
Gerakan yang sangat cepat, sebuah bayangan melompat dari satu pohon ke pohon lainnya yang mana setiap kali bayangan itu berpindah tempat, banyak mayat yang berjatuhan dengan kematian yang sangat mengerikan.
Tak berlebihan jika menyebut bayangan hitam yang bergerak dari satu pohon ke pohon yang lain saat itu adalah malaikat maut yang sedang mencari mangsa.
Kemanapun ada mangsa yang terlihat, bayangan hitam itu selalu menghampirinya dan tidak akan segan untuk membantai mereka jika jawaban yang mereka berikan tidak memuaskan.
"Sudah lima puluh orang yang aku habisi tapi aku masih belum tahu keluarga mana saja yang terlibat dalam pembantaian itu, mungkin mereka semua hanyalah orang orang biasa yang tidak mengetahui mengenai banyak hal, lebih baik aku menangkap pemimpinnya untuk bertanya mengenai masalah ini" Ujar Wang Xiang lantas dia melesak pergi tanpa meninggalkan bayangan.
"Apa yang kalian katakan?" Jia Long menatap dua orang pria yang memberikannya laporan dengan tubuh yang sedikit bergetar ketakutan.
"Tuan Long, kami menemukan banyak anggota keluarga kita terbunuh dan semua harta yang mereka bawa dicuri oleh orang" Ujar salah satu dari mereka, tubuhnya tidak henti hentinya bergetar ketakutan ketika memberikan laporan mengenai hal ini karena mereka tahu bahwa Jia Long pasti akan marah besar jika dia mengetahui mengenai hal itu dan apa yang dipikirkan oleh keduanya memang benar.
Terlihat Jia Long meremas tangannya dengan sangat erat sebelum dia menatap ke arah keduanya.
"Suruh semua orang yang masih hidup untuk kembali, kita tidak bisa mengambil resiko untuk berpencar karena orang yang membunuh orang orang kita pasti akan melancarkan aksinya lagi" Ujar Jia Long dengan tatapan yang dipenuhi oleh amarah.
Pria itu berusaha menahan amarahnya agar tidak meledak karena dia takut jika dia marah dan sampai lepas kendali, anggota keluarga Jia juga akan kerepotan.
Tapi meskipun dia berusaha menahan amarahnya, terlihat dari wajah pria itu bahwa dia sangat sangat marah dengan apa yang terjadi.
Tidak mau mengambil resiko dan memancing Jia Long lebih marah lagi, kedua orang yang memberikan laporan segera pergi untuk melaksanakan apa yang diminta oleh pria itu.
__ADS_1
Menurut keduanya bukan keputusan bijak untuk memancing seekor singa yang sedang marah.
Setelah beberapa menit kemudian terlihat barisan dua puluh orang yang berkumpul di satu tempat, semua orang terlihat mencari cari sesuatu yang tidak ada di sana dan apa yang mereka cari adalah Anggota keluarga mereka yang belum datang.
Setidaknya ada lima puluh anggota keluarga mereka yang belum datang di tempat itu, selain itu terlihat Jia Long sangat merah mengetahui bahwa hanya dua puluh orang yang berkumpul di depannya.
"Kalian berdua apakah ingin aku bunuh? Aku sudah bilang kumpulkan semuanya kenapa hanya ini!" Bentak Jia Long pada dua orang yang ia minta untuk memanggil anggota keluarga yang lain tapi di Mata Jia Long, kedua orang itu tidak melakukan apa yang dia minta.
"Tuan Long, maaf sebelumnya karena kami berkata seperti ini, dari semua anggota keluarga yang kita bawa kemari hanya ini yang tersisa sementara yang lain sudah tewas" ujar salah satu dari mereka yang mana tubuh orang yang menyampaikan pesan itu bergetar ketakutan.
Dia tahu meskipun dia mengatakan kebenaran mengenai apa yang terjadi Jia Long pasti akan marah besar karena kehilangan anggota keluarga bagi keluarga Jia adalah kerugian yang sangat besar.
"Jangan bercanda, tidak mungkin ada yang bisa menghabisi kelompok kita secepat ini dan tanpa ada orang yang tahu!" ujar Jia Long membentak bawahannya dengan sangat keras yang mana hal itu membuat semua orang yang melihat kedua anggota keluarga mereka dibentak habis habisan hanya bisa merasa iba karena mereka tidak tahu duduk masalah dalam pembicaraan itu sehingga mereka tidak bisa membantu.
"Siapa kau sebenarnya!" ujar Jia Long menatap ke arah Wang Xiang, meskipun dia merasa curiga dia tidak serta menyerang Wang Xiang begitu saja karena menghabisi lima puluh orang dalam waktu yang singkat tidak mungkin dilakukan oleh satu orang, dia berpikir ada beberapa orang yang bersembunyi di balik Wang Xiang meskipun sebenarnya tidak ada apapun.
Jia Long hanya mengambil resiko yang kecil karena dia tidak tahu informasi mengenai Wang Xiang.
"Aku? Kalian pasti sudah tahu mengenai sumpah dari keluarga Wang bukan? Aku datang untuk menuntut sumpah itu dari kalian" Ujar Wang Xiang yang mana hal itu membuat Jia Long tersentak.
"Ka…kau adalah anggota keluarga Wang, bagaimana mungkin? Kami sudah memastikan bahwa semua anggota keluarga Wang dihabisi, bagaimana kau bisa hidup?" Tanya Jia Long menunjuk ke arah Wang Xiang.
__ADS_1
Dia menolak percaya bahwa Wang Xiang adalah anggota keluarga Wang karena bagi semua keluarga kuno, sudah tidak ada lagi orang yang menggunakan marga Wang setelah keluarga Wang dihancurkan.
"Ti..tidak mungkin, kau pasti bercanda dan mengatakan omong kosong!" ujar Jia Long.
"Kau bisa menganggapku seperti itu tapi satu hal yang perlu kau ingat, aku tidak akan membiarkan kalian hidup dengan tenang" Ujar Wang Xiang sambil mengeluarkan sebilah pedang yang cukup ikonik bagi keluarga Jia.
Sebuah pedang dengan bilah berwarna seputih salju dengan butiran butiran petir yang mengambang di udara.
"Kau benar benar membunuh mereka! Kalian semua habisi dia! Siapapun yang berhasil mendapatkan kepalanya aku berjanji akan mengangkatnya sebagai salah satu tetua" Ujar Jia Long menunjuk ke arah Wang Xiang yang mana karena iming iming menjadi tetua membuat semua orang bersemangat untuk menghabisi Wang Xiang.
Toh dia hanya seorang diri jadi tidak mungkin mereka yang berjumlah dua puluh orang dikalahkan.
"Bukanlah kalian terlalu percaya diri sebagai keluarga Kuno, oh ya aku hampir lupa dengan apa yang ingin aku tanyakan pada kalian, kalau boleh tau keluarga kuno mana saja yang terlibat dalam pembantaian keluarga Wang saat itu?" Tanya Wang Xiang sambil memegangi dagunya.
Meskipun keluarga Jia menang dalam jumlah, bagi Wang Xiang yang sudah mencapai ranah Kaisar dunia, bukan masalah menghadapi mereka semua sekaligus bahkan dia bisa menghabisi mereka hanya dengan beberapa jurus yang dikeluarkan terlebih jurus yang dikeluarkan oleh Wang Xiang semakin meningkat setelah dia memahami mengenai pola.
"Heh, kami tidak akan memberitahu hal itu pada orang yang akan mati" Ujar Jia Long diikuti senyuman lebar dari Wang Xiang.
"Kau yakin aku yang akan mati?" tanya Wang Xiang, dia mengangkat jari telunjuknya ke atas dan sebuah lingkaran berwarna merah muncul dengan beberapa pedang yang melayang di udara.
Tentu saja hal itu membuat semua orang terkejut bahkan mereka tidak bisa berkata kata, melihat serangan seperti itu tanpa menunggu jeda waktu dalam penggunaanya, siapapun yang melihat pasti tahu bahwa Wang Xiang bukan orang biasa.
__ADS_1
"Tunggu dulu, sepertinya ada kesalahpahaman disini" Ujar Jia Long, dia tidak cukup bodoh untuk mencari masalah dengan Wang Xiang jadi dia ingin mencoba bernegosiasi dengan pemuda itu.