
Ketika Wang Xiang terbangun, dirinya menemukan bahwa saat ini seluruh tubuhnya dibalut oleh balutan perban dan dia sudah berada di bawah atap yang terbuat dari jerami.
Tidak ada orang disana hanya ada kesepian Yang Wang Xiang rasakan, dia tidak pernah menyangka bahwa tujuannya untuk membalas dendam terhadap keluarga Jia dan keluarga Faiyin akan berakhir seperti ini dimana dia terkena serangan dari dalam tubuhnya karena menggunakan jurus yang kekuatannya terlalu lemah meskipun pada dasarnya jurus yang digunakan olehnya sebelumnya merupakan salah satu jurus terkuat yang dia miliki yang mana jurus itu bahkan bisa menyegel monster yang sangat kuat.
"Ugh, kepalaku benar benar sakit, tuhan benar benar tidak memberikan aku waktu untuk bernafas" Ujar Wang Xiang sambil memegangi kepalanya yang terasa sakit. Sebenarnya bukan karena apa yang dikatakan oleh Tuhan di dalam alam bawah sadarnya mainkan ketika jatuh kepala Wang Xiang adalah apa yang pertama kali mendarat di tanah.
Masih untung pemuda itu tidak mati setelah terjatuh dari ketinggian tapi sepertinya hal itu sedikit merusak pikiran pemuda itu mengenai realitas dan kenyataan.
Terlihat di mata Wang Xiang beberapa hal aneh yang sebelumnya tidak pernah dilihat yakni semua benda yang ada di depannya memancarkan aura berwarna ungu dan menyebarkannya ke udara.
Semua itu muncul di dalam pandangan Wang Xiang hingga beberapa saat kemudian seorang anak kecil bersama dengan orang tua masuk ke dalam ruangan Wang Xiang dengan mangkok nasi yang dibawa oleh sang anak.
Wang Xiang bisa melihat aura yang menyelimuti tubuh anak itu berwarna putih polos tanpa noda sementara aura yang terdapat pada pria tua yang datang bersamanya disertai dengan aura hitam bercampur merah layaknya darah yang terus keluar tanpa henti dari tubuhnya.
__ADS_1
"Wah adik kecil ternyata kau baik-baik saja, kau tahu aku begitu mengkhawatirkanmu ketika pertama kali Aku menemukanmu saat mengumpulkan kayu bakar di dalam hutan, kau sangat rapuh bahkan hanya dengan jatuh dari ketinggian yang tidak seberapa kau bisa mengalami luka yang cukup serius"
Ketika Wang Xiang mendengar hal itu dahinya tidak berhenti berkedut, dirinya merasa tidak dihormati di tempat itu karena yang memanggilnya sebagai adik kecil adalah seseorang yang Bahkan terlihat jauh lebih muda dibanding dengannya bahkan usia anak itu ditaksir oleh Wang Xiang hanya 5-7 tahun.
"Anu, bisakah kau menjelaskan apa yang kau katakan! Sudah jelas bahwa usiamu jauh lebih muda dibandingkan denganku tapi kau memanggilku seolah olah kau berusia lebih tua" Ujar Wang Xiang.
"Jadi kau tidak mengetahui bahwa aku lebih tua darimu? Kalau begitu aku akan memberitahumu bahwa sebenarnya usiaku adalah 1500 tahun, sementara dilihat dari tulang yang kau miliki, kau berusia sekitar beberapa tahun, mungkin 20 tahun" Ujar anak itu yang mana membuat Wang Xiang tidak berhenti menatap ke arah anak itu.
"Kau bukan berasal dari dunia ini ya? Jika kau tidak berasal dari dunia ini maka bisa dipahami Kenapa kau tidak tahu mengenai umur dan pengetahuan dasar di dunia ini" Ujar anak itu kemudian dia mulai menatap ke arah kakek tua yang mengikuti di belakangnya.
Bagaimana mungkin orang yang lebih tua masih berusia 100 tahun sementara orang yang terlihat sangat muda berusia 1500 tahun. Semua itu hanya candaan bagi Wang Xiang tapi setelahnya anak kecil itu kembali menjelaskan.
"Dunia ini mungkin sangat berbeda dengan dunia yang kau tempati sebelumnya karena di dunia ini umur berjalan dari tua sampai ke muda, sulit dipercaya memang tapi memang hal itu yang terjadi di dunia ini" Ujar anak kecil itu, Wang Xiang sendiri tidak bisa percaya.
__ADS_1
Jika apa yang dikatakan oleh anak itu benar maka bayi di dunia ini lebih dihormati dibandingkan dengan orang tua dan orang tua harus membungkuk begitu melihat bayi.
Apa apaan itu, sesuatu yang bahkan lebih tidak bisa dicerna oleh Wang Xiang bahkan dengan ingatan ribuan tahun yang dia miliki, dia masih tidak tahu tempat apa dan ras apa mereka sampai sampai memiliki siklus pertumbuhan yang terbalik.
"Ah, jelaskan mengenai dunia ini lebih banyak lagi aku bener-bener pusing mendengar ada seorang anak yang harus dipanggil kakek sementara seorang kakek yang harus dipanggil sebagai cucu oleh seorang anak kecil, semua itu benar benar sulit diterima oleh kepalaku" Ujar Wang Xiang memegangi kepalanya yang terasa sakit akibat benturan sebelumnya.
"Seperti hanya dirimu aku juga tidak tahu apa yang terjadi dengan dunia kalian, dunia memiliki perbedaan dan hal itu sudah bisa dilihat dengan sangat jelas, dunia kita berbeda tapi ada satu kesamaan bahwa kita sama-sama mengincar keabadian" Ujar anak kecil itu kemudian dia mengambil makanan yang dibawakan oleh kakek dan menyuapi Wang Xiang.
Wang Xiang mendengarkan katakan oleh anak itu sambil menikmati makanan yang diberikan padanya dan rasa dari makanan itu benar-benar sangat nikmat bahkan Wang Xiang tidak pernah menyangka makanan yang mirip seperti bubur itu menyimpan cita rasa yang begitu luar biasa.
"Ketika melihatmu aku berpikir kau adalah orang yang sama dengan orang-orang yang muncul beberapa waktu sebelum dirimu, mereka sangat tamak dan menginginkan banyak hal dari dunia ini bahkan mereka merampas banyak hal" Ujar anak kecil itu membuat Wang Xiang tersedak oleh makanan yang masuk ke dalam mulutnya.
"Mereka membuat kekacauan di tempat ini? Apa yang kalian lakukan padanya dan di mana mereka saat ini?" Tanya Wang Xiang dengan panik.
__ADS_1
"Kami membiarkan mereka melakukan apapun yang mereka mau, lagi pula orang-orang kuat yang ada di dunia ini berbeda dengan orang-orang lemah yang ada di dunia kalian, kami lebih memilih untuk tidak merepotkan diri sendiri dan membiarkan mereka bertingkah sesuka hati mereka, kecuali mereka benar-benar menyinggung kami atau berniat bertarung dengan kami maka kami tidak akan turun tangan langsung terhadap mereka, dunia ini adalah dunia damai dan kami semua menginginkan menjadi manusia abadi bersama-sama bukan dengan menjatuhkan satu sama lain hanya untuk beberapa sumber daya" Ujar anak kecil itu yang mana hal itu membuat mata Wang Xiang terlihat sangat antusias.
"Dunia ini benar-benar tempat yang sangat menarik, meskipun kalian memiliki kekuatan kalian tidak menyombongkan kekuatan itu dan menggunakannya jika memang benar-benar diperlukan" Ujar Wang Xiang dengan senyuman kemudian dia memakan makanan yang diberikan oleh anak kecil itu.