Glory After Rebirth

Glory After Rebirth
Chapter 33. Pembunuh Bayaran


__ADS_3

"Ugh, dimana aku?" Wang Xiang mulai bangkit dari kondisinya yang tidak sadarkan diri. dia baru saja keluar dari kesadarannya tapi situasi yang ada di depannya sangat mengejutkan.


Banyak orang yang terlihat baru bangkit dari pingsan dan beberapa orang yang membantu yang lainnya secara bergantian, saat itulah Wang Xiang sadar bahwa dia mengeluarkan terlalu banyak kekuatan jiwa kaisar dunia miliknya.


"Kau tidak apa apa? Mari aku bantu?" Salah satu orang yang terlihat masih bugar membantu Wang Xiang untuk bangkit berdiri dan setelah Wang Xiang terlihat baik baik saja, dia pergi membantu menyadarkan yang lainnya.


"Kedepannya aku harus berhati hati dengan Jiwa Kaisar dunia milikku, jika tidak seluruh orang biasa berada dalam masalah" Guman Wang Xiang kemudian dia melihat ke arah alat untuk mengetes yang menunjukkan Lemniscate atau bilangan tidak terhingga.


"Teknologi di zaman ini memang tidak bisa mengukur kekuatan besar dari jiwa kaisar dunia dan hasilnya benar benar mengerikan" Ujar Wang Xiang. Dia meletakkan tangannya di atas alat untuk mengetes sekali lagi dan beberapa saat kemudian tiga digit angka muncul secara berurutan berupa angka 203.


"Sepertinya sudah cukup atau aku akan membuat alat ini eror untuk kedua kalinya" Ujar Wang Xiang. Setelah merubah angka yang ada di alat ujian, Wang Xiang kemudian pergi untuk menolong Gu Wushen yang juga jatuh tidak sadarkan diri ditempat itu.


***


"Ugh, apa yang terjadi dan kenapa dengan kepalaku? Benar benar terasa sakit" Wen Ru Qi memegangi kepalanya.


"Nona, syukurlan nona sudah bangun" Sistem kelinci keluar dari tubuh wanita itu dan kembali duduk di pundak kanan wanita itu.


"Sebenarnya apa yang terjadi, apa apaan kekuatan besar itu?"


"Nona, lebih baik nona tidak menelusuri lebih jauh mengenai kekuatan itu. saran yang hanya bisa aku berikan untuk saat ini adalah Nona harus menjalin hubungan baik dengan sahabat Tuan Guan sebelumnya" Ujar sistem kelinci dengan nada yang sedikit cemas.

__ADS_1


"Memang ada apa dengan kekuatan itu? Kenapa aku tidak boleh menyelidikinya dan apa hubungannya dengan sahabat dari Duan?"


"Mengenai kekuatan yang nona pertanyakan, kekuatan itu berada di luar batas kemampuan nona dan akan sangat beresiko jika nona menelusuri mengenai kekuatan itu, bahkan benda zaman kuno manapun belum tentu bisa menandinginya dan untuk sahabat dari tuan Guan, dia memiliki garis takdir yang sangat besar" Ujar Sistem kelinci.


Meskipun saat ini Wen Ru Qi masih bingung dengan alasan yang diberikan oleh sistem kelinci padanya. Dia memilih untuk diam karena dia tahu jika sistem kelinci tidak mau mengatakannya, hal itu pasti berada di luar kendalinya dan kekuatan yang ingin diselidiki lebih jauh benar benar bisa melenyapkannya dengan mudah.


"Kita bahas hal ini lain kali saja, aku harus banyak berlatih sebelum pelajaran pertama diberikan" Ujar Wen Ru Qi kemudian dia beranjak dan pergi dari sana.


***


Saat ini ditempat lain di bawah sinar rembulan yang terlihat berbentuk lingkaran sempurna dalam sebuah hutan yang tiba tiba muncul ketika segel spiritual retak, terlihat seorang pemuda tengah duduk dengan sikap lotus dan menyerap kekuatan Danqi yang gila gilaan di sebuah batu besar, kecepatan penyerapannya benar benar gila bahkan belum pernah terdengar ada manusia yang bisa menyerap Danqi begitu deras layaknya air terjun seperti pemuda itu.


Pemuda itu terlalu fokus pada latihan yang dia lakukan hingga tanpa dia sadari, ada tiga orang kultivator dengan tingkat pelatihan Prajurit Langit tingkat 1 yang tengah mengawasinya dari balik semak semak.


Tubuh ketiga orang itu tertutup dengan pakaian berwarna hitam bahkan wajah ketiganya telah disamarkan sehingga sulit untuk dikenali meskipun seseorang berusaha sangat keras untuk melakukannya.


Dari semua ciri yang dimiliki oleh ketiganya, mereka adalah pembunuh bayaran dengan keahlian di atas rata rata karena dari tubuh ketiganya tidak terpancar niat membunuh meskipun mereka ingin membunuh seseorang yang memungkinkan mereka sulit untuk dideteksi.


Mereka benar benar seorang pembunuh terampil yang sangat jarang ditemui di dunia kultivator.


"Seperti yang dikatakan tuan muda Mao, dia akan menjadi ancaman besar jika dibiarkan hidup" ujar salah satu pembunuh dengan tubuh yang paling gempal diantara ketiganya.

__ADS_1


"Kau benar, baru kali ini aku melihat dengan mata kepalaku sendiri ada orang yang bisa menyerap Danqi seperti orang itu, jelas jelas dia adalah ancaman" ujar yang lain dengan rambut panjang yang terurai ke belakang dengan sepasang belati yang sudah siap di genggaman tangannya.


"Aku pikir orang seperti apa yang ingin dihabisi oleh tuan muda Mao, sepertinya apa yang dipikirkan olehnya kali ini memang tepat bahwa pemuda itu akan menjadi ancaman jika dibiarkan!" Ujar salah satu dari mereka yang terlihat seperti pemimpin dari yang lain, orang itu memiliki bekas luka di mata kirinya dan tampilannya benar benar sangat mengerikan untuk seorang pembunuh.


"Baiklah, siapa yang akan mencoba menghabisi orang itu duluan?" Ujar pimpinan pembunuh menawarkan kepada kedua bawahannya dan terlihat orang bertubuh gempal menawarkan dirinya.


"Biarkan aku saja yang mengurusnya, meskipun sekarang tingkat pelatihannya tidak terlihat tapi dari apa yang disampaikan oleh tuan muda, dia hanya berada di tingkat prajurit tingkat 5, aku bisa menanganinya dengan cepat" Ujarnya dengan penuh percaya diri.


"Baiklah, aku serahkan padamu dan habisi orang itu dengan cepat" Ujar pemimpin dari mereka disusul anggukan kepala pembunuh bertubuh gempal itu.


Pembunuh itu menggerakkan kaki kirinya beberapa langkah dan sebuah diagram layaknya kompas muncul dengan delapan arah yang berbeda beda.


"Kompas Pembunuh" Ujar pembunuh itu lantas beberapa saat kemudian tubuh pembunuh berbadan gempal itu berpindah tempat tepat di belakang pemuda yang duduk berkultivasi sambil mengangkat tangan kanannya yang siap menghujamkan belati yang tajam.


"Dengan membunuhmu maka misi ini akan selesai dan kami juga akan mendapatkan banyak uang dari tuan muda Mao, kau hanya ditakdirkan untuk menjadi ladang uang bagi kami!" Batin pembunuh bertubuh gempal itu.


Dia tidak menyadari bahwa saat itu pemuda yang menjadi target pembunuhannya telah membuka matanya dan bersiap siap melakukan serangan balasan dengan pedang yang tersimpan dibalik cincin yang melingkar di jari manisnya.


"Aku beritahu padamu satu hal mengenai membunuh" Ujar pemuda itu yang mana membuat pembunuh yang mengincarnya terkejut tapi dia tidak bisa mundur setelah semua itu.


'Crash' Suara tusukan terdengar dan darah menyembur keluar membasahi pakaian yang dikenakan oleh pemuda itu.

__ADS_1


__ADS_2