Gutheng

Gutheng
Penjelajah Hutan#16


__ADS_3

Dia terbang ke arah barat laut dan melihat ada padang rumput. Kemudian, turun hinggap terdengar ada suara manusia dari kejauhan beberapa orang membawa teropong mengamati sekeliling hutan.


"Itu pemburu atau hanya manusia yang sedang liburan kesini. Tetapi kalau pemburu tidak mungkin juga, ini sudah memasuki wilayah yang di lindungi. aku harus tetap waspada" kata Bido dalam hati


Terlihat ada kelinci di arah sebelah barat yang sedang memakan rumput


"Wah, ada mangsa..." kata Bido


kemudian, dia terbang menangkap kelinci tersebut di santapnya dan terbang hinggap ke pohon dekat pagar hutan lindung. Terlihat ada satu ekor Kukang merambat di pohon.


"Siapa yang kamu cari hingga ke sini?" kata Kukang


"Aku mencari sesuatu yang hilang..." kata Bido


"Apa?" kata Kukang


"Kekuatan aku..." kata Bido


"Tidak ada yang hilang kamu terlihat kuat..." kata Kukang


"Benar, tetapi aku memiliki kekuatan terbang cepat seperti kilat" kata Bido


"Kamu mengkhayal ha haha" kata kukang kemudian tertawa


"Kamu jangan meledek ini nyata adanya" kata Bido


"Ya, bagaimana ceritanya kamu memiliki kekuatan tersebut?" kata kukang dengan wajah heran


"Begini ceritanya, aku sedang terbang kemudian hinggap di kabel listrik tegangan tinggi tetapi tidak mempan. Awalnya hanya terasa di gigit semut di area kaki menjalar ke seluruh tubuh. Setelah itu aku segera terbang lagi. Tanpa di duga aku bisa melesat cepat seperti kilat dalam hitungan detik ke jarak 100 meter " kata Bido


"Apa kejadian itu sudah lama terjadi?" kata Kukang


"Kemarin, ketika aku dari utara" kata Bido


"Wah, kalau begitu aku ingin mencoba..." kata kukang


"Lebih baik kamu jangan coba-coba" kata Bido


"Jangan begitu, tolong beritahu caranya..." kata Kukang


"Tidak..." kata Bido


"Kamu pelit!" kata Kukang


"Oke, kamu panjat saja tiang listrik terus di atas ada kabel yang tidak di bungkus pelindung karet. Kemudian, kamu sentuh saja itu selesai hidup kamu" kata Bido


"Benar, secara logika memang begitu..." kata Kukang


"Loh kok kamu begitu!" kata Bido


"Ya, memang kenyataannya" kata Kukang


"Jadi, kamu masih belum percaya..." kata Bido


"Belum, kalau belum ada buktinya..." kata Kukang


"Oke, nanti aku buktikan kalau kekuatan aku kembali..." kata Bido


"Ya, kalau sudah kamu kesini lagi..." kata Kukang


"Ya..." kata Bido


"ini menarik, kalau dia tidak bisa membuktikan aku akan menyuruh terbang bolak-balik 100 meter" kata Kukang dalam hati


"Kukang aku akan pergi ke Utara jangan beritahu hilu kalau aku akan kesana..." kata Bido


"Kenapa?" kata Kukang


"Aku keluar dari kawasan ini tanpa memberitahu dia..." kata Bido


"Itu tidak baik seharusnya kamu memberitahu..." kata Kukang


"Tolong jangan sampai dia tahu" kata Bido

__ADS_1


"Oke.. tetapi hanya untuk kali ini saja. Apa yang akan kamu lakukan di sana?" kata Kukang


"Akan ke tempat yang ada kabel listrik" kata Bido


"Menurut aku, kamu tidak perlu kesana" kata Kukang


"Mengapa?" kata Bido


"Kamu ke puncak Gunung Phoenix saja kalau cuaca mendung menanti sambaran petir" kata Kukang


"Aku tidak berani melakukan itu" kata Bido


"Padahal petir dengan listrik sama. Kenapa?" kata Kukang


"Karena, kalau terkena petir bisa langsung mati, sedangkan tegangan tinggi pada listrik bisa untuk pikir-pikir dulu..." kata Bido


"Apa maksudnya pikir-pikir dulu?" kata Kukang


"Bisa mengurungkan niat menyenggol kalau petir langsung kena secara tiba-tiba tanpa diduga" kata Bido


"Jadi, Apa kamu masih ingin kesana?" kata Kukang


"Masih" kata Bido


"Kamu ingin bunuh diri kalau begitu. Lebih baik kamu urungkan saja..." kata Kukang


"Semoga saja aku selamat..", Kata Bido


"Wah, jangan melakukan hal gila", kata Kukang


"Aku yakin akan kemampuan aku" kata Bido


"Ya sudah semoga kamu beruntung" kata Kukang


"Kukang, aku perhatikan kamu gerakannya pelan kalau naik pohon" kata Bido


"Ya, memang bawaanya seperti ini. Makanya kalau kamu berhasil aku minat memanjat tiang listrik" kata Kukang


"Haduh, yang tadi kamu katakan tentang listrik" kata Kukang


"Oo ya ya hehehe" Kata Bido kemudian dia tertawa


"Itu maksudnya" kata Kukang


"Ya, Aku akan kesana dulu" kata Bido


Setelah Bido pergi terlihat Hilu datang menghampiri Kukang


"Kemana Bido akan pergi?" kata Hilu


"Tidak tahu" kata Kukang


"Jangan bohong kamu..." kata Hilu


"Tidak..." kata Kukang


"Mencurigakan, katakan yang sebenarnya..." kata Bido


"Aku takut .." kata Kukang


"Apa yang perlu di takutkan kamu tidak berbuat kejahatan. Tolong ceritakan kepadaku..." kata Hilu


"Dia akan ke kabel listrik..." kata Kukang


"Untuk apa?" kata Hilu


"Tidak tahu, Ayo cepat kejar dia sebelum terlambat..." kata Kukang


"Memangnya dia ingin apa di kabel listrik?" kata Hilu


"Katanya, listrik sumber kekuatannya sehingga dia akan menyentuhnya" kata Kukang


"Wah, kalau begitu aku akan segera kesana" kata Hilu

__ADS_1


"Ya, Ayo cepat!" kata Kukang


Kemudian, Hilu segera terbang mengikuti arah Bido. di sisi lain Bido terbang turun menghampiri kabel tetapi hinggap dulu pada pohon di sampingnya. Dari kejauhan Hilu melihat Bido sedang bertengger.


"Wah, itu dia Bido..." kata Hilu


Kemudian, Hilu mulai mendekat dan sampai di tempat tersebut.


"Apa yang kamu lakukan disini Bido?" kata Hilu


"Tidak ada, Bagaimana kamu bisa tahu kalau aku


di sini?" kata Bido


"Aku mengikuti kamu, Aku sudah katakan jangan keluar kawasan. Kenapa kamu melakukan itu?" kata Hilu


"Maaf, aku hanya ingin memperoleh kekuatan aku yang hilang" kata Bido


"Kekuatan apa?" kata Hilu


"Terbang seperti kilat..." kata Bido


"Kamu sedang mimpi Bido, Bangun! bangun! hehehe", kata Hilu kemudian tertawa dan meledek


"Aku tidak mimpi. Ini aku alami sendiri..." kata Bido


"Kok aku belum pernah melihat itu..." kata Hilu


"Karena disaat itu terjadi kamu tidak di situ..' kata Bido


"Wah, terus kamu akan apa disini?" kata Hilu


"Aku akan menyentuh kabel ini dengan kaki aku...", kata Bido


"Jangan itu bahaya!" kata Hilu


"Tidak apa-apa..." kata Bido


"Aku dan penghuni pohon besar masih menyayangi kamu. Jangan melakukan tindakan bodoh dan aniaya" kata Hilu


"Jangan khawatir ini hanya seperti di gigit semut..." kata Bido


"Ya sudah kalau itu yang kamu inginkan..." kata Hilu


Kemudian, Bido menghela nafas dan terbang menuju kabel tersebut


"Dasar keras kepala, kalau terjadi sesuatu yang buruk kamu yang rugi..." kata Hilu dalam hati


Bido terbang sedikit demi sedikit kemudian hinggap di kabel


"Huh, Ini dia reaksinya mulai terasa dari kaki aku terus menyebar ke seluruh tubuh" kata Bido


Kemudian, setelah beberapa detik dia terbang dan mencoba kekuatannya


"Oke sekarang saatnya aku coba..." kata Bido


Wuss..


Terlihat Bido terbang cepat. Kemudian, dia kembali lagi ke dekat Hilu


"Waow, apa ini yang kamu maksud?" kata Hilu


"Ya.. keren kan hehehe" kata Bido kemudian tertawa


"Seperti mimpi aku tidak menyangka kamu bisa melakukannya..." kata Hilu


"Kamu mau?" kata Bido


"Tidak, cukup kamu saja..." kata Hilu


"Ini ada manfaatnya bisa cepat sampai tujuan dan mudah untuk menjelajahi hutan..." kata Bido


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2