" ujar selvia tak mau kalah, emang keras kepala selvia ini.


"Beda anjirr, fiksi tidak nyata sedangkan fisik nyata" kesal aurel, hm aurel juga keras kepala ya guys jadi jika mereka terus berdebat akan menghabiskan waktu satu abad jika tidak ada yang menangani.


Saat selvia hendak menjawab aurel tiba-tiba pintu kamar hotel dibuka oleh mama nya aurel, ciara bernafas lega karena akhirnya berdebat dari dua teman setannya ini selesai.


Disana terlihat sangat ramai dan dafa juga sudah duduk di hadapan penghulu, aurel berjalan mendekat kearah sana, ditempat dafa dia sudah menatap kecantikan aurel tanpa kedip karena terpesona.


"Tutup mulut boy nanti kemasukan gajah" ledek papa data, papa farhan yang mendengar ledekan itu hanya terkekeh sedangkan dafa mengantup mulutnya agar tidak kemasukan gajah, apa tadi gajah? Emang gajah muat di mulut dafa? Ada ada saja ayahnya ini pikirnya.


Aurel duduk di sebelah dafa dan tersenyum manis kearah dafa yang sebentar lagi jadi suami nya itu.


"Bagaimana nak dafa apakah sudah siap? " tanya bapak botak ehh bapak penghulu.


"Bismillah saya siap pak" ucap dafa tanpa ada keraguan.


"Baiklah, pak farhan silakan berjabat tangan dengan nak dafa dan mulai saja" titah pak penghulu.


Papa farhan menjabat tangan dafa dan mulai mengucapkan kata-kata mutiara.


"Saya nikahkan dan kawinkan engkau dafa eshan janendra bin data eshan janendra dengan putri saya Aurelie almashyra willson binti farhan willson dengan mas kawin berupa uang 30 trilliun, 2mansion, 5perusahaan cabang, 2apertemen, 1 showroom mobil, 1 showroom motor, 1jet pribadi, 3 butik dibayar tunai" ucap papa farhan panjang menyebutkan semua mahar yang dafa berikan kepada aurel.

__ADS_1


Semua orang dan sahabat aurel ternganga mendengar mahar itu, banyak sekali pikir mereka apalagi dibayar secara tunai, bayangkan saja betapa banyaknya itu.


Dafa mengambil nafas dan dengan satu tarikan dia menyalakan mesin eh? Mesin apa xixixi.


"Saya Terima nikah dan kawinnya aurelia almashyra willson binti farhan willson dengan mas kawin tersebut tunai"ucap dafa lantang. Semua orang senang.


"Bagaimana para saksi sah" ujar penghulu.


"SAHHH"ujar mereka serentak.


"Alhamdulillah"


Aurel masih diam, dia tidak menyangka akan mendapat mahar yang begitu banyak, dia jadi Sultan? Wahhh daebakkk.


"Sayang" panggil dafa yang sedari tadi melihat Aurel hanya diam. Aurel tersadar dengan panggilan dafa detik berikut nya dia berteriak heboh.


"WOWWWW AUREL JADI SULTANNNN, TAU GINI GAK USAH CAPEK CAPEK SEKOLAH, TINGGAL PELET SULTAN AJA HIDUP JADI SENANG" heboh aurel semua orang cengo melihat itu.


Orang tua aurel dan sahabatnya hanya menyembunyikan wajah mereka ke gurun pasir karena malu akan apa yang terjadi, sungguh mereka sangat malu apalagi papa farhan padahal dia mendidik anaknya itu tidak pernah serba kekurangan dan selalu mendidik anaknya dengan kemewahan tapi apa sekarang? Seakan dia tidak pernah memberi anaknya itu hidup mewah.


"Lo udah Sultan dari lahir yahh, jangan bikin malu deh dengan berteriak seperti itu" bisik selvia yang sangat malu akan kelakuan aurel.


Aurel cengengesan dan menatap tamu tamu yang melihat kearahnya dengan ekspresi yang sulit diartikan apalagi sekarang media sudah menyorot nya dia seketika berubah jadi ukhty kalem karena malu.


"Om aurel malu" cicit aurel, dafa terkekeh melihat tingkah istri itu, sedang kan orang tua dafa geleng-geleng kepala karena mendapatkan menantu yang unik.


"Istrimu sangat unik boy" ucap papa data.


"Karena keunikan nya dafa jatuh cinta pa" ujar dafa senang.


Dafa mengulurkan tangannya kearah aurel agar aurel menyalami tangannya, aurel menatap tangan dafa.


"Apa om? " tanya aurel tak paham.


"Ck, cium punggung tangan suami lo bodoh" selvia berdecak karena aurel tidak peka.


Aurel menyambut telapak tangan dafa dan dia menciun punggung tangan suaminya dengan takzim. Dan dafa menciun kening istrinya itu.

__ADS_1


Cup


__ADS_2