Glory After Rebirth

Glory After Rebirth
Chapter 47. Langkah Yang Diambil Keluarga Mou


__ADS_3

Hujan pedang seolah tidak berhenti menghancurkan wilayah sekitar para pembunuh. Bahkan beberapa orang yang sebelumnya masih berlaku lalang di sekitar tempat kejadian sudah melarikan diri karena takut akan imbas dari serangan yang dilancarkan oleh Wang Xiang terhadap para pembunuh yang terlihat tidak terkendali.


Para pembunuh tidak bisa melarikan diri karena pedang yang ditembakkan oleh Wang Xiang seakan akan mengunci target serangannya dan beberapa saat kemudian keduanya benar benar menyerah dengan keadaan yang harus mereka terima.


Mereka berdua berhenti menghindar dan membiarkan pedang pedang Wang Xiang menghujam ke tubuh mereka yang rapuh dan beberapa saat kemudian kedua pembunuh itu meregang nyawa setelah ditusuk oleh beberapa pedang.


Mereka memilih untuk terbunuh bukan tanpa alasan, sebelumnya mereka berpikir serangan yang dilakukan oleh Wang Xiang akan berhenti setelah pemuda itu kehabisan Danqi tapi setelah beberapa menit bukannya melemah, serangan yang dilakukan oleh Wang Xiang justru semakin cepat.


Setelah kedua pembunuh itu terbunuh Wang Xiang mengarahkan kepalanya ke arah Dewi bunga yang mengamatinya dari dekat dengan senyuman yang begitu cerah.


Terlihat pipi wanita itu memerah memandangi Wang Xiang dengan senyuman tipis yang Terukir di wajahnya.


"Aku ingin tahu alasanmu memanggilku sebagai keluargamu, bisa jelaskan padaku kenapa kau melakukan semua ini di depan mereka?" Tanya Wang Xiang menatap ke arah Dewi Bunga dengan tatapan yang tajam.


Wang Xiang memang memikirkan berbagai kemungkinan yang mungkin menjadi alasan dari wanita itu tapi dia ingin mendengarkan jawaban itu langsung darinya. Tidak mungkin wanita itu menganggapnya sebagai satu-satunya saudara tanpa alasan.


"Ah maaf karena aku belum memperkenalkan diriku padamu, namaku adalah Wang Ling, senang bertemu denganmu" Ujar Dewi Tabib membuka mata Wang Xiang.


Setelah dua kehidupan dia jalani, kini dia tahu bahwa ada keluarganya yang masih hidup. Dia tidak mengetahui bahwa semua itu juga berhubungan dengan semua yang dia lakukan untuk mengubah beberapa orang menjadi teman dekatnya dan tindakannya menyelamatkan banyak orang.

__ADS_1


Bisa dikatakan takdir yang sebelumnya Wang Xiang lihat sebelumnya tidak akan dilihat untuk kedua kalinya karena pemuda itu telah berhasil merubah takdir dunia meskipun dia tidak menyadarinya.


"Tu…tunggu dulu, jangan bercanda denganku! Kau pikir aku mudah untuk dibohongi seperti apa yang terlihat?" Tanya Wang Xiang gugup karena dia memang tidak tahu apa yang harus dia lakukan untuk saat ini.


Semua kejadian yang terjadi terlalu tiba tiba baginya membuat Wang Xiang cukup syok.


"Aku tidak bercanda denganmu, namaku adalah Wang Ling dan kita berasal dari keluarga yang sama" Ujar Dewi Bunga kemudian dia memejamkan matanya dan beberapa gambaran muncul di atas kepalanya beserta pola yang lebih rumit dibandingkan dengan semua pola yang pernah Wang Xiang lihat.


Pola yang terbentuk terdiri dari 2003 jenis pola yang berbeda di masing masing sudut dengan perputaran yang melawan arah jarum jam.


Dalam gambaran yang diperlihatkan oleh Dewi bunga, terlihat beberapa hal yang sangat mengerikan terjadi dan semua itu adalah pembantaian.


Jadi meskipun dia tidak memiliki pengalaman dan segala macam hal, dia bisa mengetahui semua kejadian dan ingatan mengenai masa depan yang dilihat oleh leluhurnya mulai dari hancurnya segel spiritual, munculnya kekuatan kekuatan besar dan tergulingnya kekuasaan dari keluarga Wang.


Bisa dikatakan bahwa jika Wang Xiang memiliki ingatan dari pengalaman di masa depan, Wang Ling memiliki ingatan yang diwariskan dari masa lalu.


Kembali ke dalam cerita. Melihat pembantaian yang diperlihatkan oleh Wang Ling membuat Wang Xiang mengepalkan tangannya dengan erat. Dia tahu bahwa orang orang yang dibantai dalam gambaran itu adalah keluarga Wang karena terdapat bendera yang terbakar dalam gambaran itu bertuliskan Wang.


Selain itu ada lima orang dengan pakaian yang berbeda berdiri di depan seorang pria yang tengah sekarat, Wang Xiang bisa membaca ekspresi wajah kelimanya yang mana mereka berlima sepertinya adalah orang orang yang ada di balik pembantaian keluarga Wang dan Wang Xiang mengukir wajah kelimanya di dalam pikirannya dan berharap dia memiliki kesempatan untuk membalas dendam kepada mereka.

__ADS_1


"Apakah kau percaya dengan apa yang aku katakan sekarang? Mungkin kau juga sulit menerima semua itu, akupun juga kesulitan menerimanya ketika ingatan itu muncul di dalam kepalaku, melihat pembantaian yang dilakukan pada keluarga sendiri rasanya" Terlihat Wang Ling akan meneteskan air mata tapi dengan cepat Wang Xiang memeluk gadis itu untuk menenangkannya.


"Kita akan membalas apa yang mereka lakukan kepada keluarga kita cepat atau lambat, entah itu keluarga kuno, organisasi tengkorak atau dunia sekalipun, mereka tidak akan lepas dari tanganku" Ujar Wang Xiang sambil mengelus rambut halus milik Wang Ling.


****


"Dia tidak masuk ke akademi selama lima hari? Kamana dia sebenarnya?" Terlihat Mou Rong sedang menikmati anggur merah sambil menatap keluar jendela kediamannya menatap puing puing hancur yang tak terhitung jelasnya.


Di belakangnya terlihat beberapa orang dengan pakaian hitam tengah memberikan laporan mengenai penyelidikan yang diperintahkan olehnya untuk mencari tahu keberadaan dari Wang Xiang dan asal usul dari pemuda itu.


"Maaf tuan Mou, saya rasa orang yang dimaksud oleh tuan muda Yuan tidak ada karena kami tidak hanya tidak menemukannya di akademi yang dimaksud tapi kami tidak menemukan informasi mengenai orang itu sedikitpun menandakan orang itu benar benar tidak ada"


"Jadi kalian ingin mengatakan bahwa Mou Yuan berbohong begitu? Asal kalian tau saja. Keluarga Wang adalah keluarga yang sangat berbahaya dan jika bukan karena ramalan dari Wang Ergou saat itu mungkin aku bisa bersikap tenang, cari lagi sampai kita mendapatkan informasi itu. Aku merasa ada orang yang berusaha membantu Wang Xiang menyembunyikan identitasnya, jika kau menemukannya maka habisi dia apapun latar belakangnya" Ujar Mou Rong sambil menggoyangkan minuman yang ada di gelasnya.


"Laksanakan tuan" Ujar orang-orang yang memberikan laporan kemudian mereka pergi dari sana.


"Aku tidak pernah berpikir bahwa ada anggota keluarga Wang yang masih hidup, jika saja kemampuan keluarga Wang bukan untuk melihat masa depan maka aku tidak akan sepanik ini setelah mendengar mengenai Wang Xiang ini" Gumam Mou Rong menenggak habis minuman yang dia bawa sebelum dia berbalik pergi.


Tapi bukankah kalian merasa aneh? Siapa yang menyembunyikan identitas Wang Xiang dari keluarga Mou? Dan bagaimana dia melakukannya dengan begitu rapi tanpa ada orang yang menyadarinya? Tunggu jawabannya di chapter berikutnya!

__ADS_1


__ADS_2