Glory After Rebirth

Glory After Rebirth
Chapter 79. Bertarung Melawan John dan Rox (Bagian 2)


__ADS_3

"Kau mengancamku, kau tahu aku bisa saja menghabisi rekanmu dengan mudah saat ini dan aku yakin kau tidak akan bisa melakukan apapun untuk menghentikanku" Ujar Wang Xiang sambil sedikit menolehkan kepalanya ke arah Rox.


"Aku tidak peduli dengannya, lagi pula jika kau menghabisinya maka aku akan langsung menghancurkan kepalamu!" ujar Rox dengan tatapan mata yang dingin tapi dibalik itu Wang Xiang menyadari, aura membunuh yang dipancarkan dari tubuhnya sedikit berkurang dibandingkan dengan sebelumnya.


"Orang ini aneh dan tidak terduga, aku tidak boleh lengah, siapa tahu dia telah menyiapkan jebakan untukku" 


"Apakah mungkin dia adalah orangnya, orang yang akan membawa perubahan bagi dunia ini dan semua orang yang hidup di dalamnya, tapi dilihat dari manapun dia terlihat biasa saja" 


Batin keduanya sambil saling menatap satu sama lain, mereka berdua memiliki pemikiran masing masing tentang satu sama lain tapi terlihat baik Wang Xiang maupun Rox tidak ada yang mau mengalah.


"Rox menyingkir dari sana!" ujar John yang mana setelah pemuda itu mengatakan hal itu, palu raksasa yang ada di tangan Golem melesak menuju ke arah Wang Xiang. Wang Xiang baru menyadari bahwa John telah pergi dari pengawasannya, bahkan anak itu telah melancarkan serangan terhadap nya ketika dia sedang berbicara serius dengan Rox.


Begitu melihat paru itu bergerak menuju ke arah Wang Xiang, Rox dengan cepat pergi dari sana meninggalkan Wang Xiang sendirian menerima hantaman keras dari palu.


Begitu palu itu menghantam Wang Xiang, suara ledakan yang sangat besar terjadi di ikuti oleh gelombang kejut yang menyapu area seluas 100 m, banyak orang terpental karena terkena gelombang kejut yang dihasilkan dan debu menutupi tempat berdirinya Wang Xiang saat ini.

__ADS_1


"Hahahah, Rox, kau lihat dia sekarang mungkin sudah menjadi gumpalan daging yang siap untuk disantap" Ujar John sambil tertawa terbahak bahak, dia berpikir Wang Xiang sudah tidak bernyawa karena baik Rox maupun John tidak bisa merasakan Danqi keluar dari tubuh pemuda itu ketika serangan dilancarkan.


"Jangan seneng dulu, aku merasa semua ini masih belum berakhir" 


"Apa yang kau takutkan, bukankah dia sudah menerima seranganku, tidak pernah ada yang bisa menahan serangan itu bahkan kaisar dunia sekalipun, apalagi dia tidak menggunakan Danqi menahannya, bisa dipastikan dia akan mati!" Ujar John dan setelahnya sebuah suara membuat John dan Rox terkejut sampai mereka tidak bisa berkata kata.


"Jadi aku yang pertama bisa berharap dari serangan ini dengan tangan kosong, merupakan sebuah kehormatan bagiku karena mendapatkan pujian itu" suara Wang Xiang terdengar dari debu debu yang menyelimuti tempat nya berada dan Golem yang melancarkan serangan sebelumnya. Ketika debu debu itu mulai menipis baik Rox maupun John dibuat terdiam dan hampir mati karena terkejut melihat Wang Xiang menahan serangan palu yang begitu besar dengan kedua tangannya.


"Mustahil, kau bukan manusia! Kau pasti adalah monster dengan topeng wajah manusia!" Ujar John menunjuk ke arah Wang Xiang sambil mundur beberapa langkah ke belakang.


Dia melepaskan tangan kanannya dan mengambil pedang yang sebelumnya disimpan ke dalam cincin penyimpanannya ketika dia menahan serangan dari Golem kemudian Wang Xiang mengalirinya dengan Danqi yang sangat besar sebelum menebas palu besar yang dibawa oleh Golem hingga palu itu terbelah menjadi dua bagian seperti halnya Wang Xiang memotong tahu.


Tidak berhenti disana, gerakan demi gerakan dilakukan oleh Wang Xiang dengan gerakan yang sangat cepat dan dalam beberapa detik kemudian, tubuh Golem itu pecah dan berubah menjadi beberapa kepingan baru yang tidak berguna meskipun nantinya akan membentuk ulang Golem yang baru.


"Apa yang kau lakukan? Kenapa golemku tidak meledak ketika hancur?" Tanya John yang tidak percaya dengan apa yang dia lihat. Wang Xiang tidak hanya memotong dan mencincang golemnya menjadi beberapa bagian kecil, pemuda itu juga membuat Golem yang dikeluarkan tidak meledak seperti apa yang dia tahu ketika dihancurkan.

__ADS_1


"Mudah saja, kau tinggal mengubah susunan pola pada Golem ini maka BOOM…Golem ini tidak akan meledak bahkan aku bisa membuatnya berhenti beregenerasi tapi sepertinya hal itu sulit untuk dilakukan jadi aku cepat cepat menghancurkannya" Ujar Wang Xiang sambil membersihkan bilah pedangnya dari tanah yang menempel di pedangnya.


"Kalau kau memang bisa membuat Golem itu tidak beregenerasi kenapa kau tidak melakukan hal yang lebih besar, sebagai contoh adalah menghadapi makhluk kura kura raksasa yang ada tiba tiba muncul dan membuat kekacauan!" Ujar Fox. Terlihat Fox lebih tenang dibandingkan dengan John tapi tetap saja anak itu yang paling mengerikan, dia selalu menyiapkan busur panahnya dan bersiap melancarkan serangan jikamana serangan itu memang dibutuhkan.


"Kalian tau apa, binatang spiritual itu bukan binatang spiritual biasa melainkan sosok yang disebut sebagai monster, aku sudah mencoba menyerangnya tapi proses regenerasinya sangat cepat, aku tidak memiliki kemampuan untuk menghancurkan atau menghentikan regenerasi makhluk hidup yang ukurannya tidak wajar sepertinya" Ujar Wang Xiang menatap ke arah keduanya yang mana ketika dia menatap keduanya kini giliran Fox yang menyerang Wang Xiang.


Serangan anak panah melesat dari busur panah yang dimiliki oleh Fox dan bukan hanya satu, ada ratusan anak panah bergerak ke arah Wang Xiang dengan satu tembakan yang dia lancarkan.


Seperti mengeluarkan anak panah dari udara kosong, Fox menyerang Wang Xiang tanpa henti yang mana hal itu menciptakan hujan pedang yang begitu lebar ke arahnya dan tanah yang dilalui oleh anak panah akan berubah menjadi makan anak panah saking banyaknya anak panah yang ditembakkan.


Bahkan dari salah satu sudut jika dilihat maka anak panah itu membentuk sebuah jalan memanjang yang bergerak mengikuti kemana arah Wang Xiang bergerak.


Suara dentingan pedang yang berbenturan dengan anak panah terdengar memenuhi udara. Meskipun Wang Xiang diserang oleh banyak anak panah dia masih bisa menghindarinya dengan menangkis anak panah dengan pedangnya atau memotongnya menjadi dua bagian.


"Ini tidak ada habisnya, kalau begitu begini saja!" Ujar Wang Xiang yang mana setelah dia mengatakan hal itu pedang yang ada di tangannya diselubungi oleh unsur api yang terlihat membakar pedang Wang Xiang beserta lengan kanannya.

__ADS_1


Wang Xiang melakukan gerakan gerakan elegan tapi mematikan dengan pedang yang ada di tangannya dan terlihat saat ini Wang Xiang seperti menari di tengah lautan api karena setiap ayunan dari pedang yang ada di tangannya menciptakan jalur api yang membakar semua anak panah yang mendekat ke arahnya.


__ADS_2