
" Kamu sudah bilang kepada kak Rania? "Khanza mengangguk sambil tersenyum.
" Baiklah. Nanti, aku saja yang memberi tahu kepada kak Yenita. "jawab teman Fenita.
" Terimakasih. Kalau begitu, Ku pergi sekarang, ya. Kak Rania sudah menunggu di depan. "ujar Fenita. .
---------------------
" ya sampai jumpa. "jawab nya.
Khanza segera berjalan keluar dari pondok.
" Hei kha! "panggil kak Rania.
Khanza tersenyum dan menjawab sapaan.
" Semua sudah siap, kalau begitu, ayo, kita mulai bersenang senang! "Ujar kak Rania memulai perjalanan.
" Bersenang senang? "bisik Khanza.
Seorang gadis sebaya Khanza mendengar ucapan pelannya. Dia tertawa pelan." Kak Rania memang seperti itu. Menganggap pekerjaan ini kegiatan bersenang senang. "
Khanza tertawa pelan, sambil mengangguk.
" Oya, kamu kenapa tiba tiba ingin bergabung dengan kami?" tanya gadis itu.
"Aku ingin tahu saja bagaimana pengalaman mengumpulkan makanan." jawab Khanza.
Gadis itu tersenyum.. "kamu gadis dengan rasa ingin tahu besar ya." ujar nya.
Khanza terkekeh. "Oya namamu siapa?" tanya Khanza.
"Ayari" jawabnya.
__ADS_1
"Ah, iya, aku baru ingat, kamu orang yang kemarin menemukan banyak Kelkyo kan?" ujar Ayari.
Khanza mengangguk. "Ada apa? "tanya nya.
" Kamu keren sekali, "Ayari tersenyum kagum.
Khanza tersenyum malu." Sebenarnya, Kalkyo masih banyak di hutan itu. Aku ingin mengambilnya lebih banyakdi hutan itu. Aku ingin mengambil tetapi tidakempat. "ujar Khanza.
" kamu bersedia mencari nya lagi? "tanya Ayari.
" Tentu saja. Kwlkyo makanan favorit ku. Aku mau asal ada yang menemani mencari. "Khanza menjawab.
" Aku akan berusaha membantu kamu, kita mencari bersama, bagaimana? "
Khanza mengangguk.
" Biar aku izin kepada kak Rania. "
Saat itu juga ayari menghampiri kak Rania di depan, lalu mengutarakan kehendaknya. Kak Rania kemudian membicarakan nya dengan om David. Beberapa saat kemudian, Ayari kembali sambil tersenyum dan mengacungkan jempol.
"Kak Rania akan menemani kita. Tiga temanku lainnyajuga bersedia ikut, ditambahempat orang dari group laki laki." jawab Ayari.
Khanza tersenyum.
Hari itu, mereka membagi kelompok menjadi tiga. Satu kelompok memancing ikan. Satu kelompok memetik buah buahan dan menanam pohon kembali, satu kelompoknya lagimengumpulkan Kelkyo.
Grup yang mengumpulkan Kelkyo mulai mendapat pemahaman baru. Ternyata, pohon pohon Kelkyo yang sudah mati, dua jam kemudian akan tumbuh lagi. Titik titik tempat Kelkyo itu tumbuh tidak pernah berubah, Kelkyo pasti muncul di tempat yang sama.
Kesebelas orang pencari Kelkyo anggota menjadi sebelas karena Zeyn tiba tiba mengajukan diri untuk bergabung menandai titik titik Kelkyo engan kayusetinggi 0,5 meter. Jadi, sambilmenunggu Kelkyo itu tumbuh kembali. Mereka juga mencari Kelkyo Kelkyo lain bersama Khanza.
"Hei aku menemukan Kelkyo!" ujar Zeyn.
Sembilan pencari menoleh.
__ADS_1
"Yang mana?" ucap Khanza sambil mendekati Zeyn yang empat langkah darinya.
Zeyn menunjuk kan sebuah pohon. "itu pohon Kelkyo kan?"
"Ah benar bagaimana kamu menemukan nya?" Khanza bertanya.
"aku hendak mengambil Kelkyo disana, tanpa sengaja melihat pohon ini. Hehehhee." jawab Zeyn sembari menyeringai.
"Keberuntungan" Khanza tersenyum.
"Jangan lupa beri tanda disana." ujarnya.
Khanza terus mencari mengikuti firasatnya. Semakin lama, dia semakin terbiasa dan lebih cepat mendapatkan kanya. Khnza tersenyum ketika ketiga belas kalinyabmenemukan titik pohon Kelkyo. Gadis itu berjongkok, lalu men cabut pohonnya.
.
.
.
.
.
* \~typo bertebaran\~
**Hallo readers ini adalah novel pertama author maaf jika ada kesalahan typo atau yang lainnya. **
Beri like dan favorite kan episode kesukaan kalian
__ADS_1
**Terimakasih **