Glory After Rebirth

Glory After Rebirth
Chapter 63. Menyelesaikan Keluarga Jia dan Faiyin


__ADS_3

Sang Surya terlihat mulai menyingsing menghilang di balik pegunungan, sementara itu pertarungan yang dilakukan oleh Wang Xiang dan beberapa keluarga kuno terlihat masih berlangsung yang mana pertarungan itu sudah terjadi selama hampir lima jam.


Meskipun Wang Xiang menghadapi tujuh puluh orang seorang diri tapi terlihat pemuda itu tidak kesulitan sama sekali bahkan tenaga yang dimiliki terlihat masih sangat bertenaga untuk melayani mereka semua selama satu hari kedepan.


Hanya lima jam pertarungan tidak akan membuat Wang Xiang kelelahan karena sebelumnya ketika dilatih oleh Poci, jangankan istirahat bahkan dalam latihan yang diberikan oleh Poci Wang Xiang tidak bisa bernafas dengan tenang karena semua latihan yang diberikan oleh orang tua berparas anak kecil itu bisa mengancam kehidupannya terlebih latihan terakhir kali.


"Aku salut dengan semangat juang yang kalian tunjukkan tapi semua itu tidak akan cukup untuk mengalahkanku!"Ujar Wang Xiang, setelah mengatakan hal itu tanah yang diinjak oleh Wang Xiang mengeluarkan lingkaran merah yang menyelubungi semua orang.


Ketika diselubungi oleh lingkaran merah yang keluar dari bawah kaki Wang Xiang, semua orang dibuat panik dan buru buru pergi menjauh karena mereka tahu Wang Xiang akan melancarkan serangan.


Entah itu serangan seperti apa tapi jika serangan yang dilancarkan oleh Wang Xiang tidak menggunakan pola untuk mengeluarkannya pasti akan sangat sulit untuk ditangani.


Ketika semua orang berpikir bisa pergi dari jangkauan serangan Wang Xiang, akar akar berdiri keluar dari tanah dan menjalar mengurung mereka semua dalam satu tempat.


Akar akar berduri itu selain mengandalkan duri duri beracun untuk menghentikan pergerakan lawan juga mengeluarkan sejenis zat yang mana jika zat itu sampai dihirup oleh seseorang maka orang tersebut akan mengalami halusinasi mengenai apa yang paling ditakuti di dunia.


Tak berlebihan jika mendeskripsikan serangan yang dilancarkan oleh Wang Xiang sebagai sebuah media yang sangat kejam untuk menyiksa seseorang karena jurus yang dikeluarkan kali ini merupakan jurus yang dia dapatkan dari seorang pembunuh berantai yang sangat kejam.


'Akar Kematian' Demikian jurus ini dikenal luas sebagai jurus yang sangat berbahaya dan sangat mematikan.

__ADS_1


"Jangan mendekat, jangan mendekat atau aku akan menghabisimu!" ujar salah satu dari mereka ketika di depan matanya dia melihat sebuah makhluk menyerupai pohon dengan ribuan tentakel mengarahkan serangan padanya.


Meskipun hal itu hanyalah ilusi, tapi orang itu tidak tahu akan hal itu sehingga dia mengayunkan pedangnya hingga memotong makhluk itu yang mana memang dari pandangan pribadinya dia memotong makhluk itu tapi pandangan orang luar dia seperti orang gila yang menebaskan pedangnya dan berteriak tanpa arah.


"Sebenarnya jurus ini sederhana begitupun dengan cara melepaskan diri dari ilusi yang dikeluarkan oleh setiap akar yang dihasilkan, jika seseorang memiliki jiwa yang kuat dan bisa memahami dirinya sendiri dia bisa dengan mudah terlepas dari ilusi ini bahkan ilusi seperti ini tidak akan berpengaruh padanya" Ujar Wang Xiang.


Dari semua orang yang berteriak tidak jelas, satu orang yang menarik perhatian Wang Xiang. Seorang pria berusia sekitar lima puluh tahun dengan jenggot dan rambut yang sedikit berwarna putih.


Bukan karena penampilannya yang berasal dari keluarga Faiyin maupun ketakutannya yang sedikit berbeda dari kebanyakan orang melainkan karena apa yang dikatakan oleh orang itu ketika melihat ilusi yang muncul dari dalam kepalanya menyadarkan Wang Xiang mengenai cara keluar dari dunia itu.


"Tuan, tolong jangan mendekat ke arahku! Aku benar benar mengaku salah dan tidak akan pernah kembali ke dunia ini lagi jadi tolong ampuni aku" Ujar orang itu sambil bersujud meminta ampun.


Melihat hal itu saja Wang Xiang sudah dibuat sibuk dengan pikirannya mengenai seberapa kuat penduduk di dunia ini.


"Jadi orang yang aku cari ada di puncak gunung tertinggi di dunia ini" Ujar Wang Xiang, ketika mengatakan hal itu pandangannya segera teralihkan pada satu arah dimana di pandangan Wang Xiang terdapat sebuah gunung raksasa yang puncaknya tidak terlihat atau lebih tepatnya puncak dari gunung itu melebihi tinggi dari langit.


Selain puncak gunung yang begitu tinggi, Wang Xiang juga melihat sesuatu seperti burung terbang mengitari gunung itu dan jika dilihat dari jarak dari tempatnya saat ini dan gunung itu, ukuran burung itu setidaknya hampir sama dengan ikan paus yang sebelumnya dihadapi olehnya ketika melakukan pelatihan.


"Tidak ada yang menarik di tempat ini, jadi yah akhiri saja!" ujar Wang Xiang, setelah mengatakan hal itu Wang Xiang memegang pedangnya dengan erat kemudian dia menatap ke arah semua orang yang ada di sana.

__ADS_1


Kali ini lingkaran dengan pola berlapis lapis muncul dan menjadi sinkronisasi kekuatan yang sangat besar, beberapa pedang keluar dari pola itu yang mana pedang yang ada di dalam genggaman tangan Wang Xiang bersinar layaknya sebuah permata yang menjadi daya tarik dari semua pedang yang ada di sana.


Ya, jurus yang dikeluarkan Wang Xiang adalah jurus pedang langit Miliknya, entah kenapa meskipun Wang Xiang sudah memahami mengenai pola tapi jurus yang diberikan oleh Tuhan itu tidak terpengaruh bahkan semakin lama Wang Xiang berusaha menghilangkan pola pada jurus itu, semakin banyak pula pola yang keluar seolah dia tidak diizinkan melihat apa yang ada di dalamnya.


"Maaf karena aku melakukan hal ini, aku melakukan hal ini bukan karena keinginanku tapi demi keadilan" Ujar Wang Xiang lantas dia mengarahkan pedangnya maju ke depan dan semua pedang yang mengelilinginya melesak menuju ke arah semua orang yang ada di sana.


Pedang pedang yang dikeluarkan oleh Wang Xiang semakin kuat dan mematikan setelah dia naik tingkatan, bahkan saat ini satu ayunan pedang bisa melesat sangat cepat melebihi satu kilometer hanya dengan satu lemparan.


Seharusnya hal itu mustahil tapi bukan itu inti utama dari serangan yang dilakukan oleh Wang Xiang, satu kilometer hanya jarak jangkau yang paling lemah dari tingkat pelatihan Wang Xiang saat ini.


Jika Wang Xiang benar benar serius dia bahkan bisa mengarahkan serangan yang lebih luas dengan jangkauan melebihi lima kilometer dengan lingkup serang yang mencapai satu kilometer.


Tapi hal itu akan menghabiskan terlalu banyak Danqi sehingga Wang Xiang memilih tidak melakukannya, tidak sebelum dia benar benar perlu menggunakan jurus itu untuk saat ini.


Dalam waktu singkat semua orang tumbang karena serangan yang dilakukan oleh Wang Xiang, tidak ada yang bisa bertahan meskipun mereka adalah seorang Jendral sekalipun.


Semua tetap sama ketika berhadapan dengan serangan yang dilakukan oleh Wang Xiang dan kematian itu pasti jika harus berhadapan dengan orang yang berada di tingkat kaisar dunia.


Setelah membereskan mereka semua, tak lupa Wang Xiang menjarah semua harta yang mereka miliki termasuk pedang dan sumber daya yang ada di dalam cincin penyimpanan mereka.

__ADS_1


Setelah menjarah habis semua barang yang dibawa oleh mereka Wang Xiang pergi menuju puncak gunung tertinggi untuk menemukan orang yang bisa membawanya kembali ke dunianya.


Catatan Penulis : Maaf karena beberapa hari ini updatenya cuman satu chapter atau ngak sama sekali, mengingat masih suasana lebaran author memiliki banyak hal yang harus dilakukan terutama dengan keluarga.


__ADS_2