
"Aku kira siapa ternyata si kutu buku, apa yang kau inginkan sampai datang mencariku dengan sangat mencolok seperti ini?" Tanya Wang Xiang membuat Guan Ji Duan semakin mempertajam tatapannya pada bawahannya yang menyiarkan bahwa Wang Xiang harus datang ke sumber suara.
"Lupakan mengenai mencolok atau tidak, ada sesuatu yang ingin aku bicarakan denganmu" Ujar Guan Ji Duan menghela nafas panjang.
"Baiklah kalau begitu, kalian bertiga bisa pergi untuk memperkuat diri kalian, aku masih ada urusan dengan tuan muda Guan" Ujar Wang Xiang kemudian dia dengan santainya berjalan pergi dari sana bersama dengan Guan Ji Duan meninggalkan pertanyaan besar pada semua orang yang ada di sana.
"Apakah Xiang menyinggung orang itu?"
"Sepertinya tidak, aku mengenai tuan muda Guan cukup baik dan dia tidak perlu melakukan semua ini hanya karena seseorang Menyinggungnya, dia hanya perlu menjentikkan tangannya dan semua masalahnya akan selesai begitu saja"
"Sebenarnya keluarga Guan itu keluarga seperti apa? Kenapa aku belum pernah mendengar mengenai mereka?"
"Wushen,keluarga Guan merupakan keluarga hukum yang paling berpengaruh di seluruh China, mereka seperti hukum itu sendiri, menguasai pasukan militer dan perekonomian hampir di seluruh China, bahkan negara sekalipun harus berpikir dua kali untuk bersinggungan dengan mereka" Ujar Fang Yin.
Penjelasan yang diberikan oleh Fang Yin membuat Gu Wushen menganga tidak percaya, jika memang hubungan Wang Xiang dengan Guan Ji Duan bukanlah dendam melainkan persahabatan, maka sudah bisa dipastikan tidak akan ada orang yang berani menyinggung Wang Xiang jika mereka tahu akan hal itu.
Bahkan Gu Wushen merasakan kengerian di punggungnya ketika mengingat dirinya pernah membully Wang Xiang sebelum bencana dimulai.
"Untung saja aku dan Wang Xiang sekarang adalah teman, aku tidak bisa membayangkan apa yang terjadi padaku jika aku menyinggungnya seperti dulu" Batin Gu Wushen menelan ludahnya kemudian dia menatap seekor kucing yang ada di bawah kakinya dan tampak mencari sesuatu.
"Katty, kalau kau mencari tuanmu dia pergi kesana dengan beberapa orang berpakaian hitam" Ujar Gu Wushen menunjuk arah perginya Wang Xiang.
__ADS_1
Kucing itu menatap ke arah Gu Wushan selama beberapa saat sebelum pergi meninggalkan mereka tanpa mengucapkan sepatah katapun.
"Setidaknya ucapkan terima kasih" Ujar Gu Wushen yang tampak lesu karena sikap dari Katty selalu dingin terhadapnya, entah kenap tapi kucing itu selalu bersikap manja terhadap Wang Xiang dan juga para gadis tapi giliran dengannya, sikapnya bahkan sedingin gunung es.
"Yah yah, mungkin kucing itu memiliki penilaian sendiri mengenai tingkat ketampanan seseorang" Ujar Qin Fen yang mana membuat hati Gu Wushen semakin hancur.
"Bahkan aku dipandang jelek oleh seekor kucing" Ujarnya putus asa.
"Yah yah, kalian semua jangan mempermasalahkan hal itu, mungkin Katty hanya ingin berbicara dengan Wang Xiang, lagipula dengan adanya Katty di sisinya tidak akan ada orang yang berani menyentuh Wang Xiang, lebih baik kita masuk ke kelas dan memilih tempat duduk sekalian pilihkan tempat duduk untuk Wang Xiang" Ujar Fang Yin canggung karena dia belum pernah menenangkan orang yang dipandang buruk oleh seekor kucing betina.
"Ya" Ujar Gu Wushen dengan nada seolah dia adalah orang paling menderita di seluruh dunia.
Sesuatu yang bahkan seseorang dengan julukan profesor tidak boleh mengetahuinya karena apa yang ingin dibahas adalah penyakitnya.
Wang Xiang mungkin hanya orang biasa tapi kata kata yang keluar dari mulutnya seperti sebuah keajaiban seperti anjuran untuk menggunakan tanaman tanaman langka untuk meredakan rasa sakit dan diagnosis yang sangat tepat mengenai penyakitnya hanya dengan sekali lihat yang mana dokter manapun tidak akan bisa menandingi kemampuannya.
"Jadi bagaimana? Apakah resep obat yang aku berikan berguna?"
"Sebelumnya aku ucapkan terimakasih saudara Xiang, berkat resep obat yang kau berikan penyakitku sedikit mereda" Ujar Guan Ji Duan dengan tulus "Mengenai bahan obat yang kau minta aku sudah menyiapkannya" Tambahnya lantas Guan Ji Duan mengeluarkan beberapa bahan obat yang diminta oleh Wang Xiang yang mana diikuti anggukan kepala pemuda itu.
"Bahan obat yang kalian kumpulkan cukup lengkap, hanya saja masih kurang angrek es"
__ADS_1
"Mengenai itu, kami benar benar tidak tahu dimana menemukannya bahkan tidak ada catatan mengenai bahan obat yang kau minta" Ujar Guan Ji Duan panik, dia takut obat yang dijanjikan oleh Wang Xiang tidak akan siap kapanpun. Terlebih bahan obat yang diminta oleh Wang Xiang benar benar tidak termasuk ke dalam satupun spesies tanaman yang ada di bumi.
"Tidak masalah, aku memilikinya dan aku bisa memberikannya padamu"Ujar Wang Xiang kemudian dia mengeluarkan sebuah bunga berwarna biru terang yang mana dari bunga itu memancarkan bawa dingin yang sangat kuat.
Bunga itu benar benar mirip seperti bunga angrek pada umumnya tapi dari tangkai sampai dengan kelopak bunga hanya terlihat seperti sebuah es yang dibentuk sedemikian rupa.
Jika saja bunga itu tidak bergerak layaknya bunga pada umumnya, semua orang pasti akan mengira bahwa bunga yang Wang Xiang keluarkan dari udara kosong adalah sebuah patung es berbentuk bunga.
"Aku akan mulai meracik obat untukmu, kau bisa menunggu diluar bersama dengan para penjagamu" Ujar Wang Xiang kemudian dia menyiapkan bahan bahan lainnya.
"Terimakasih atas bantuannya, jika obat itu benar benar bekerja aku bersumpah akan memberikanmu apapun yang aku miliki"
"Sudahlah, aku membutuhkan banyak konsentrasi untuk membuat obat ini jadi berikan aku sedikit waktu"Ujar Wang Xiang dengan serius lantas Guan Ji Duan keluar dari ruangan itu setelah mengucapkan terima kasih.
Setelah kepergian Guan Ji Duan, Wang Xiang kemudian mulai menyalakan api di tangan kanannya dan membakar beberapa bahan obat yang diberikan oleh Guan Ji Duan hingga membuat semua bahan berubah menjadi unsur cair.
Sebenarnya mustahil bagi seseorang tanpa unsur api mengendalikan api sebaik Wang Xiang yang tidak memiliki unsur itu di dalam dirinya. Hanya saja unsur kekuatan bintang yang ada di dalam diri Wang Xiang bisa membuatnya mempelajari dan menggunalan unsur lain.
Di kehidupan pertamanya Wang Xiang telah melatih hampir semua unsur sehingga mengendalikan api untuk membuat obat bukanlah sesuatu yang sulit baginya.
"Setelah semua bahan obat mencair dan berubah menjadi esensi, sekarang hanya tinggal memasukkan bahan obat utamanya" Ujar Wang Xiang melemparkan angrek es ke dalam api yang dia buat yang mana setelahnya kepulan asap memenuhi ruangan itu.
__ADS_1