Glory After Rebirth

Glory After Rebirth
Chapter 29. Kekuatan Dari Kerja Keras


__ADS_3

'Blam' Ledakan besar terjadi seakan akan ada kebocoran gas yang disambar oleh kobaran api, gabungan api dan angin yang dilakukan oleh Wang Xiang membuat api yang dia keluarkan jauh lebih besar dibandingkan dengan sebelumnya dan karena bertemu dengan kabut racun, ledakan besar tidak terelakan.


Entah bagaimana menjelaskannya, racun meledak karena disulut oleh api? Hal itu memang sangat sulit untuk dijelaskan tapi bagi Wang Xaing, hal itu cukup mudah untuk dipahami.


Dia cukup mengenal jurus yang dikeluarkan oleh Wu Nandong, jurus itu memang membuat pelindung racun yang menyelimuti seluruh tubuh tapi disisi lain, ada bahan kimia yang mudah terbakar di dalam racun yang dikeluarkan.


Ketika bahan kimia itu disatukan dengan oksigen dan ditabrakkan dengan api, maka ledakan akan terjadi.


Mendapati satu satunya jurus yang dia pelajari dipatahkan oleh Wang Xiang membuah Wu Nandong mengangga tidak percaya, beberapa saat yang lalu dia berpikir dengan kekuatan yang dia miliki saat ini sudah tidak ada orang yang berani menentangnya tapi siapa sangka, dengan kekuatan yang tidak seberapa Wang Xiang bisa mengalahkannya bahkan mendorongnya sampai ke situasi yang tidak menguntungkan.


"Apa apaan dia, jelas jelas aku lebih kuat dibandingkan dengannya tapi kenapa dia bisa menangkis jurus yang aku keluarkan, ini benar benar tidak mungkin" Wu Nandong berusaha tidak mempercayai apa yang dilihatnya karena baginya kekuatan adalah yang paling menentukan dalam pertarungan.


"Kau sudah melihat perbedaan besar antara kita berdua, kau mungkin bisa mengatakan dirimu adalah orang yang kuat tapi ada perbedaan dari sudut pandang setiap orang mengenai kekuatan, bagiku kekuatan yang sebenarnya adalah mengenai kerja keras dan bukan didapat secara instan" Ujar Wang Xiang, setelah mengatakan hal itu dia berlalu pergi meninggalkan kekesalan di hati Wu Nandong sementara banyak orang mulai mengagumi apa yang dikatakan oleh Wang Xiang.


Kekuatan berasal dari kerja keras. Pernyataan itu memang bukan hal yang salah tapi di satu sisi selain kerja keras, jika menginginkan kekuatan maka harus diikuti oleh ketekunan dalam melakukannya karena kekuatan tidak bisa didapatkan secara instan.


Wu Nandong hanya bisa merapatkan tangannya memandangi kepergian Wang Xiang, entah kenapa dia merasa bahwa sahabatnya telah mengkhianati dirinya dan mempermalukannya di hadapan banyak orang.


"Xiang, lihat saja suatu hari nanti kau akan mendapatkan balasan atas apa yang kau lakukan padaku!" ujar Wu Nandong. Dia tidak tahu saja saat ini Wang Xiang pergi dengan senyuman cerah di wajahnya.


"Xiang, ternyata kau disini kami mencarimu kemana mana setelah kau dibawa oleh Guan Ji Duan itu tapi kami tidak bisa menemukan keberadaanmu" Ujar Gu Wushen dengan nafas yang ngos ngosan.

__ADS_1


Dia tahu bahwa pemuda itu baru saja berlari menuju ke arahnya dan terlihat dibelakangnya Fang Yin dan Qin Fen yang tidak mau melepaskan nonanya itu.


"Xiang, apakah kau baik baik saja? Guan Ji Duan tidak melakukan apapun padamu bukan?" Tanya Fang Yin, terlihat wajah wanita itu khawatir dan dari kedua pipinya terlihat rona merah yang cukup jelas.


"Aku baik baik saja, tapi kenapa pipimu merah? Apakah kau sakit?" Tanya Wang Xiang yang mana membuat Fang Yin terkejut dan sontak menutup wajahnya dengan erat.


Wang Xiang tidak tahu bahwa apa yang dirasakan oleh Fang Yin padanya adalah cinta karena selama ribuan tahun, kedekatannya dengan Xin Rou tidak sampai membuat pipi wanita itu merah atau sikapnya berubah ketika berada di dekat Wang Xaing.


Mungkin kedekatannya dengan Xin Rou kala itu hanya sebatas kekasih dan keduanya benar benar tidak merasakan apa yang namanya cinta, karena itu Wang Xiang tidak tahu atau mungkin tidak peka selama ribuan tahun karena dekat dengan orang yang salah.


Ditengah perasaan malu yang ditunjukkan oleh Fang Yin, Gu Wushen mulai menarik Leo menuju ke suatu tempat.


"Kita semua sudah mengecek mengenai bakat dan ikut dalam pembagian kelas, hanya tinggal kau saja" Ujar Gu Wushan pergi meninggalkan Fang Yin yang saat ini berada dalam perasaan malunya.


"Kita disini dulu Fen, aku merasa tidak bisa bertemu dengan Xiang untuk beberapa waktu" Ujar Fang Yin dengan nada yang dipenuhi oleh keraguan.


***


Wang Xiang dibawa oleh Gu Wushen menuju sebuah tempat dimana ada semacam teknologi yang disiapkan ditengah tengah altar yang lebar.


Teknologi itu berbentuk seperti sebuah bola gelembung raksasa yang mana di atasnya terdapat tiga hal yang dinilai, pertama adalah kekuatan Danqi, kedua adalah unsur, dan ketiga adalah tingkat pelatihan dan bakat.

__ADS_1


Ketiga hal ini akan menentukan kelas yang akan ditempati oleh peserta yang melalui ujian, entah itu kelas paling rendah, paling tinggi atau biasa biasa saja, semua itu ditentukan dari alat yang di siapkan saat ini.


"Nostalgia sekali dengan dulu, dulu alat ini sempat hancur karena aku memasukkan kekuatan dari unsur yang aku miliki, sekarang kemungkinan juga sama tapi aku akan mencoba untuk mengendalikannya agar yang lain juga bisa menggunakannya" Guman Wang Xiang, dia maju ke depan karena memang tidak ada antrian untuk siapa yang mau mengikuti ujian.


Kebanyakan orang yang berkumpul di sana hanya ingin melihat potensi dari setiap orang, jika orang itu memiliki potensi yang sangat besar maka mereka akan mengikutinya sementara jika potensi yang dimiliki lemah, maka jangan salahkan takdir jika mereka akan dipandang rendah.


"Jangan gugup, kau hanya perlu meletakkan tanganmu di alat ini dan cobalah alirkan Danqi ke dalamnya, secara otomatis alat ini akan mencatat kekuatan Danqi milikmu " Ujar pengawas ujian.


Wang Xiang hanya mengangguk, meskipun dia sudah tahu apa kegunaan dari alat itu, mendengarkan arahan dari pengawasan memang tidak salah dan hal itu juga bertujuan agar dia tidak dicurigai orang yang melakukan kecurangan dan mencari informasi mengenai ujian itu.


Wang Xiang meletakkan tangannya ke dalam alat itu dan seketika, cahaya bersinar cukup terang dan gelembung gelembung mulai bermunculan seolah olah alat ujian itu adalah wadah air yang mendidih.


Banyak gelembung yang bermunculan bahkan membuat pengawas cukup terkejut karena dia bisa melihat tingkat pelatihan Wang Xiang hanya sebatas Prajurit tingkat 5 tapi kekuatan dari Danqi yang dimiliki oleh pemuda itu hampir menyamai orang yang berada di tingkat prajurit langit tingkat 1.


"Apa selanjutnya?" Tanya Wang Xiang mengejutkan pengawas itu dan dia dengan cepat melanjutkan penjelasannya.


"Akhem, setelah itu kau alirankan unsur milikmu ke dalam alat ujian, jika kau tidak bisa mengalirkannya maka cukup bayangkan kekuatan alam yang ada di dalam dirimu" Ujar pengawas itu diikuti oleh anggukan kepala Wang Xiang.


"Semoga saja ini tidak meledak seperti dulu" Guman Wang Xiang, dia mengalirkan unsur miliknya dan menahan kekuatannya sebisa mungkin agar teknologi yang digunakan tidak meledak.


Ketika unsur milik Wang Xiang masuk, gerakan aneh mulai terlihat dari alat untuk mengukur kekuatan dan gejolak yang luar biasa terjadi di dalamnya.

__ADS_1


Cahaya dengan berbagai warna keluar secara bergantian dan kekuatan penghancuran yang sangat kuat seolah berusaha untuk merusak alat pengukur itu.


Bahkan dalam beberapa kesempatan alat itu mengembang semakin besar dan ketika Wang Xiang melihat situasi mulai tidak terkendali, dia menarik tangannya dari alat pengukur sebelum hal tidak diingikan terjadi.


__ADS_2