Glory After Rebirth

Glory After Rebirth
Chapter 25. Kebangkitan Kekuatan Wu Nandong


__ADS_3

"Apakah aku benar benar harus memanfaatkan sahabatku sendiri untuk mendapatkan kekuatan ini? Aku tidak percaya bahwa aku akan terjebak di antara dua hal yang menurutku sangat penting dan tidak ada jalan lain selain pilihan yang jelas jelas tidak akan aku ambil" 


Wu Nandong saat ini tengah berada dalam dilema yang sangat besar karena dia tahu bahwa saat ini dia membutuhkan kekuatan untuk bertahan hidup di dunia yang penuh dengan kekacauan, dia diberitahu gambaran dunia di masa depan dimana pembunuhan dan kekuatan berada di mana mana.


Tidak ada orang baik di dunia bahkan sahabat dekat sekalipun bisa saling membunuh untuk menggapai kekuatan yang jauh lebih tinggi.


Tak jarang keluarga dikorbankan hanya untuk mendapatkan sumber daya langka yang jika dipikir pikir tidak sebanding dengan nyawa dan memang realitas dunia di masa depan semacam itu.


Apapun akan dilakukan asalkan bertambah kuat, karena alasan inilah Wang Xiang dulunya dikhianati oleh sahabat dan kekasihnya hanya karena dia akan menerobos tingkatan yang lebih tinggi.


Ditengah tengah dilema yang dirasakan oleh Wu Nandong, pemuda itu bisa merasakan ada sesuatu yang bergerak di dalam tubuhnya yang mana perlahan lahan tubuh Wu Nandong mulai merasakan sakit di sekujur tubuhnya.


Ada dua tonjolan kecil tumbuh di punggung Wu Nandong ketika itu dan rasa sakit yang dia rasakan benar benar bisa membuatnya.


Kendati demikian Wu Nandong tetap menahan rasa sakit di tubuhnya meskipun dia benar sangat menderita.


Dia bisa merasakan kekuatan besar mengalir di dalam tubuhnya dan dugaanya saat ini adalah kekuatan itu pemberian dari sosok misterius yang ditemui di atas gedung sebelumnya.


"Jadi…ini adalah…kekuatan" Ujar Wu Banding terputus putus karena menahan teriakannya agar tidak menarik perhatian lebih banyak orang.


Wu Nandong berusaha menahan rasa sakit yang dia rasakan, dia benar benar bisa merasakan kekuatan ketika rasa sakit itu muncul dan memang benar, kekuatan yang dimiliki oleh Wu Nandong naik menjadi prajurit tingkat 9 dalam sekejap.

__ADS_1


Entah apa yang terjadi pada tubuh Wu Nandong, yang jelas saat ini pemuda itu merasakan kekuatannya meningkat dengan sangat pesat.


Setelah semua rasa sakit itu hilang, Wu Nandong terduduk di tanah, dia benar benar merasakan kehebatan dari kekuatan yang dimaksud oleh orang itu yang mana karena hal itu, Wu Nandong mengepalkan tangannya dengan sangat erat.


"Jadi ini yang namanya kekuatan, hahaha, maaf Wang Xiang, sepertinya kekuatan jauh lebih baik dibandingkan denganmu jadi jangan salahkan aku" Ujar Wu Nandong kemudian dia mengarahkan kepalan tangannya ke tanah dan ketika kepalan tangan itu menghantam tanah di bawahnya, tanah itu retak dan keluar asap dari retakan itu.


***


"Terimakasih atas bantuanmu saudara Xiang, jika tidak ada dirimu kemungkinan aku akan terus merasakan penderitaan ini"  Ujar Guan Ji Duan.


Dia bisa merasakan tubuhnya menjadi lebih kuat dibandingkan dengan sebelumnya tapi karena pengetahuannya akan kultivator sangat minim, dia tidak tahu bahwa dirinya saat ini sudah berada di ranah Prajurit tingkat 4.


"Jangan berlebihan, aku bisa menyembuhkan penyakitmu, tapi jika itunya mungkin aku tidak akan mampu" Ujar Wang Xiang.


Mungkin kelemahan dari kekuatan besar yang dimiliki oleh Guan Ji Duan adalah pusakanya yang memiliki ukuran tidak semestinya.


"Ngomong ngomong kau selalu membawa kucing itu sejak tadi, apakah itu kucingmu?" Tanya Guan Ji Duan menunjuk kucing putih yang ada di gendongan Wang Xiang.


Memang sebelumnya kucing itu berusaha lari dari Wang Xiang tapi dengan mudah dia ditangkap oleh Wang Xiang, bagaimana mungkin dia membiarkan kucing itu pergi berkeliaran sendirian, dengan identitasnya sebagai binatang spiritual dia bisa menjadi buruan banyak orang, dan lagi, Wang Xiang masih belum memutuskan hukuman untuk kucing itu.


"Ah iya, dia adalah kucingku, Katty beri salam pada Kutu Buku" Ujar Wang Xiang yang mana setelah pemuda itu berkata demikian, Kucing itu menatap ke arah Guan Ji Duan dengan tatapan yang tidak sedap untuk dipandang.

__ADS_1


"Sepertinya kucing ini meremehkanku, sesekali aku ingin memberinya pelajaran agar tidak bertindak seenaknya" Batin Guan Ji Duan tapi pemuda itu tidak bisa marah untuk saat ini karena ada Wang Xiang di sana.


"Tuan, sepertinya orang ini sedang meremehkanku, apakah boleh aku memakannya?" Tanya Kitty yang mana seketika baik Guan Ji Duan maupun para penjaganya terkejut dan mereka refleks melompat mundur ke belakang.


"Ku…kucing ini bisa bicara?" ujar ketiganya, mereka bertiga dibuat tak percaya dengan seekor kucing yang bisa berbicara karena selama ini mereka tidak pernah mendengar mengenai kucing seperti itu.


Memang pada dasarnya kucing bisa bicara dengan bahasanya sendiri tapi seharusnya tidak bisa berbicara bahasa manusia.


"Ah, aku lupa memperkenalkan kepadamu, dia adalah Katty, binatang spiritual yang aku jadikan sebagai partner" Ujar Wang Xiang menjelaskan.


"Dasar manusia manusia yang tidak berilmu, bahkan kalian tidak tahu betapa hebatnya aku" Ujar Katty dengan bangga seolah olah dia adalah bosnya.


"Saudara Xiang, kalau boleh pinjamkan Katty padaku, aku ingin melihat lebih jauh mengenai binatang ini dan apa yang ada di dalam tubuhnya" 


"Apa maksudmu?"


"Aku ingin membedahnya" Ujar Guan Ji Duan yang mana membuat kucing itu terkejut bahkan membuka matanya lebar lebar.


"Lebih baik jangan berikan kucing itu padanya tuan, berikan saja padaku, aku akan memberikan bayaran yang setimpal untuk kucing itu" Seorang wanita dengan dua pengawal datang ke arah Wang Xiang dan Guan Ji Duan.


Ketika orang itu datang, tatapan yang diberikan oleh Guan Ji Duan tiba tiba berubah tidak senang yang mana membuat Wang Xiang sadar bahwa hubungan orang ini dan temannya tidak terlalu baik.

__ADS_1


Bagaimanapun dilihat dari caranya bicara, Wang Xiang tahu bahwa tujuan dari wanita yang menghampiri mereka memang tidak sederhana.


__ADS_2