
Sejak dini hari , Dila sudah bangun melaksanakan shalat tahajjud dan disusul shalat shubuh. Setelah itu , karna waktu masih lama ia membersihkan kamarnya sekaligus menyetrika pakaian sampai matahari sudah terang menyinari ruang kamarnya. Seperti biasa bi mina sudah membuat sarapan untuknya.
"Bi koq buatin sarapan buat Dila. Kan bisa buat sendiri nanti. Jadi ngerepotin bi ."ucap Dila sudah duduk di meja makan nya dengan menatap bi mina menghidangkannya dimeja.
"Hehe...gk apa apa non sekali kali buatin sarapan ."jawab Bi mina 😁.
"Watur nuwun bi ."ucap Dila yang mulai menyantap makanan didepannya itu. Sungguh menggoda selera nya . Apalagi nasi goreng , hmm rasanya benar benar menggoda banget .
Setelah itu Bi mina pamit untuk menyiram tanaman dan menyapu teras . Tak lama kemudian si 2 cecurutnya Dila yaitu Vira dan Caca datang. Sebelum masuk ke dalam rumah, mereka memberi salam kepada Bi mina dan mencium punggung tangan kanan nya.
Lalu, mereka masuk dan melihat ke arah dapur Dila sedang merapikan meja makan kebetulan sekali temannya datang dan ia sudah selesai sarapan .
"Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatu, sahabatku ."
"Wa'alaikumsalam warahmatullahi wabarakatu. Kalian udh sampai ya. Oiya tunggu dulu mau bersiap."ucap Dila beranjak ke kamar. Hanya memakai balutan hijab warna hitam dan sedikit mempoles wajahnya agar fress. Dila tidak pernah berdandan mencolok. Apalagi dengan pemakaian wewangian, tidak boleh berlebihan. Setelah siap , mereka segera keluar rumah untuk pamit .
"Bi, kami pamit ya . Bi mina jaga rumah ya"ucap Dila yg mencium punggung tangan kanan bi mina disusul dengan Vira dan Caca.
"Enggeh non. Semangat kerjanya dan hati hati dijalan . Semoga lancar hari ini."
"Matur suwun bi. Kl gitu kami pamit. Assalamualaikum"
"kita juga pengen pamit ya bi . assalamualaikum."
"iya non . Wa'alaikumsalam ."jawab bi mina yang menutup pintu pagar rumah tersebut lalu melanjutkan untuk menyiram tanaman hias disamping pagar .
Mereka berangkat menggunakan mobilnya Caca. Setelah beberapa menit kemudian , tibalah mereka di stasiun radio. Sebuah bangunan yg bertingkat tinggi , sangat luas dan yg pasti ber AC . Terdapat fasilitas fasilitas yang lengkap. Disini lah tempat dimana Dila akan pekerja bersama kedua temannya.
Kembali lagi ke vira , caca dan dila . mereka sudah didalam gedung tersebut . Terlihatlah orang yg dimaksud Caca yaitu mba Dinda yg berperawakan cantik , berseragam bewarna hitam dengan rambut di ikat satu .
__ADS_1
"Assalamualaikum mba . Ini yg namanya Dila ."ucap Caca yg mengenalkan Dila .
"Wa'alaikumsalam ca. Oh ini Dila ya. Hallo ..."ramah mba Dinda yang melihat atas ke bawah . Menurutnya dila lah yg tepat .
"Haii mba ."ucap Dila juga ramah
"Apakah sudah siap bekerja hari ini ? Saya akan memberikan perlengkapannya."ucap mba Dinda .
"Siap mba ."jawab Dila . Mba Dinda pun memberikan tas yg berisikan baju kerja dan segala perlengkapan menjadi keamanan di stasiun radio . Setelah itu, Dila mengganti bajunya di ruang ganti. Kalian harus tahu yaa, Dila bekerja sebagai bagian keamanan hehe.
Saat ia sudah selesai berganti pakaian akhirnya keluar dari ruangan ganti...
"Wah ... Nanti saya bisa juluki satpam cantik nih ."goda mba Dinda
"Ah...bisa aja si mba ini ."ucap Dila malu .
"Hari ini pertama kerja ya Dila . Kamu nanti dikenalkan ke rekan kerja mu yg lain. Masalah jadwal saat kuliah sudah diatur . Trus kl tes rekaman nanti sore. "Jelas mba Dinda. Tes rekaman sebelum menjadi penyanyi yang menjadi pekerjaan lainnya.
"Nah buat kalian Caca dan Vira ikut mba mempersiapkan alat alat buat hari ini siaran radio."ucap mba Dinda
"Baiklah mba . Semangat ya sahabatku"ucap Caca.
"Yaudah kl gitu aku pamit semua . Tugas pertama insyaallah berhasil . Assalamualaikum ."pamit Dila
"Wa'alaikumsalam"ucap caca, Vira dan mba Dinda .
Dila pun pergi untuk bertugas sedangkan pakaian gantinya dan tasnya dibawa sama Vira . Ia berkenalan dengan rekan kerjanya yg rata rata laki laki . Seperti pak dhe Joni, pria berumur 49 tahun yg sangat ramah dan humoris sedangkan mas Ardi, pria berumur 30 tahun yang sangat sopan dan baik .
Sore pun tiba, Dila sudah selesai melaksanakan tugas nya. Dan kini yg harus dilakukan adalah ke tempat siaran yg terletak di lantai 2. Dengan menggunakan lift tidak akan butuh waktu lama ke atas. Saat terbuka, terlihat caca dan yg lainnya sudah menunggu nya dari tadi.
__ADS_1
"Assalamualaikum maaf ya mba telat ke atas." Salam Dila
"Wa'alaikumsalam . Tidak apa apa . Sekarang ganti baju mu dulu ya "perintah mba Dinda
"Oke mba din "ucap Dila . Ya sekarang Dila memanggilnya Dengan mba Din agar tak ke panjangan manggilnya.
Setelah itu dimulailah percobaan seperti vocal , musik dan pendukung nya . Ternyata Dila kebagian vokal dan juga mahir gendangannya, Vira hanya mahir gendangan saja sedangkan caca bagian gitar serta pendukung yg lain
Karena sudah hampir magrib mereka memutuskan untuk pulang dan istirahat besok datang lagi setelah kuliah untuk rekaman pertama . Sedangkan tugas keamanan Dila hanya ditugaskan saat ada tamu spesial saja.
"oiya dil, kamu udah baikan kan?"tanya vira.
Kini mereka sedang berjalan menuju pintu keluar untuk pulang. Caca, Dila dan Vira sudah pamit dari tadi. Namun Vira masih penasaran tentang apa yang saat ini Dila rasakan. apakah sudah membaik atau belum? Sebab Dila pernah merasakan pusing kemarin. Mungkin belum terbiasa dengan kegiatan kuliah.
"em..aku sudah baikan"singkat Dila yang tersenyum.
"syukurlah"lega Vira.
"dil kita harus tetap bersama, walau nanti dari kalian akan ada yang menikah."ucap Caca yang baru membuka suaranya.
"iih kok pikiranmu begitu caa"serempak Dila dan Vira.
"yaa, siapa tahu kan. kalian lulus kuliah bakal langsung nikah. Kita tidak tahu bukan"oceh Caca mengangkat bahunya.
"itu mah nanti aja dipikirinnya, yang penting sekarang belajar yang bener."ucap Dila yang menaiki motornya seraya memakai helm di kepalanya.
"kl begitu aku pamit pulang duluan yaa, assalamualaikum"pamit Dila
"wa'alaikumsalam, hati hati dijalan"serempak Caca dan Vira.
__ADS_1
bersambung....