Glory After Rebirth

Glory After Rebirth
Chapter 42. Jurus Kemurkaan


__ADS_3

'Blam' Ledakan keras terjadi ketika sebuah toya menghujam ke daratan. Tanah terangkat beberapa meter ke atas bersamaan dengan getaran dan gelombang kejut yang sangat besar menyapu area sekitar mereka.


"Sial, menghadapi mereka bertiga sama saja dengan mencari kematian. Tapi aku tidak bisa membiarkan mereka mendapatkan persik jiwa ini apapun yang terjadi" Gumam siluman kerbau memandangi cincin penyimpananya dimana buah persik yang dia maksud disimpan.


Dia kembali mengalihkan perhatiannya pada siluman ular yang bergerak ke arahnya kemudian dia menyiapkan dua kapak miliknya.


"Tidak ada pilihan lain selain melakukan ini, jurus ini seharusnya aku gunakan ketika memperebutkan posisi ketua dalam kelompok, tapi jika aku tidak mengeluarkannya maka aku yang akan mati!" Siluman kerbau membatin dan setelah beberapa saat, tubuh siluman kerbau memancarkan aura berwarna merah darah.


Di Bawah kakinya muncul beberapa lingkaran dengan pola yang sangat unik yang mana lingkaran itu seperti menyemburkan energi yang begitu kuat pada siluman kerbau.


"Hahaha, jurus Kemurkaan ini benar benar kuat seperti apa yang aku harapkan" Teriak siluman kerbau dengan semangat. Dia bisa merasakan kekuatan besar mengalir di seluruh tubuhnya ketika dirinya diselimuti oleh aura merah itu.


"Ada yang salah dengan orang itu, cepat habisi dia!" ujar siluman singa. Tapi dia terlambat memperingatkan semua mengenai bahaya yang ada di depan mereka karena tepat setelah beberapa saat, kapak yang digunakan oleh siluman kerbau memotong sabit yang ada di tangan siluman ular dengan potongan yang sangat rapi.


"Gawat!" Siluman ular menyadari bahwa dirinya saat ini bukan lawan dari ancaman besar di hadapannya justru sebaliknya, siluman kerbau adalah ancaman baginya.


"Kau ingin mundur. Jangan mimpi bisa melakukannya!" Siluman kerbau mengayunkan kapak di tangannya ke arah siluman ular yang mana ayunan kapak itu berhasil menyayat perut siluman ular hingga terlihat darah menetes dari perut siluman itu dengan cukup deras.


"Sialan!" Terlihat siluman ular duduk sambil memegangi luka yang dia derita, dia tidak menyangka bahwa siluman kerbau menyembunyikan sesuatu sekuat itu di dalam dirinya.

__ADS_1


"Segera pulihkan dirimu, kami akan menahannya!" ujar siluman singa maju beberapa langkah ke depan, kali ini kedelapan kepalanya membuka mulutnya tapi energi yang terkumpul terlihat berbeda dibandingkan dengan sebelumnya.


Ada lingkaran aneh dengan beberapa pola yang sulit untuk dimengerti berputar di dalam mulut singa itu.


"Raungan Raja" Siluman singa menembakkan beberapa bola energi ke arah siluman kerbau yang mana setiap bole energi mengandung elemen yang berbeda.


"Menyerangku hanya dengan jurus konyol seperti ini, jangan mimpi!" Ujar siluman kerbau yang mana setelah mengatakan hal itu. Ujung kapak yang ada di tangan kanannya mulai menyala dan membentuk sebuah lingkaran jurus.


"Teknik kapak, pertahanan tanpa batas!" Ujar siluman kerbau yang mana setelah mengatakan hal itu dia menebas setiap bola energi yang terarah padanya dan memantulkan setiap serangan yang terarah padanya.


'Blar…Blar…Blar…" Ledakan demi ledakan terjadi silih berganti ketika bola energi yang dilemparkan oleh siluman kerbau menghantam daratan ataupun pohon.


Di satu sisi semua pohon yang dihantam oleh sebuah bola energi terbakar, di sisi lain membeku menjadi es, bahkan ada yang membentuk potongan sangat rapi ataupun hancur berkeping keping.


Seharusnya serangan yang dia lakukan tidak bisa dibelokkan karena jika serangan itu berbenturan dengan sesuatu, maka secara otomatis serangan itu akan meledak. Tapi bukannya meledak di tempat yang semestinya, serangan itu justru bisa dibelokkan oleh siluman kerbau.


"Dia membakar umurnya sendiri untuk bertambah kuat, sulit dipercaya bahwa ada orang yang begitu bodoh melakukan hal itu, meskipun apa yang dia lakukan bisa meningkatkan kekuatan, kecepatan dan ketahanan sebanyak lima kali lipat, tapi hal itu hanya berlaku sementara dan setelah semuanya, dia akan sekarat atau kemungkinan terburuknya akan mati" Ujar Wang Xiang yang mengamati pertarungan dari jauh.


Dia cukup mengenal teknik yang digunakan oleh siluman kerbau. Kemurkaan adalah sebuah jurus yang memungkinkan penggunanya untuk bertambah kuat beberapa kali lipat dalam kurun waktu tertentu.

__ADS_1


Bagi kebanyakan kultivator. Jurus yang satu ini adalah jurus terlarang karena beresiko menghilangkan nyawa penggunaanya dan sangat dilarang untuk diajarkan.


Meskipun jurus yang satu ini mampu memperkuat semua atribut, tapi bayarannya adalah nyawa, meskipun tidak mati mungkin kedepannya melakukan pelatihan akan sangat sulit karena jurus yang satu ini selain membawa resiko kematian, juga memberikan beban yang sangat besar pada penggunanya.


"Jika dugaanku benar maka dia akan berusaha mengakhiri semuanya dengan cepat!" ujar Wang Xiang dan benar saja, seperti apa yang terlihat saat ini siluman kerbau menghentakkan kakinya ke tanah dan menerbangkan beberapa batu tepat ke depannya sebelum dia memukul semua itu dengan kapak yang ada di tangannya.


"Kalian bertiga adalah pengecut yang tidak berguna, matilah!" Teriak siluman kerbau dengan tawa yang memenuhi tempat itu.


Semua batu yang diterbangkan oleh siluman kerbau terarah pada ketiga siluman yang masih bingung dengan situasi yang mereka hadapi saat ini.


Mereka merasa aneh dengan apa yang dilakukan oleh siluman kerbau karena secara mengejutkan kekuatannya meningkat dengan sangat pesat.


Tapi siluman monyet tidak membiarkan dirinya larut dalam perasaan nya, dia berdiri di depan yang lain kemudian dengan Toya perak yang ada di tangannya, dia menghancurkan setiap batu yang terarah pada mereka.


"Aku harus mengerahkan semua yang aku miliki untuk menghadapinya" Ujar siluman monyet yang mana setelah menghancurkan semua batu yang dilemparkan ke arah mereka, dia melemparkan Toya perak miliknya dan terlihat Toya itu membesar hingga sebesar pilar dengan diameter satu meter dan berat yang mencapai satu ton dan terus memanjang ke atas langit.


"Terimalah kematianmu!" Teriak siluman monyet yang mana setelah mengatakan hal itu, dia mengayunkan Toya yang begitu berat ke arah siluman kerbau yang terlihat terkejut.


Memang berat awal dari Toya emas itu hanya berada di kisaran satu ton, tapi setelah toya itu bertambah panjang lima kali lipat, beratnya juga bertambah sebanyak lima kali lipat.

__ADS_1


"Kau ingin mengalahkanku dengan senjata yang kau dapatkan dari tempat tidak jelas itu. hanya dalam mimpimu!" ujar siluman kerbau yang mana setelah mengatakan itu, aura merah yang menyelimuti dirinya terlihat semakin tebal dan kedua matanya bersinar merah darah.


Tanpa ada yang menduga, siluman kerbau membakar kehidupannya sendiri lebih cepat dari sebelumnya yang mana kini siluman kerbau hanya memiliki satu menit sebelum dirinya benar benar tewas.


__ADS_2