
"Kau mencoba mengancamku dengan nyawa mereka bertiga, heh sayangnya sepertinya nyawa mereka bertiga sekalipun tidak akan cukup untuk mengancamku!" ujar Wang Xiang dingin. Kata kata yang keluar dari mulut Wang Xiang membuat baik Rudra dan yang lainnya terkejut, mereka tidak menyangka bahwa Wang Xiang bisa membiarkan nyawa mereka bertiga berada dalam bahaya hanya untuk kepentingannya sendiri tapi sebenarnya apa yang dilakukan oleh Wang Xiang memiliki tujuan lain.
"Kau benar benar tidak peduli dengan nyawa mereka bertiga, kalau begitu kami tidak akan sungkan untuk menghabisi mereka semua di depan mata kepalamu!" ujar Rox yang mana setelah dia mengatakan hal itu, dia menarik busur panahnya hingga tegang dan tiga anak panah muncul diselimuti oleh cahaya.
Jika saja anak panah itu melesat dan menembus tubuh ketiganya maka sudah bisa dipastikan bahwa mereka bertiga akan jatuh dalam jurang neraka tanpa batas yang dikenal sebagai kematian.
Setelah beberapa waktu terlihat Rox masih belum menembakkan anak panahnya, di sisi lain semua orang yang melihat apa yang dilakukan oleh Rox mulai merasa kelelahan tapi mereka tidak mengungkapkan hal itu karena mereka tahu jika dibandingkan dengan Rox dan John, mereka tidak ada apa apanya.
"Kenapa kau tidak segera membunuh mereka? Apakah kau benar benar serius untuk membunuh mereka atau tujuanmu hanya satu yaitu membunuhku, aku katakan padamu saja. Meskipun kau memiliki kekuatan yang mampu mengakhiri nyawa mereka bertiga, semua itu bukan tujuan yang kau inginkan bukan? Aku tau Tujuaumu yang sebenarnya adalah aku? apa yang kau inginkan dariku?" Wang Xiang mengarahkan pandangannya pada Rox, dia tau bahwa tujuan orang itu adalah dirinya karena selama pertarungan yang mereka lakukan, Wang Xiang tahu bahwa tidak ada niatan membunuh dari orang itu terhadapnya.
Hal itu tentu bertolak belakang dari apa yang dilakukan oleh John karena pemuda itu terus menerus melancarkan serangan yang bertujuan untuk membunuh Wang Xiang meskipun nyatanya semua serangannya berhasil dipatahkan dengan kekuatan yang dimiliki oleh Wang Xiang.
"Kau lebih pintar dari apa yang aku bayangkan!"Ujar Rox, dia menurunkan anak panahnya dan menyimpan busur yang dia gunakan sambil melangkah meninggalkan Rudra dan yang lainnya menuju ke arah Wang Xiang.
Apa yang dilakukan oleh Rox membuat semua orang termasuk John berusaha untuk menghentikannya, akan tetapi mereka berusaha untuk menahan apa yang ingin mereka lakukan karena kali ini terlihat Rox sangat serius.
__ADS_1
Jarang melihat anak itu berekspresi yang sangat serius seperti sekarang dan jika ekspresi wajah yang ditunjukkan oleh Rox menjadi serius, artinya telah terjadi sesuatu yang mengganggunya dan dia membutuhkan jawaban atas apa yang mengganggunya itu.
"Aku tidak tahu siapa kau sebenarnya dan seberapa gila kekuatan yang kau miliki, tapi aku tahu satu hal bahwa kau tidak berasal dari dunia ini, sebenarnya apa yang kau sembunyikan dariku dan apa yang ada di dalam dirimu?" Tanya Rox sedikit mendekatkan wajahnya ke arah Wang Xiang membuat pemuda itu hanya menunjukkan senyuman tipis di wajahnya.
"Jika kau ingin tahu mengenai identitas ku maka kau tidak akan menemukan hal lainnya selain aku berasal dari dunia lain, kau pikir aku akan memberikan semua hal mengenai diriku pada orang seperti kalian yang memancarkan aura hitam tidak jelas dari tubuhnya?" Tanya Wang Xiang dan kali ini dari wajah Wang Xiang senyuman berpindah menuju wajah Rox dan bukan hanya senyuman tipis melainkan senyuman yang lebar selebar mentari pagi yang menyinari dunia.
"Jadi kau memang orangnya ya, kalau begitu itu baik untukku dan semua orang yang ada di dunia ini" Ujar Rox sebelum dia berbalik dan kembali ke tempatnya sebelumnya.
"Lepaskan mereka dan kumpulkan semua pasukan yang ada di kota, kita akan bergerak menuju ke arah makhluk raksasa itu" ujar Rox yang tentu saja membuat semua orang terkejut bahkan John menatap tajam ke arah Rox tidak percaya atas apa yang baru saja dia katakan.
"Tunggu, apa yang kau lakukan Rox, kau bilang melepaskan mereka. Apa yang dia lakukan terhadapmu sampai sampai kau berubah sikap seperti ini?" Tanya John dengan sorot mata yang sangat tajam diarahkan pada Rox.
"Tuan Rox, tapi saat ini pasukan kita masih belum cukup untuk menghadapi makhluk kura kura raksasa itu, bagaimana mungkin kita mengirim pasukan kita sekarang?"
"Kalian memang tidak tahu tapi aku merasa kita sudah memiliki kunci untuk menyelesaikan semua masalah yang terjadi pada dunia ini" Ujar Rox. Dia menghentikan langkahnya dan melirik ke arah Wang Xiang sejenak sebelum kembali melangkahkan kakinya pergi.
__ADS_1
Semua orang sebenarnya ingin bertanya apa yang diinginkan oleh anak itu sampai sampai dia mengambil keputusan yang menurut mereka sangat membahayakan karena kekuatan dari Wang Xiang yang sangat besar sekaligus keterlibatan mereka dengan binatang spiritual.
"Lalu bagaimana dengan dia, apakah kau benar benar melupakannya semudah itu?" Tanya John menunjuk ke arah Wang Xiang dengan perasaan kesal di wajahnya.
"Lupakan semua ini dan fokus pada makhluk kura kura yang bisa saja menghancurkan dunia, kita tidak memiliki banyak waktu" Ujar Rox meninggalkan Wang Xiang.
"Heh orang itu ternyata bisa bersikap lembut meskipun aku tidak tahu apa yang dia maksud" Ujar Wang Xiang, dia berjalan menuju ke arah Rudra dan yang lain lantas melepaskan ikatan yang membatasi pergerakan mereka bertiga.
"Apakah kalian baik baik saja?" Tanya Wang Xiang setelah mengatakan hal itu tapi setelahnya respon yang didapatkan berbeda dari apa yang dia bayangkan.
Fiko melompat ke arah Wang Xiang dan menerkamnya sambil mengarahkan sebuah pukulan tertahan tepat di depan Wajah Wang Xiang.
Tentu apa yang dilakukan oleh Fiko adalah hal paling gila karena jika sampai Wang Xiang marah dan membalas apa yang dia lakukan terhadapnya maka jangan tanya nasib seperti apa yang akan menunggunya.
"Kau benar benar monster, kau mengorbankan nyawa kami begitu saja, kau kira kami ini apa sampai sampai kau melakukan semua ini pada kami ha?" Tanya Fiko menatap tajam ke arah Wang Xiang dengan mata yang sedikit memerah.
__ADS_1
"Bukankah kalian tau sendiri kalian ini apa, kalian adalah seorang pengecut yang bahkan lebih rendah dibandingkan orang orang dari dunia ini yang dikenal sebagai sampah dan orang gila"Ujar Wang Xiang membuat ketiganya tersentak diam di tempat mereka berada saat ini.
"Kalian bahkan lebih rendah dari mereka yang berkorban untuk dunia ini dan membiarkan nyawa mereka melayang untuk generasi berikutnya bahkan kalian tidak ada artinya jika dibandingkan dengan semua orang biasa yang mencoba memberikan perlawanan, meskipun makhluk itu besar dia bisa dikalahkan dengan kerja sama dari semua pihak" Ujar Wang Xiang membuat Fiko dan yang lainnya terdiam, sebelumnya yang ada di dalam pikiran mereka hanya kabur dan melarikan diri tapi setelah mendengar apa yang dikatakan Wang Xiang mereka menyadari bahwa diri mereka adalah orang yang sangat bodoh dan tidak berguna.