
Di Tempat lain di sudut sebuah pulau melayang, sekelompok makhluk campuran dari beberapa binatang terlihat tengah memperebutkan sebutir buah persik berwarna merah terang yang mana dari buah persik itu, terpancar energi kehidupan yang sangat melimpah.
Berbeda dengan Danqi yang bisa memperkuat pelatihan seseorang jika diserap ke dalam tubuh, aura kehidupan mampu meregenerasi akar spiritual dan jiwa seseorang.
Bahkan jika seseorang berada dalam masa kritis memakan sumber daya yang mengandung aura kehidupan maka nyawa mereka bisa selamat asalkan memenuhi beberapa persyaratan.
Untuk kelangkaan sendiri, sumber daya yang mampu memberikan energi kehidupan setidaknya satu juta kali lebih langka jika dibandingkan dengan apel emas yang dipetik oleh Wang Xiang sebelumnya.
Jika sumber daya itu muncul tidak heran menjadi rebutan banyak pihak bahkan makhluk campuran yang berasal dari dunia lain bisa tahu bahwa sumber daya itu memiliki kekuatan yang sangat besar dan begitu berharga.
"Mereka adalah siluman!" Wang Xiang bersembunyi dibalik semak semak sambil memperhatikan makhluk campuran di depannya.
Ada empat makhluk campuran yang terlihat memperebutkan persik itu, empat makhluk itu antara lain adalah seorang wanita dengan tubuh bagian bawah seekor ular, seekor banteng yang berdiri dengan tegap layaknya manusia, kera yang memiliki fisik layaknya manusia dan yang terakhir adalah seekor singa dengan delapan kepala yang menyerupai wajah manusia.
Semua makhluk itu dinamakan sebagai siluman, makhluk yang berasal dari dunia lain dengan wujud yang merupakan perpaduan dari beberapa unsur yang membuat mereka berbeda dari kebanyakan makhluk yang ada di dunia.
Selain itu siluman memiliki kekuatan yang sangat besar di dalam diri mereka dan karena wujud mereka yang merupakan campuran dari beberapa unsur, siluman memiliki sikap yang angkuh dan menentang semua makhluk yang lebih rendah dibandingkan dengan mereka.
Wang Xiang tahu bahwa siluman adalah ancaman besar bagi para manusia selain dari bencana besar yang terjadi akibat hancurnya segel spiritual, karena sifat mereka yang angkuh para siluman telah banyak melakukan kerusakan di kehidupan pertama Wang Xiang bahkan bukan hanya pada ras manusia tapi ras ras lainnya yang berbeda dari mereka juga menjadi korban kebringasan mereka.
__ADS_1
"Mungkin mereka juga terlempar ke dunia ini seperti halnya yang terjadi pada Elf itu, tidak aku sangka akan bertemu dengan lawan yang merepotkan seperti mereka" Ujar Wang Xiang.
Dia mengamati keempat siluman itu dengan seksama dan terlihat banteng dengan fisik manusia mulai mengeluarkan sebuah kapak dari udara kosong yang Wang Xiang tahu bahwa kapak itu disimpan di dalam cincin penyimpanan yang dia kenakan sebelumnya.
Setelah mengeluarkan kapak itu, banteng dengan fisik manusia mengayunkan kapaknya ke arah ketiga siluman lainnya membuat mereka semua melompat mundur beberapa langkah ke belakang.
"Mereka bertarung untuk buah persik itu, kalau begitu aku akan mengamati lebih jauh pertarungan mereka, siapa tahu aku memiliki kesempatan untuk menyelesaikan semuanya" Ujar Wang Xiang.
****
"Kerbau sialan, kembalikan buah persik itu padaku, kau tidak pantas mendapatkannya!"
"Monyet jelek, jika kau ingin mendapatkan buah persik jiwa maka hadapi aku dengan kekuatanmu, di dunia ini yang kuat adalah yang berkuasa"
"Jika dia bersikeras untuk memiliki buah persik jiwa itu seorang diri, maka tidak ada pilihan lain selain menghadapinya, kalian berdua bersiaplah, kita akan menghabisi kerbau sialan ini di tempat ini!" Ujar siluman singa berkepala delapan yang mana setelah mengatakan hal itu surai yang ada di lehernya terlihat terbuka semakin lebar dan singa itu membuka mulutnya lebar lebar mengumpulkan sebuah energi di dalamnya.
Begitu juga dengan monyet bertubuh layaknya manusia, dia mengeluarkan sebuah toya berwarna perak dari dalam cincin penyimpanan yang ada di tangannya diikuti oleh wanita ular dengan sabit di masing masing tangannya.
"Kalian benar benar pengecut, kalian berniat melawanku bersama sama, apakah seperti ini kehormatan seorang siluman Dimata kalian!"
__ADS_1
"Untuk apa mementingkan kehormatan jika kita berada di luar dunia kita sendiri, kau telah mengambil buah persik jiwa maka bayarannya adalah nyawamu" Ujar Siluman Ular.
Setelah mengatakan hal itu terlihat siluman monyet mengarahkan toya yang dia pegang ke arah siluman kerbau yang mana seketika itu pula Toya yang dia gunakan memanjang beberapa meter dan menghantam kapak yang digunakan oleh siluman kerbau.
Benturan serangan keduanya menciptakan sebuah percikan api dan gelombang kejut yang sangat besar hingga hempasan angin yang begitu kuat menyapu area sekitar pertarungan mereka.
Siluman kerbau juga terlihat mundur beberapa langkah setelah mendapatkan pukulan keras dari Toya perak milik siluman monyet. Kendati demikian saat ini siluman kerbau tidak boleh lengah karena di belakangnya siluman ular terlihat melompat ke arahnya dengan dua sabit yang sudah di ayunkan.
"Kalian benar benar pengecut yang sangat menjengkelkan!" Ujar Siluman kerbau lantas dia menghentakkan kakinya ke tanah dan bebatuan yang ada disekitarnya terangkat ke atas membuat siluman ular dan siluman monyet mundur beberapa langkah ke belakang.
Akan tetapi keduanya mundur bukan karena takut akan serangan itu tapi mereka memberikan ruang untuk siluman singa berkepala delapan untuk melancarkan serangan.
Pada delapan mulut singa berkepala delapan, terlihat perputaran kekuatan yang sangat mengerikan tengah berkumpul dan siap untuk ditempatkan. Ketika siluman monyet dan siluman ular mundur, singa berkepala delapan itu menembakkan serangannya yang mana akibat serangan itu, daratan yang ada di depannya terbakar memanjang sejauh seratus meter dan terlihat siluman kerbau menahan serangan itu dengan kapak miliknya yang kini sudah berubah menjadi dua pasang.
Hutan yang muncul di pulau terapung seketika dibakar habis oleh serangan yang dihasilkan oleh siluman singa dan Wang Xiang yang melihat hal itu hanya bisa menelan ludahnya.
"Untuk sekarang aku tidak akan bisa menghadapi mereka dengan tingkat pelatihan ku. Kekuatan penghancur yang mereka miliki setidaknya berada di tingkat Jenderal bintang 1" Guman Wang Xiang.
Dia memutuskan untuk mengambil langkah mundur beberapa langkah ke belakang karena dia tidak ingin keberadaanya disadari oleh keempatnya.
__ADS_1
Akan menjadi masalah jika dia ketahuan terlebih dengan sikap yang dimiliki oleh siluman, dia yakin dirinya tidak akan lepas begitu saja dihadapan mereka.
"Aku berharap Elf itu ada disini sekarang, setidaknya dengan keberadaanya dia bisa memberikan sedikit perlawanan pada mereka" Ujar Wang Xiang menelan ludahnya sambil melihat pertarungan yang semakin intens di depannya.