Glory After Rebirth

Glory After Rebirth
Chapter 21. Membuka Lembaran Baru Pendidikan


__ADS_3

Dua Minggu setelah retaknya segel spiritual, semua negara di seluruh penjuru dunia telah memulai perbaikan besar besaran pada semua infrastruktur yang hancur akibat bercanda besar itu.


Meskipun dengan sumber daya manusia yang terbatas, pembangunan itu masih terbilang cepat karena semua orang bekerja sama untuk memulihkan ekonomi global.


Bahkan dalam waktu dua hari, satelit baru telah diluncurkan dan membuat siaran televisi bisa kembali dinikmati oleh dunia, bukan hanya itu, internet dan gawai juga sudah mulai dipulihkan karena bagi banyak negara, informasi adalah sesuatu yang sangat penting untuk memulai pembangunan.


Perekonomian juga mulai tumbuh perlahan lahan dengan kondisi ekonomi seluruh dunia yang hampir lumpuh, dan masalah utamanya adalah sumber pangan.


Karena insiden retaknya segel spiritual, dunia mulai kacau dan semua produk pangan yang seharusnya bisa digunakan untuk kebutuhan beberapa tahun mendatang banyak yang lenyap.


Sebenarnya bukan lenyap tapi bahan makanan itu tertimbun oleh runtuhan dan ada beberapa yang ikut naik ke pulau melayang yang keberadaannya tersebar di seluruh dunia, sampai sejauh ini pulau terapung yang dilaporkan sudah mencapai tiga puluh pulau.


Luas bumi yang sebelumnya hanya 509 juta kilometer kini telah meluas hingga menyentuh angka 2,5 miliar kilometer, naik lima kali lipat dibandingkan dengan luas sebenarnya.


Tentunya untuk memenuhi bumi seluas itu diperlukan ribuan atau bahkan jutaan tahun lamanya mengingat saat ini populasi manusia hanya 20% dari total keseluruhan yang artinya hanya tersisa 1,5 milyar orang.


Di beberapa stasiun tv yang tersebar di berbagai negara dan dunia, satu hal yang paling menarik perhatian adalah keputusan pemerintah untuk menciptakan sebuah lembaga pendidikan yang berdasar pada basis pelatihan.


Hal ini didasari oleh sebuah pernyataan dari beberapa kultivator mengenai bencana yang lebih besar lagi di masa depan dan untuk menghentikan bencana itu, diperlukan kekuatan seorang kultivator.


Jika seseorang sudah menjadi seorang kultivator, maka peluang bertahan hidup mereka akan semakin besar dan bisa saja sebagai seorang kultivator, mereka memimpin perubahan pada dunia.


Itu adalah pernyataan yang datang dari beberapa kultivator terkemuka di negara China dan semua negara dengan senang hati melakukan hal yang sama dengan China karena melihat banyaknya korban jiwa di negara mereka.


Menjadi kultivator memang bukan sebuah pilihan tapi keharusan jika ingin terus bertahan hidup.

__ADS_1


****


"Kira kira pelajaran macam apa yang akan kita dapatkan di hari pertama sekolah ini?"


"Aku kurang tau, baru kali ini aku masuk akademi yang hanya fokus untuk melatih kekuatan"


"Yah, apapun tidak masalah asalkan tidak saling membunuh satu sama lain, kalian tahu di film dan komik yang beredar, banyak dijelaskan bahwa untuk memilih seseorang yang memiliki kekuatan mereka dipaksa untuk bertarung hidup dan mati"


Ketika mendengar hal itu, semua orang yang mendengarnya hanya bisa menelan ludahnya, mereka tidak bisa membayangkan apa yang akan terjadi pada diri mereka setelah mereka masuk ke dalam akademi.


Apakah kematian yang akan menunggu mereka atau apa hingga seorang pemuda dengan dua pengawal masuk ke akademi.


Sontak saja hal itu menarik perhatian semua orang, mereka menolehkan kepala mereka ke arah orang itu dan menemukan tuan muda Guan Ji Duan masuk ke dalam akademi yang sama dengan mereka.


Bisa dikatakan bahwa keluarga Guan merupakan keluarga bangsawan kelas atas yang menduduki dan bisa mengatur pemerintahan sesuai apa yang mereka inginkan.


Bahkan negara sekalipun belum tentu berani mengambil tindakan terhadap mereka jika mereka melakukan pelanggaran tapi sejauh apa yang diketahui, keluarga Guan tidak pernah melakukan tindakan yang melanggar hukum karena dalam keluarga ini terdapat hukum keluarga yang mana jika seseorang melanggarnya maka bisa saja dia dikeluarkan dari daftar keluarga dan lebih buruknya lagi mereka akan diasingkan ke sebuah negara yang jauh.


"Apakah benar disini tempat Wang Xiang menempuh pendidikannya?"


"Benar tuan muda, setelah penyelidikan yang kami lakukan, kami menyadari bahwa memang disinilah tempat tuan Wang menempuh pendidikan" 


"Bagus, cari dia karena ada sesuatu yang ingin aku bicarakan dengannya dan ingat satu hal, jangan pernah memaksanya" Ujar Guan Ji Duan.


Bagi semua bawahan Guan Ji Duan, identitas dari Wang Xiang adalah sesuatu yang sangat besar karena tidak diketahui pemuda itu memiliki gelagat aneh dan mencurigakan.

__ADS_1


Justru Wang Xiang hanya tampak seperti murid pada umumnya dan menurut penjelasan pemuda itu di dalam kereta, ada sesuatu yang sangat besar dibalik keluarga Wang karena meskipun mereka berusaha mencari di berbagai sumber dan Intel rahasia, mereka tidak bisa menemukan keluarga Wang dan hanya identitas keluarga misterius yang muncul.


Entah kebetulan atau apa, mereka semua beranggapan bahwa Wang Xiang diberikan nama bukan berdasar silsilah keluarga, pemberian nama itu hanya asal asalan dari orang tuanya agar terkesan Wang Xiang memiliki silsilah keluarga.


Kendati demikian tetap saja identitas dari orang tua Wang Xiang juga tidak diketahui seolah pemuda itu lahir dari kekosongan dan kehampaan.


"Kami akan segera mengurusnya tuan muda, tuan hanya tinggal duduk santai menunggu hasilnya" Ujar salah satu penjaga sambil membungkukkan badannya kemudian dia pergi dari sana.


"Wang Xiang, sebenarnya apa yang ada di dalam dirinya sampai sampai keluarganya sangat misterius bahkan tidak bisa ditemukan di semua sumber informasi di dunia" Guman Guan Ji Duan.


Ketika dia berpikir sudah menemukan titik terang mengenai Wang Xiang, titik terang itu seolah ditelan oleh kegelapan yang sangat dalam yang menghancurkan akal sehatnya, bahkan bagi Guan Ji Duan yang memiliki banyak sumber informasi, untuk mencari identitas dari satu orang saja mereka harus kerepotan dan mengerahkan semua yang mereka miliki hanya untuk mendapatkan satu bintik kecil dari kebenaran itu sendiri.


Yang jelas untuk saat ini Guan Ji Duan berpikir bahwa berhubungan baik dengan Wang Xiang adalah sebuah tindakan yang tepat karena selain mengetahui mengenai penyakit yang dia derita, Wang Xiang juga memiliki bakat yang sangat tinggi dalam kultivasi.


"Kepada mahasiswa yang bernama Wang Xiang, dimohon untuk datang ke sumber suara sekarang karena ada hal mendesak"


"Sekali lagi kepada mahasiswa yang bernama Wang Xiang, dimohon untuk datang ke sumber suara sekarang karena ada hal mendesak"


Suara yang begitu lantang terngiang ngiang di telinga semua orang termasuk Guan Ji Duan membuat pemuda itu mengerutkan alisnya.


"Bawahanku benar benar orang paling bodoh yang pernah aku temui, bisa bisanya dia mengumumkan hal semacam itu ditempat seperti ini, sepertinya aku harus sedikit mendidiknya setelah ini" Guman Guan Ji Duan menepuk jidatnya sendiri.


Apa yang dilakukan oleh bawahannya telah menarik perhatian semua orang yang ada di sana dan Guan Ji Duan sangat membenci hal itu, semua mata tertuju ke arahnya menganggap mereka aneh karena biasanya untuk mencari seseorang di akademi, mereka harus memberitahukan hal itu kepada pihak sekolah dan menyerahkan masalah pemanggilan kepada mereka.


Yah setidaknya hal itu berlangsung selama beberapa saat karena setelahnya terlihat Wang Xiang, Gu Wushen, Fang Yin dan Qin Fen datang menghampiri sumber suara.

__ADS_1


__ADS_2