Gadis Maniac Duit Dan Duda Perjaka

Gadis Maniac Duit Dan Duda Perjaka
ingin mandiri


__ADS_3

Malam ini aurel sibuk men scroll tiktok kadang dia juga ikut pargoy tidak jelas, setelah shalat maghrib aurel bingung mau ngapain makanya dia scroll tiktok sambil nunggu jam makan malam sehabis isya.


"Ahh nari india kek gini deh" gumam aurel yang melihat di fyp tiktok nya orang yang sedang menari india.


"Tapi gue punya sari india gak yahh, seingt gue sih punya waktu itu membuat nya dibutik mama" ujar aurel mengingat bahwa dia pernah membuat pakaian india wanita untuknya,saking menyukai india dia berniat membuat pakaian ala india beberapa.


Aurel berjalan menuju walk in closet untuk mencari pakaian india itu.


"Nahh kan ada" senang aurel ketika mendapati pakaian yang dia cari. Aurel segera memakai nya.


"Ihh lumayan susah ternyata pakai sari ini" gerutu aurel yang kesusahan mengikat tali baju yang di belakang. Lama memakai akhirnya dia selesai dan segera keluar walk in closet. Aurel mengambil ponselnya dan mencari musik Bollywood yang sesuai dengan tarian yang ingin dia tarikan.


"Lagu nanggala song dol aja deh" gumam nya. Aurel mengambil tripot nya dan meletakkan ponselnya disana setelah itu dia memposisikan dirinya agar terlihat bagus di kamera.


Setelah pas aurel memulai musik dan tariannya, aurel berputar putar bak Cinderella yang sedang menari dengan pangeran biawaknya,aurel membayangkan dia menari dengan idolanya itu(Shahrukh Khan).


"Ah daddy Shahrukh Khan ganteng sekali" ujarnya sambil menari dengan mata yang memejam.


Dibalik pintu seseorang mengintip aurel yang sedang halu sambil menari itu, dia tertawa kecil melihat putrinya yang begitu mengidolakan Shahrukh Khan. Yaa yang mengintip itu adalah papa nya aurel, setelah sampai rumah tuan willson segera mandi dan sholat maghrib habis itu tuan willson menemui anaknya dan ingin mengajak anaknya itu makan malam tapi sesampainya disana tuan willson tidak langsung masuk atau mengetuk pintu karena anaknya itu sedang fukos menari dan halu nya, tuan willson dibuat gemes dengan anaknya yang sudah remaja itu. Tuan willson mengintip lagi dan melihat anak nya sudah menari dan segera masuk.


"Sudah halu nya sayang" tanya sang papa.


Aurel terkejut mendengar suara berat papa nya."Lohh papa sejak kapan disini "tanya aurel heran.


" sejak kamu membayangkan wajah idola mu itu"ejek sangat papa.


"Ishh papa kok gak bilang"


"Papa mau liat wajah kamu saat membayangkan sahrukan itu" ujarnya kepada sang putri.


"Shahrukh Khan pa bukan sahrukan" ralat aurel karena papa nya salah menyebutkan nama idolanya.


"Beda dikit doang elahh, ganti bajumu itu terus turun kebawah kita makan malam"


"Pake baju ini aja deh"


"Susah sayang, ganti aja lagian mama marah nanti liat kamu pake baju seperti ini saat makan"


"Ishh padahal bagus loh aurel pake baju ini, keliatan banget body aurel yang bagus bak model ini" narsis aurel, emang badan aurel sangat bagus, dia bisa menjaga badannya agar tetap langsung tapi lumayan berisi tidak kurus jadi montok montok gitu badannya.


"Bagus sih, tapi susah sayang, ribet kan kalau mau ngapa ngapain pake ini"


"Iya sih susah, yaudah papa duluan aja kebawah, aurel ganti baju dulu sebentar baru turun"


"Iya, papa tunggu dibawah ya" sang papa pun keluar kamar aurel dan berjalan menuruni tangga.


Aurel bergegas ke walk in closet dan segera mengganti baju nya dengan piyama tidur, setelah selesai aurel bergegas turun sambil loncat loncat seperti pocong. Sesampainya di meja makan aurel segera duduk dan melahap makanannya yang sudah disediakan sang mama, aurel makan dengan lahap seperti belum makan setengah abad.


"Pelan-pelan sayang makannya" ujar sang mama.


"Iya ma ini phelan khok"ujar aurel dengan mulut penuh.


"Kamu makan seperti kesetanan itu di bilang pelan? Terus yang gak pelan bagaimana makannya? " tanya sang mama heran.


"Kalau cepat ya sekali lahap langsung habis sepiring ma" celetul aurel.


"Astaga kamu ini, jika dengan orang jangan makan seperti ini, harus terlihat anggun" nasehat sang mama.

__ADS_1


"Ribet makan dengan anggun ma, seperti kunti saja"


"Kok kunti sih? " heran sang mama.


"Aurel kamu mau gak menikah" celetuk sang papa tiba-tiba.


Uhuk uhuk


Aurel terbatuk mendengar penuturan sang papa dia langsung mengambil air cebok dan meminumnya, air minum yahh bukan cebok xixixi.


"Papa apaan sih, aurel masih sekolah juga" sungut aurel.


"Kan tinggal 1bulan lagi lulus rel" ujar sang papa.


"Kenapa sih papa tiba-tiba nanya seperti itu" tanya aurel.


"Ya pengin cucu lah ykan pa" sahut sang mama bukan papa yang menyahut.


"Ooo pengin cucu bilang dong, nanti aurel bikin" ujar aurel tanpa beban.


"Eh jangan aneh aneh ya kamu aurel" kata sang papa.


"Kenapa sih pa, emang gimana caranya bikin anak hm? " tanya aurel sengaja ingin membuat orang tuanya itu memerah malu.


"Ishh kamu masih kecil belum saat nya tau" ujar sang mama yang pipi nya udah memerah.


Aurel cekikikan melihat wajah kedua orang tua nya itu. Orang tua aurel belum tahu ajaa bahwa anaknya itu sudah sangat tahu cara membuat anak, mereka kira aurel polos akan pengetahuan tentang itu padahal aurel sudah tahu. Aurel kan penggemar kakek sugiono ya xixixi.


"Kan aurel masih kecil kata mama pa, jadi belum boleh menikah" ujar aurel kepada sang papa.


"Gak bisa gitu dong pa, aurel masih ingin belajar kuliah dlu"


"Kuliah bisa menikah sayang"


"Aurel belum mandiri pa"


"Ngapain mandiri segala, uang papa masih sanggup yah nanggung kamu"


"Ehh maksud aurel bukan itu, uang papa emang buat aurel semua, maksud aurel itu pengin belajar masak dulu, cuci baju, nyapu, pel"


"Ohh itu, belajar aja dari sekarang"


"Oke belikan aurel apartemen, aurel akan tinggal sendiri dan mulai mandiri"


"Gak, gak ada beli beli apartemen, kamu bisa belajar dirumah sayang" sang papa menolak kerasa keinginan anak nya itu yang ingin tinggal sendiri nanti bisa terjadi apa apa kepada anak semata wayangnya itu.


"Ishh kalau dirumah nanti aurel di bantuan bibi"


"Nanti papa yang suruh supaya gak bantuin kamu"


"Mana bisa gitu, kasian dong aurel gak ada yang bantuin"


"Katanya tadi mau belajar mandiri"


"Iya mau, tapi kalau dirumah sayangnya aurel kebanyakan malas karena ada bibi yang bisa ngerjain semuanya, makanya aurel minta apartemen"


"Nanti papa suruh mereka libur"

__ADS_1


"Papa ihh, rumah ini besar dan bertingkat pa, lelah nanti bidadari yang cantik ini" ujar aurel mendramatisir.


"Mana ada bidadari seperti aurel" ejek sang papa. Sang yang sedari tadi hanya diam menyaksikan anak dan ayah itu berbicara, sang mama heran kenapa tiba-tiba suaminya itu menawarkan pernikahan ke anaknya.


"Lahh aurel ini bidadari pa, pa aja gak sadar"


"Kalau kamu bidadari apa bukti yang membuat kamu layak dipanggil bidadari? "


"Papa mau bukti? " tanya aurel dan sang papa mengangguk.


"Nih ya misal aurel terkena air maka aurel akan berubah jadi bidadari"


Krik krik krik


Mereka diam menyimak apa yang diucapkan aurel, hingga detik berikut nya sang mama dan papa berdecak kesal. Kapan seorang bidadari jika terkena air akan ketauan wujud aslinya? Kan itu mermaid ya? Aurel emang agak sengklek.


"Ck, itu mermaid sayang, jauh benar bidadari ke mermaid heran" ujar sang mama.


"Ohh bidadari udah ganti jadi mermaid ya ma? " tanya aurel polos, saking polosnya kedua orang tua aurel ingin mencincang anaknya itu.


"Emang mermaid sedari dulu aurelia almashyra willson" geram sang papa.


"Oh, berarti aurel mermaid ya"


"Gak cocok kamu jadi mermaid, kamu cocok nya jadi siren" celetuk sang papa.


"Siren itu yang bunyi mobil pemadam, ambulance, polisi ka pa"


"Itu sirene sayang, kamu ini mkin kesini makin gak waras, perlu kah kita rukyah pa? " ujar sang mama.


"Kayanya emang perlu di rukyah anak kita ma" sahut sang papa.


"Percuma rukyah aurel ma pa, gak bakalan mempan"


"Iya kan kamu temannya setan" cibir sang papa.


"Bestei pa" ralat aurel. Aurel emang aneh masa bestei sama setan kan aneh.


"Iya bestei kamu"


"Udah ah aurel kekamar aja, aurel sudah selesai makan"


"Ya tidur sayang, jangan telat besok bangunnya"


"Iya ma, night ma pa" ucap aurel sambil mencium mama dan papa nya.


Cup


Cup


"Night too princess" sahut mereka dan sama sama mengecup kening aurel.


Cup


Cup


Aurel beranjak dari ruang makan dan segera menaiki tangga untuk menuju kamarnya.

__ADS_1


__ADS_2