
Setelah kaki kiri depan makhluk kura kura raksasa menghantam tanah, terlihat di mata Wang Xiang kaki kanan makhluk kura-kura raksasa juga terangkat ke atas setelah beberapa menit kemudian.
Tekanan yang begitu besar terlihat mulai bergerak menuju daratan dan memberikan tekanan yang sangat besar terhadap semua hal yang ada di bawahnya tanpa terkecuali, Wang Xiang yang melihat hal itu dengan cepat bergerak kesana karena dia melihat banyak orang yang ada di sana yang mengalami luka berat akibat hempasan angin dari langkah kaki kiri sebelumnya.
Semua manusia yang berhadapan dengan makhluk kura kura raksasa kini terlihat seperti seekor semut yang menghubungi kura kura dewasa, mereka benar benar tidak memiliki peluang meskipun jumlah mereka cukup banyak.
"Meskipun dirantai dengan rantai yang begitu besar, kenapa kura kura ini masih bisa melancarkan serangan sebesar dan sekuat ini?" Ujar Wang Xiang, dia berusaha secepatnya terbang ke arah kaki kanan agar langkah kaki makhluk itu tidak menghantam tanah tapi terlambat.
Jarak yang sangat jauh antara dirinya dan kaki kanan menghalangi niat baik Wang Xiang untuk menolong semua orang hingga mereka semua berakhir di bawah kaki kura kura raksasa.
Wang Xiang hanya bisa terdiam menatap semua itu, pandangannya tertuju ke arah rantai yang mengekang kura kura dan menancap dalam ke tanah, rantai itu memang terlihat tidak putus atau tergores sedikitpun tapi rantai itu terlihat keluar dari tanah dan terlihat lebih panjang dibandingkan dengan sebelumnya.
Entah apa yang menghubungkan antara rantai itu dengan makhluk kura kura tapi dilihat dari segi manapun, rantai itu adalah senjata spiritual tingkat tinggi yang sangat langka.
Wang Xiang sudah kehilangan satu satunya bantuan yang dia miliki yaitu orang orang dari dunia ini, meskipun dia tahu bahwa mereka bukanlah yang terbaik tapi setidaknya mereka berani menghadapi kematian yang terlihat di depan kepala mereka.
__ADS_1
Sangat sulit menemukan orang orang seperti mereka dan sekarang Wang Xiang harus menghadapi kura kura itu sendirian dengan kemampuan yang dia miliki.
Tapi ketika Wang Xiang berpikir dirinya berada di sana sendiri, dia melihat tiga orang yang berada di ujung kaki kanan kura kura dengan tubuh bergetar ketakutan, hanya satu meter jarak mereka dengan tubuh kura kura itu dan hanya dipisahkan oleh sebuah bayang kayu yang ukurannya tidak seberapa.
Mungkin mereka terkena tekanan yang begitu besar sampai sampai membuat ketiganya terlihat menjadi bodoh tapi setidaknya mereka adalah orang yang selamat dari langkah kaki yang dilakukan oleh binatang spiritual raksasa itu.
"Ada orang yang selamat" Ujar Wang Xiang lantas pemuda itu melesak menuju ke arah ketiga orang itu karena mungkin saja mereka bisa menjadi kunci mengalahkan makhluk itu karena selama ini mereka tinggal di dunia yang sama.
Setidaknya mereka tahu mengenai legenda atau rumor yang saling berhubungan dengannya.
"Benar benar menakutkan, benar benar menakutkan, aku ingin segera pulang dan pergi dari sini" Ujar Siris dengan tubuh bergetar dan terlihat Rudra dan Fiko juga sama ketakutan dengan apa yang ditunjukkan oleh Siris.
Tapi tetap saja semua itu mengerikan karena jika makhluk kura-kura memajukan langkahnya beberapa meter saja mungkin mereka akan berubah menjadi jus daging di bawah kaki makhluk itu.
Ketika ketiganya berpikir Semua telah berakhir, terlihat seseorang melesak ke arah mereka dengan kecepatan yang luar biasa menembus semua batasan yang ada hingga beberapa menit kemudian dia sampai di dekat ketiganya.
__ADS_1
Perawakan pemuda itu cukup tampan tapi ada yang aneh dari apa yang mereka lihat saat ini, disamping terlihat bahwa pemuda itu memiliki usia antara dua puluhan tahun dari postur dan segala aspek yang ada, mereka bisa melihat jiwa orang itu berusia ribuan tahun dan hal itu bukanlah hal yang sering dijumpai bahkan mungkin belum pernah mereka bayangkan sebelumnya.
"Ternyata masih ada orang yang selamat dari pijakan maut makhluk ini, aku ingin membahas beberapa hal dengan kalian tapi tidak ditempat ini karena sangat berbahaya" Ujar Wang Xiang, dia menarik keras baju mereka bertiga dan melesak terbang menjauh dari jalur yang mungkin saja dilalui oleh kura kura raksasa sekaligus dampak dari langkah kaki yang dia lakukan.
Beberapa menit kemudian Wang Xiang telah tiba di sebuah bukit yang berjarak kurang lebih dua ratus kilometer dari kura-kura raksasa. Memang jarak itu tidak terlalu jauh tapi dengan jarak itu setidaknya dampak dari serangan dapat sedikit dikurangi.
"Terimakasih tuan kau sudah menolong kami, kami akan mengingat Budi baik yang tuan berikan pada kami" Ujar Rudra dan yang lainnya sebelum mereka berbalik dan berniat pergi dari sana, mereka tidak ingin mencari masalah dengan makhluk sebesar itu setelah semua yang terjadi tapi sebelum mereka berhenti, tiga bilah pedang menancap di depan mereka membuat mereka menghentikan langkah kaki yang seharusnya mereka gunakan untuk pergi menyelamatkan diri.
"Kalian mau kemana? Urusan kita dengan makhluk itu, jangan berusaha melarikan diri dari masalah karena aku bisa saja meledakkan kepala kalian" Ujar Wang Xiang membuat ketiganya menghentikan langkah mereka sedetik kemudian.
Mereka tidak menyangka bahwa orang seperti Wang Xiang yang mereka sangka adalah orang baik adalah orang yang sangat kejam bahkan dia tidak segan meledakkan kepala seseorang jika orang itu melakukan apa yang tidak dikehendaki.
Meskipun mereka tidak yakin apakah yang dikatakan oleh Wang Xiang benar atau salah, tapi ketiganya sama sama memilih waspada terhadap Wang Xiang karena baik usia maupun tingkat pelatihan pemuda itu masih samar Samar Di Mata mereka.
"Anu tuan, sepertinya menghadapi makhluk itu hanya dengan kita berempat bukan hal yang bijak, kami berniat mencari bantuan di kota terdekat berharap mereka mau membantu" Ujar Siris dengan keringat yang mengalir dari dahinya.
__ADS_1
"Benar itu benar, kita hanya ingin pergi mencari bantuan, tidak lebih dari itu jadi tuan tidak perlu khawatir dan jangan bertindak berlebihan" Ujar Rudra menanggapi apa yang dikatakan oleh Siris.
"Heh, dengan tipuan kecil yang kalian berikan padaku, kalian pikir bisa mengelabuhiku" Tanya Wang Xiang dengan senyuman mengerikan menatap ketiganya yang mana membuat mereka hanya menelan ludahnya sendiri.