
Blar…seekor paus baru saja melompat dari air dan menerjang ke arah Wang Xiang, melihat hal itu pemuda itu reflek menghindar dengan melompat ke samping tapi beberapa saat kemudian Wang Xiang harus melompat lagi karena selain gelombang air yang sangat tinggi bergerak ke arahnya, beberapa hiu dengan gigi yang terbuat dari perak melompat ke arah ya dan mengatupkan mulutnya hingga menciptakan ledakan besar ketika gigi gigi perak mereka bertemu.
Wang Xiang memanfaatkan kesempatan paus yang mengincarnya dengan berlari ke arah dimana banyak hiu bergigi perak yang bergerak ke arahnya, akibatnya suara ledakan terus terjadi ketika para hiu mengira bahwa paus besar yang berada di belakang Wang Xiang adalah makanan mereka.
Mereka menggigit paus itu dengan gigi gigi tajam yang ketika bertemu satu sama lain akan meledak tapi terlihat paus yang mengejar Wang Xiang tidak terluka sedikitpun bahkan terlihat baik baik saja setelah rentetan ledakan menghujaninya.
"Datang masalah lainnya" Guman Wang Xiang yang mana dia melihat di depannya paus yang lain bergerak menuju ke arahnya, Wang Xiang memang bergerak dengan sangat cepat tapi dia tahu bahwa paus itu tidak benar benar berniat mengejarnya karena jika benar paus paus itu berniat mengejarnya maka sudah sejak awal dirinya ditelan oleh mereka.
"Paus paus ini sepertinya berniat untuk mengujiku, kalau begitu aku akan menunjukkan hasil dari latihanku!" ujar Wang Xiang dan setelahnya dia melompat tinggi ke atas dan terbang di udara membiarkan kedua paus untuk bertabrakan.
Meskipun kedua paus itu tidak dalam kecepatan penuhnya, sulit untuk berbelok di dalam air dan benar saja, benturan keras terjadi membuat gelombang air yang sangat besar menyapu semua ikan hiu dengan gigi perak menjauh dan Wang Xiang mendarat di punggung salah satu paus.
"Hehe, karena kau coba untuk menguji aku maka aku akan melayanimu" Ujar Wang Xiang yang mana setelah mengatakan hal itu, dia membentuk sebuah lingkaran di tangan kanannya dan sebuah senyuman terlukis di wajah pemuda itu.
"Ternyata aku bisa menggunakan jurus lamaku jika aku menghilangkan pola itu, itu bagus karena dengan ini aku bisa memiliki ribuan serangan yang mematikan dalam satu paket" Ujar Wang Xiang.
Dari kejauhan Warlock dan Poci melihat pertarungan yang dilakukan oleh Wang Xiang dan ekspresi yang ditunjukkan oleh keduanya berbeda, Poci cukup senang dengan apa yang dilakukan oleh Wang Xiang karena dalam satu Minggu pemuda itu sudah memahami dasar dari jurus dan bagaimana menangani sebuah jurus.
__ADS_1
Sementara Warlock tampak tidak senang dengan apa yang dilakukan oleh Wang Xiang, jurus itu seperti halnya sebuah cheat dalam sebuah film, sebuah cheat yang sangat curang dalam sebuah game karena dengan menggunakan teknik itu, semua jurus bisa disetarakan dengan jurus tingkat semesta, jurus terhebat di alam semesta yang mana tingkatan tertinggi dari jurus itu sama saja dengan sebuah kehancuran.
"Dia bisa menguasai teknik yang sangat mengerikan seperti itu, apakah kau yang mengajarkannya?"
"Bukan aku yang mengajarinya, dia belajar sendiri teknik itu dan mungkin itu adalah takdirnya sebagai pemilik dari token dewa yang dipercaya oleh tuhan" Ujar Poci.
"Entah apa yang dipikirkan oleh orang itu, dia memilih seorang penerus yang memegang token dewa kehancuran" Ujar Warlock sambil menggelengkan kepalanya.
"Yah tapi aku merasa bersalah karena telah menipunya dan membawanya ke dunia yang berbeda dari tujuan sebenarnya, setelah ini aku akan memindahkannya ke dunia yang dia masuki terakhir kali agar dia bisa berurusan dengan orang itu" Ujar Poci dengan senyuman yang tidak terlukis penyesalan sama sekali di wajahnya.
Wang Xiang yang berada di atas kepala salah satu paus dengan tangan yang sudah siap untuk mengeluarkan jurus segera mengarahkan pukulan ke punggung paus membuat punggung paus yang sangat keras itu bergelombang selama beberapa saat sebelum akhirnya teriakan paus itu menggetarkan udara yang mana hal itu memaksa Wang Xiang untuk memindahkan fokusnya melindungi telinganya agar gendang telinganya tidak rusak akibat frekuensi suara yang dihasilkan oleh paus itu.
"Aku tidak memiliki pedang jadi aku tidak bisa mengeluarkan jurus jurus terhebatku" Ujar Wang Xiang ketika dia melihat ciptaan air yang bergerak memanjang di depannya memberikannya sebuah ide untuk menjadikan air sebagai pedang.
Wang Xiang menggunakan unsur es dan membuat air itu membeku seketika sebelum akhirnya dia terbang di atas langit dan kembali membentuk lingkaran yang mana kali ini ada lebih banyak pola yang mengelilinginya.
"Jurus ini tidak membiarkanku mengendalikannya sepenuhnya, kalau begitu tidak masalah karena dari jumlah pola yang terbentuk sudah sebanyak ini" Ujar Wang Xiang, dia mengangkat pedang es yang dia buat ke atas yang mana seketika banyak pedang muncul dan berputar dengan kekuatan penghancuran yang luar biasa kuat.
__ADS_1
"Kehidupan dan kematian, semua hal itu adalah jalan yang harus diambil dan aku Wang Xiang memilih kehidupan bagiku dan kematian bagi semua orang yang menantangku!" Teriak Wang Xiang mengarahkan pedang es yang dia buat ke arah para paus yang mana seketika pedang pedang yang terbentuk di sekeliling Wang Xiang menembak ke arah paus dan hiu perak yang ada di bawahnya.
Dalam waktu singkat darah memenuhi air yang mana mengubah air yang jernih menjadi pekat akan darah, ribuan hiu bergigi perak mengambang dan terlihat beberapa lubang menghiasi tubuh salah satu paus meskipun terlihat paus itu masih hidup.
"Sialan, anak itu benar benar sialan!" ujar Warlock dengan teriakan yang sangat lantang dan setelahnya, laut terbelah dan Wang Xiang ditelaah oleh salah satu paus yang mana paus itu membawa tubuh Wang Xiang masuk ke dalam lautan.
"Hei apa yang kau lakukan? Ini terlalu berlebihan untuk sekedar ujian dan dia sudah bisa melukai salah satu tubuhmu, kenapa kau melakukan hal ini?"
"Melukai tubuhku sama saja mempermalukanku dan aku sudah bersumpah siapapun yang melukai tubuhku tidak akan aku biarkan hidup dan jika aku melanggar sumpah itu, aku akan bertapa selama satu juta tahun tanpa bersentuhan dengan dunia luar" Ujar Warlock memberikan pembelaan ketika poci mengatakan hal itu.
"Kau benar benar orang gila yang bodoh!"
"Hahaha, apa pedulimu, selama ada pembatas yang mengawasimu maka kau tidak akan bisa melakukan apapun" Ujar Warlock dengan tawa khasnya membuat Poci sangat marah tapi benar apa yang dikatakan oleh paus itu bahwa karena ada pembatas yang mengambil wujud sebagai cucunya, Poci tidak bisa melakukan apapun sesuai dengan kehendaknya.
Yang bisa dia lakukan hanya berharap Wang Xiang bisa keluar dalam situasi saat ini dan dia bisa lulus pelatihan tahap ketiga agar dia bisa melepaskan pembatas yang selalu mengawasinya.
Dia memang ingin memberi pelajaran terhadap Warlock mengenai apa yang telah dilakukan terhadap Wang Xiang tapi tidak untuk sekarang, dia harus menunggu Wang Xiang menyelesaikan latihannya agar dia bisa memberikan pelajaran kepada ikan paus yang jenis kelaminnya tidak jelas itu.
__ADS_1