
"Ba…bagaimana mungkin kau lebih cepat dibandingkan denganku?" Pembunuh bertubuh gemuk itu tidak bisa menahan tubuhnya setelah semua yang terjadi hingga akhirnya dia jatuh ke tanah dan kehilangan nyawa begitu saja.
Sebuah pedang menembus perut pembunuh itu dan mengakhiri nyawanya tanpa bisa dihindari.
Melihat rekannya yang jatuh tidak bernyawa membuat dua pembunuh lainnya terkejut, mereka benar benar tidak tahu kapan target mereka melancarkan serangan dan bagaimana dia membunuh rekan mereka padahal sebelumnya mereka sangat yakin pemuda itu tidak menyadari kehadiran mereka semua.
"Baiklah" Ujar pemuda itu kemudian dia membalikkan badannya, wajahnya yang tampan terkena terpaan cahaya bulan dan sebuah senyuman terlukis di wajahnya.
Pemuda itu menatap ke arah semak semak dan mengayunkan tangannya untuk mengeluarkan pedang lainnya dari cincin penyimpanan yang dia kenakan.
"Kalian berdua, jika kalian tidak segera keluar maka aku yang akan memaksa kalian keluar" Ujar pemuda itu memandang tempat persembunyian dua pembunuh lainnya yang mana hal itu membuat keduanya merasa ngeri.
Target mereka adalah Wang Xiang yang ingin dibunuh oleh seseorang karena memiliki dua unsur dan bakat yang luar biasa, mereka belum pernah mendengar mengenai target mereka tapi dari informasi yang mereka dapatkan, seharusnya pemuda itu hanya berada di ranah Prajurit tingkat 5 tapi kekuatan yang ditunjukkannya barusan jelas jelas bukan prajurit tingkat lima.
"Apa yang harus kita lakukan? Apakah kita akan mundur?"
"Mundur kepalamu, kita sudah ketahuan jadi selesaikan misi ini dengan tuntas"
"Tapi dia bisa menghabisi rekan kita hanya dengan satu serangan!" Ujar pembunuh berambut panjang, jelas dia sangat panik karena tidak mungkin orang yang berada di tingkat prajurit tingkat 5 melakukan apa yang dilakukan oleh Wang Xiang sebelumnya.
Hal itu benar benar tidak mungkin.
"Dia lengah dan mengabaikan pertahanannya ketika melancarkan serangan, tenang saja, kita serang bersama sama. Aku yakin dia tidak akan bisa mengalahkan kita berdua jika kita bersatu menyerangnya" ujar pimpinan pembunuh bayaran disusul anggukan kepala pembunuh berambut panjang.
__ADS_1
Setelah menyusun rencana, keduanya mulai mengeluarkan senjata mereka masing masing dan bergerak dengan sangat cepat ditengah tengah gelapnya malam berharap Wang Xiang tidak mengetahui keberadaan mereka.
"Kebetulan aku ingin mengetes kekuatanku yang baru saja meningkat dan jurus yang aku dapatkan dari Tuhan" Ujar Wang Xiang.
Setelah mengatakan hal itu, dia menghentakkan kakinya ke tanah dan sebuah pola muncul di bawah kakinya dengan radius tiga meter.
Radius yang cukup luas tapi radius semacam itu seolah olah meremehkan jurus yang diberikan oleh Tuhan karena jurus itu bisa menyelimuti seluruh dunia ketika pemiliknya berada di puncak.
"Jurus Pedang Langit" Ujar Wang Xiang, setelah mengatakan hal itu pedang yang ada di tangannya mulai bersinar dan beberapa pedang mulai bermunculan dari tanah.
Pedang yang muncul di tanah merupakan pedang pedang yang terbuat dari Danqi dan untuk kekuatannya tidak bisa diremehkan dan dianggap sebagai pedang biasa.
Pedang itu setidaknya merupakan danqi dengan kepadatan yang sangat tinggi dan dikompres dengan kekuatan yang sangat besar.
Ketika Wang Xiang memajukan tangan kanannya, seketika itu juga semua pedang yang muncul dari bawah tanah melesat ke arah dimana dua pembunuh itu berlari, bahkan pedang itu bisa menembus pohon dengan sangat mudah.
'Blar…Blar…Blar…" Ledakan demi ledakan terus terjadi setelah serangan itu dilancarkan dan banyak pohon yang jatuh tumbang akibat terpotong oleh bilah bilah pedang yang tajam.
Dua pembunuh yang berusaha menyerang Wang Xiang dibuat tidak percaya dengan serangan yang dilakukan oleh Wang Xiang, serangan pemuda itu benar benar diluar akal sehat yang bisa mereka terima.
Meskipun mereka tahu bahwa serangan seperti yang dilakukan oleh Wang Xiang mungkin dilakukan, tapi mereka tidak percaya bahwa orang seperti Wang Xiang yang melakukannya.
Orang tanpa latar belakang dari keluarga kuno atau sakte bisa mengeluarkan serangan semacam itu sudah membuktikan seberapa besar orang dibalik Wang Xiang.
__ADS_1
"Sial, kita akan mati jika terus seperti ini" Ujar pemimpin dari para pembunuh sebelum dia mendengar teriakan dari pembunuh berambut panjang.
Dia tahu bahwa saat ini rekannya tengah terluka tapi setelah teriakan yang pertama, sudah tidak ada lagi pedang yang mengincar arah lainnya membuat pemimpin para pembunuh itu panik.
"Apakah dia benar benar sudah mati, tidak mungkin? Yang kita hadapi hanya Prajurit tingkat 5. Apakah mungkin dia menyembunyikan tingkat kultivasi nya?" Pemimpin dari pembunuh itu melebarkan matanya ketika dia memikirkan hal itu dan karena memikirkan hal itu, sebuah pedang melesat dan menembus betis kanannya membuatnya jatuh ke tanah dan beberapa pedang lainnya memotong pepohonan yang ada di dekatnya membuat pembunuh itu tertimbun di balik potongan batang pohon.
"Aku akui kalian memang pembunuh bayaran yang lumayan hebat tapi kalian masih memiliki 4 kekurangan yang sangat fatal bagi seorang pembunuh" Ujar Wang Xiang menghampiri pemimpin dari pembunuh yang tertimbun di Bawah batang pohon.
Wang Xiang tahu bahwa pembunuh itu masih hidup jadi dia ingin menyampaikan kekurangan yang dimiliki oleh pembunuh itu sebelum mereka merasakan penderitaan yang sesungguhnya.
Lagipula dia juga ingin tahu dalang dibalik rencana pembunuhan yang disusun padanya.
"Yang pertama, kalian sebagai pembunuh sangat lemah bahkan kekuatan yang kalian miliki tidak bisa dibandingkan dengan pembunuh profesional" Ujar Wang Xiang sambil menunjukkan angka satu dengan jari tangannya.
"Yang kedua kalian terlalu banyak berpikir ketika melakukan tindakan, sebagai seorang pembunuh kalian harus berpikir di luar kepala mengenai apa yang akan kalian lakukan jika rencana kalian gagal sehingga eksekusi bisa berjalan dengan cepat" ujar Wang Xiang menambah jari tangannya menjadi dua.
"Yang ketiga, kalian terlalu mudah kehilangan fokus hanya karena kalian melihat rekan kalian terbunuh, sebagai seorang pembunuh kalian hanya perlu fokus untuk menghabisi target" Wang Xiang menunjukkan tiga jarinya dengan senyuman kemudian dia mulai melanjutkan kata katanya.
"Yang terakhir adalah kalian berani melawan orang yang tingkatannya berada jauh di atas kalian, memang sebelumnya aku berada di tingkat Prajurit tingkat 5 tapi sekarang, aku sudah berada di tingkat prajurit langit tingkat 3" Ujar Wang Xiang.
Terlihat pembunuh itu mengulurkan tangannya pada Wang Xiang sebelum akhirnya dia meregang nyawa tanpa bisa melakukan apapun.
Mungkin jika mereka bertiga masih hidup dan mereka tahu tingkat pelatihan Wang Xiang, mereka pasti akan berpikir dua kali untuk melakukan pembunuhan padanya tapi sepertinya mereka terlalu terburu buru tanpa melakukan penyelidikan yang lebih jauh lagi.
__ADS_1
"Hais, aku tidak tahu siapa yang menyuruh mereka untuk membunuhku, lupakan lah. Palingan juga murid akademi yang sama denganku" Ujar Wang Xiang meninggalkan tempat itu setelah dia menyimpan pedangnya ke dalam cincin penyimpanan.