Glory After Rebirth

Glory After Rebirth
Chapter 57. Menuruni Gunung Penuh Bahaya


__ADS_3

Setelah Wang Xiang pulih dari luka luka yang dia terima, dia dibawa oleh Poci menuju puncak gunung tertinggi di dunia itu yang mana puncak gunung itu diselimuti oleh salju, bagian tengah dialiri oleh lahar panas sementara bagian terbawah ya terdapat lautan yang sangat luas.


Hanya ada satu daratan di dekat gunung itu dan jaraknya sangat jauh, untuk sampai kesana Wang Xiang harus pergi sejauh 50 km yang mana di lautan sekitar gunung itu terdapat banyak binatang spiritual yang ganas dan mematikan.


"Pelatihan kali ini adalah pelatihan terakhir sekaligus paling berbahaya, entah kau bisa melaluinya atau tidak semua bergantung padamu dan juga aku peringatkan kepadamu, ketika aku pergi kau harus mulai berlari karena suhu permukaan es ini sangat ekstrim, jika kau berada di sini terlalu lama kau akan membeku dan berubah menjadi balok es sementara suhu lahar panas yang ada di tengah tengah gunung ini sangat panas bahkan bisa melelehkan sebuah logam, kau harus cepat jika tidak ingin terbakar dan semua ikan yang ada di dekat gunung ini semuanya berada di tingkat Raja, ada satu yang berada di tingkat Kaisar tapi seharusnya saat ini dia sedang berhibernasi jadi kau tidak perlu khawatir, tugasmu hanya perlu sampai ke pulau itu dengan selamat" ujar pico sambil menunjuk ke arah sebuah pulau yang ditumbuhi satu pohon kelapa yang paling dekat dengan gunung berapi.


Setelah menjelaskan kepada Wang Xiang mengenai ancaman yang ada di gunung berapi itu, Pico menghilang dari sana dan benar saja apa yang dikatakan oleh anak itu.


Udara yang ada di sekitar Wang Xiang benar benar sangat ekstrim, dengan cepat Wang Xiang membakar dirinya sendiri dengan unsur api tapi semua itu seolah tidak berguna bahkan dengan diselimuti oleh api yang begitu panas sekalipun Wang Xiang masih merasa kedinginan.


"Aku harus cepat keluar dari sini jika tidak ingin mati kedinginan" Ujar Wang Xiang. Tanpa berpikir terlalu lama pemuda itu segera berlari menuruni gunung dengan kecepatan yang bisa ditempuh saat ini.


Wang Xiang bergerak dengan sangat cepat meluncur di salju yang mana dengan hal itu dia bisa membuat gerakannya lebih cepat dibandingkan dengan berlari.


Pada awalnya tidak terjadi hal buruk dengan suhu dingin yang terjadi tapi setengah langkah kemudian Wang Xiang jatuh berlutut sambil memegangi dadanya.


Dia merasa tidak nyaman karena udara yang dingin juga mengurangi oksigen yang bisa dipasok oleh paru-parunya, bukan hanya itu bahkan saat ini rasa-rasanya paru-paru pemuda itu sudah mulai membeku karena suhu dingin yang sangat ekstrim melebihi minus 100 derajat Celcius.

__ADS_1


"Tidak, aku tidak boleh mati ditempat ini" kata itulah yang diucapkan oleh Wang Xiang untuk membangkitkan semangatnya, dengan seluruh kekuatan yang dia miliki dia berusaha bergerak secepat mungkin karena semakin lama berada di puncak gunung itu maka semakin cepat pula dia akan mati karena suhu yang begitu ekstrim.


Setelah tengah jalan akhirnya Wang Xiang bisa bernafas dengan lega, saat ini berdiri di tengah-tengah perbatasan antara puncak gunung salju dan lautan lahar yang terlihat mengeluarkan asap berwarna hitam.


"Suhu di sini tidak terlalu panas atau terlalu dingin, tapi aku tidak begitu yakin bisa melewati lautan lahar ini, suhunya pasti sangat panas" Ujar Wang Xiang yang mana setelahnya dia memantapkan tekadnya sepertinya dia mendapatkan sebuah ide jenius dan dia menatap ke arah puncak es yang ada di belakangnya.


"Aku tidak tahu apakah ini akan berhasil tapi tidak ada cara lain selain mencoba" Ujar Wang Xiang yang mana setelah mengatakan hal itu, dia mengarahkan pukulan keras pada gunung membuat getaran yang sangat hebat bahkan terlihat air laut menciptakan gelombang yang sangat besar menuju ke arah daratan.


Bukan hanya sekali Wang Xiang memukul gunung itu berkali kali hingga membuat salju yang menyelimuti puncak gunung longsor ke bawah dan bergerak dengan sangat cepat memadamkan lahar yang menutupi gunung.


Ketika es yang begitu dingin dan api yang begitu Panas bertemu, asap panas segera menyelimuti seluruh gunung dan terlihat seorang pemuda berseluncur menuruni dengan menaiki longsoran salju yang turun ke bawah.


Dari semua binatang spiritual yang terbang semuanya rata-rata berada di tingkat Raja, untuk saat ini binatang-binatang dengan tingkatan itu bahkan bisa meratakan seluruh bumi tapi di dunia itu jumlahnya mencapai ratusan bahkan ada yang lebih kuat dari itu.


Siapa yang berani bersinggungan dengan dunia Junggla jika mengetahui tokoh tokoh di belakangnya. Jangan kira tidak melakukan perlawanan sama dengan orang yang lemah.


Hanya orang-orang yang punya kekuatan bertarung. kekuatan yang Bahkan jauh lebih mengerikan dibandingkan dengan kultivator di bumi dan Wang Xiang mengakui hal itu.

__ADS_1


Kembali ke dalam cerita, semua binatang spiritual yang terbang memang sangat kuat dan jika datang ke bumi akan sedikit orang yang bisa menandinginya tapi ada satu binatang spiritual yang keluar dari air dan menciptakan hujan air yang sangat lebat.


Awan mendung berkumpul di atas langit disertai dengan hujan yang turun membasahi dunia, tiga lingkaran raksasa muncul di tubuh makhluk yang menyerupai paus itu yang mana setelah beberapa detik kemudian tubuh paus itu terbelah menjadi tiga dan satu tubuh berubah menjadi manusia yang menatap ke arah gunung dimana Wang Xiang berseluncur di atas longsoran salju.


"Warlock, jika kau ingin mengujinya jangan terlalu berlebihan karena dia adalah orang yang dipilih oleh tuhan dan aku adalah pengawas yang mengawasinya selagi dia bertambah kuat" Ujar Poci menjelaskan yang mana ucapan dari anak kecil itu mendapatkan tatapan singkat dari Warlock yang berupa wujud manusia dari paus sebelumnya.


Warlock memiliki wujud layaknya pria dewasa tapi dengan tubuh layaknya seorang wanita, perangainya bisa dikatakan cantik jika bisa dikatakan tampan dan yang lebih penting, seluruh tubuhnya diselimuti oleh zirah yang terbentuk dari pusaran air.


"Jadi dia orang yang diramalkan itu? Tepat sekali aku ingin menguji orang sepertinya, kalau begitu aku akan memberikannya ujian yang tidak akan pernah bisa diselesaikan" Ujar Warlock menatap kearah Wang Xiang yang merinding karena dia bisa melihat dua paus seukuran gunung berputar putar mengelilingi gunung yang ia naiki.


"Apakah ini serius? Dua paus ini hanya pecahan kekuatan dari kaisar tapi hanya dengan keberadaanya dia bisa membunuhku dengan sangat mudah, sial" Ujar Wang Xiang sambil menatap seseorang yang melayang di udara dan menatapnya dengan tajam.


"Entah kenapa aku merasa orang itu sangat berbahaya, aku harap aku tidak berurusan dengannya" Ujar Wang Xiang menelan ludahnya.


Setelah menunggu selama beberapa saat akhirnya Wang Xiang sampai di bawah gunung dan dengan membentuk lapisan Danqi di tangannya, Wang Xiang berdiri di atas air dan mencoba menenangkan dirinya yang di ombang ambingkan oleh gelombang air akibat gerakan dari 2 paus raksasa yang mengelilinginya.


"Sepertinya tidak ada pilihan lain selain mengalahkan paus ini tapi sepertinya bukan hanya paus masalah yang akan aku hadapi" Ujar Wang Xiang karena dengan pelatihan yang kedua, dia bisa tahu bahwa di dalam air ada sekelompok makhluk yang bergerak bersiap siap menerjang ke arahnya jika memiliki kesempatan.

__ADS_1


"Kebetulan sekali, aku juga ingin mengetes pemahaman mengenai dua latihan yang aku lakukan sebelumnya" Ujar Wang Xiang diikuti senyuman cerahnya.


__ADS_2