
Wang Xiang terbatuk batuk akibat kepulan asap hitam yang menyelubungi area sekitarnya setelah ledakan besar terjadi sebelumnya, Wang Xiang tidak tahu apa yang terjadi sampai seorang anak kecil wanita yang Wang Xiang perkirakan berusia dua belas tahun muncul tepat di hadapannya.
Kekuatan yang meluap luap di dalam tubuh anak itu benar benar tidak bisa diukur oleh Wang Xiang yang mana ketika melihatnya Wang Xiang merasa dirinya melihat sebuah jurang besar antara dia dan orang itu.
Kekuatan yang begitu besar seolah oleh Wang Xiang adalah seekor ayam di hadapannya yang tentu saja dia tidak akan mampu untuk menghadapinya dengan tingkat pelatihannya saat ini.
"Anak muda sepertimu benar benar cukup berbakat, kau berbeda dari penduduk dunia ini yang tidak peduli akan pelatihan, di usiamu yang masih cukup muda kau memiliki tingkat pelatihan yang sangat tinggi" Ujar anak itu.
Sebenarnya Wang Xiang cukup risih dipanggil anak muda orang orang yang memiliki penampilan fisik jauh lebih muda dibandingkan dengannya, tapi setidaknya Wang Xiang berusaha untuk menerimanya dan menjawab apa yang dikatakan oleh orang itu agar tidak timbul permusuhan, bagaimanapun kekuatan lawan yang dia hadapi sangat besar dan tidak mungkin bagi Wang Xiang untuk mengalahkannya.
"Terima kasih atas pujian yang kau berikan tapi aku bukan berasal dari dunia ini" Ujar Wang Xiang membuat anak itu mengangguk anggukan kepalanya seolah memahami sesuatu.
"Panggil saja aku Risa, aku juga bukan berasal dari dunia ini melainkan dunia yang lebih tinggi dibandingkan dengan semua yang ada di galaksi Bima sakti, kau tahu di seluruh alam semesta ada banyak dunia dan tempat ini adalah salah satunya" Ujar anak yang memanggil dirinya sebagai Risa.
"Apa maksudnya dunia yang lebih tinggi Baru kali ini aku mendengar hal itu"
"Oh jadi Kau tidak tau mengenai hal ini, kalau begitu aku tidak memiliki kewajiban menjelaskannya padamu, suatu saat kau pasti akan mengerti dengan apa yang aku katakan" Ujar Risa kemudian dia menatap jauh ke dalam dan sebuah senyuman terlihat di wajah gadis kecil itu.
__ADS_1
"Kalau kau tidak ingin mencari masalah maka diam saja disini, aku akan menyelesaikan semuanya dan mendapatkan harta Karun itu" Ujar Risa yang mana setelah mengatakan hal itu wanita itu berlari dengan langkah yang bahkan Wang Xiang sekalipun belum pernah melihat ada orang yang bisa melakukannya.
Langkah kaki Risa begitu cepat bahkan dalam waktu beberapa detik sosoknya sudah menghilang dari pandangan Wang Xiang.
Hal itu membuat Wang Xiang bertanya tanya siapa wanita itu dan kenapa dia bisa memiliki kekuatan yang begitu besar, tapi setelah mencoba memikirkan mengenai hal tidak berguna itu Wang Xiang memilih melupakannya dan pergi keluar karena dia tahu bahwa binatang spiritual kura kura yang dia masuki saat ini berada dalam masa masa kebangkitannya.
Wang Xiang akan lebih tenang jika makhluk sebesar itu tidak melakukan tindakan yang mengancam kehidupan seluruh dunia.
****
Terlihat mayat mayat binatang spiritual dengan sayatan memanjang di tubuhnya, jika dilihat dari situasi dan keadaan sekitar binatang spiritual itu, mereka semua mati hanya dengan satu tebasan dan hal itu tentunya tidak bisa dilakukan oleh orang biasa, bahkan beberapa binatang spiritual setingkat dengan Kaisar Dunia bintang 1.
Risa menatap sebuah altar di depannya yang mana altar itu dipenuhi oleh gemerlap cahaya yang sangat terang serta kepadatan Danqi yang luar biasa padat. Sebuah senyuman tipis terlihat di wajah Risa ketika dia menatap apa yang ada di tengah tengah altar itu terutama bagian yang paling penting yang menampakkan cahaya paling terang diantara yang lainnya.
"Ternyata benar seperti apa yang aku pikirkan, di tempat ini ada jurus semesta, sepertinya hari ini memang adalah hari keberuntunganku" Ujar Risa menatap ke arah salah satu monumen batu yang ada di sana tapi dia menyadari satu hal.
Ditempat itu terdapat banyak formasi yang bahkan bisa membunuhnya ketika dia tidak berhati hati melangkah ke depan, hal itu juga bisa menjadi masalah bagi Risa karena ketika formasi itu dipicu, maka dia akan menghadapi pertempuran yang sebenarnya di dalam tubuh makhluk kura-kura.
__ADS_1
"Ini akan merepotkan" Ujar Risa sambil memiringkan kepalanya ke kanan dan kiri hingga terdengar suara dari sana. setelahnya wanita itu melangkahkan kakinya menuju ke arah altar dan mulai menyelesaikan satu demi satu formasi yang ada.
****
Sementara itu ditempat lain Wang Xiang cukup terkejut ketika dia keluar dari kepala makhluk itu, dia mencapai ketinggian yang begitu luar biasa bahkan ketinggian itu terbilang tidak mungkin bagi binatang spiritual kebanyakan.
Saat ini Wang Xiang bisa melihat sangat jauh daratan hijau dan beberapa ledakan yang berasal dari kaki kanan makluk itu, saat itu Wang Xiang tahu bahwa alasan makhluk itu bangkit bukan karena dirinya maupun karena apa melainkan karena serangan yang dilakukan oleh orang orang dari dunia itu sendiri.
"Jadi ini yang dikatakan oleh orang tua di puncak gunung itu, seharusnya aku lebih memperhatikan orang orang yang ada di dunia ini dibandingkan dengan makhluk ini" Ujar Wang Xiang, setelah mengatakan hal itu Wang Xiang hanya bisa menghela nafas panjang.
Dia tidak memiliki pilihan lain selain apa yang harus dia lakukan sekarang karena cepat atau lambat mau dia turun tangan atau tidak, binatang spiritual itu akan bangkit setelah menerima gempuran serangan dari kultivator dunia itu.
Wang Xiang mengeluatkan pedangnya dan mengalirinya dnegan Danqi yang sangat padat, bukan hanya itu, Wang Xiang juga menyalurkan unsur bintang miliknya untuk melancarkan serangan terkuat yang dia miliki saat ini.
Lapisan demi lapisan lingkaran dengan pola aneh muncul di sekeliling Wang Xiang yang mana setiap pola menyerap Danqi dan energi yang ada di sekitarnya, bahkan karena hal itu Wang Xiang bisa merasakan getaran yang hebat ditempatnya berpijak tapi dia tidak memperdulikan mengenai hal itu.
"Teknik Pedang Langit" Ujar Wang Xiang, ketika mengatakan hal itu lingkaran dengan pola aneh meluas hingga jarak lebih dari lima kilometer yang mana ribuan pedang dimunculkan dalam waktu bersamaan.
__ADS_1
Setelahnya Wang Xiang mengarahkan semua pedang yang dia munculkan ke atas langit sebelum menjatuhkannya layaknya hujan tapi kali ini bukan air maupun salju yang turun dari langit melainkan pedang yang memiliki daya hantam layaknya meteor yang jatuh ke bumi.
Danqi dan udara seolah dibelah oleh kekuatan yang dikeluarkan oleh Wang Xiang yang mana dari udara kosong terlihat kilatan kilatan petir menyambar ke segala arah.