Hand Power Of God

Hand Power Of God
Bab 23. Kekuatan Marcin


__ADS_3

Teman-teman baca sampai selesai, ya. Jangan di skip biar terbaca oleh sistem. Lalu, jangan lupa untuk selalu memberikan dukungan kepada aku dengan kasih like, komentar, bunga, kopi, vote, dan ⭐⭐⭐⭐⭐. Semoga hari ini kalian bahagia dan sehat selalu.


***


Bab 22


Marcin juga ingin menguji sudah sampai mana kekuatan miliknya saat ini. Setelah tersegel ribuan tahun, kekuatannya belum kembali 100%. Maka, dia harus melatih meningkatkan nama miliknya lagi dengan bersemedi di tempat yang memiliki kekuatan api yang kuat. Bisanya di kawah gunung bisa mempercepat pengembalian kekuatannya.


Ratusan hewan suci milik prajurit kerajaan Eleanor menyerang Marcin secara bersamaan. Namun, naga itu terbang dengan cepat menghindari serangan lawan-lawannya.


"Rico meyingkir dari sana!" ucap Marcin.


Rico pun segera berlari dan mengajak teman-temannya juga. Mereka berusaha menjauh dan mencari tempat untuk berlindung.


Ketika musuh-musuh mereka berusaha untuk mencegah Rico dan yang lain dengan serangan dadakan. Namun, Kouga, Garuda, dan Kyu berhasil menghalau serangan mereka dengan kekuatan mereka, sehingga terjadi ledakan keras.


"Menyingkir kalian!" titah Marcin kepada hewan suci milik Rico dan teman-temannya.


Keempat hewan suci itu melotot saat melihat Marcin sudah membuat simbol sihir yang besar di atas langit.


"Dasar naga gila, kau ingin membunuh kami semua!" teriak Kouga.

__ADS_1


"Bukannya sudah aku bilang menyingkir," balas Marcin.


'Kalau begini Rico juga akan kena kekuatannya. Tidak ada cara lain.' (Kouga)


"Rico, kembalikan wujud asliku, cepat!" perintah Kouga kepada Tuannya dan Rico pun mengucapkan mantra pelepas.


Setelah Kouga berhasil menjadi wujudnya yang asli. Dia melemparkan Garuda, Kyu,  dan Ratu Lebah, ke satu tempat di mana Rico dan yang lainnya berada.


"Hei, Kouga! Apa-apaan kau," teriak semuanya protes karena melempar tubuh hewan-hewan suci ke sana dan saling beradu.


Kouga tidak bicara apapun, karena sedang memusatkan kekuatannya untuk membentuk dinding pelindung. Apalagi simbol sihir milik Marcin sudah sempurna dengan wujud bola api yang menjulur lidah apinya.


"Awas kau Marcin! Akan aku tuntut kamu setelah ini." gumam Kouga.


"Kya-aaak!"


Bola api itu menghantam daratan dan mengubahnya lautan api. Semua hewan suci dan prajurit itu mengerang kesakitan. Begitu juga dengan Kouga. Serangan Marcin tidak main-main kali ini.


Rico yang bisa merasakan panas dan getaran tanah yang kuat, bisa membayangkan betapa besarnya serangan Marcin.


'Apa-apaan si Marcin, ini! Apa dia juga berniat membunuh aku?' (Rico)

__ADS_1


Semua musuh mereka kini sudah berubah menjadi abu. Kouga yang membuat dinding pelindung terkuat juga mengalami kesakitan di sekujur tubuhnya, meski tidak berubah menjadi abu. Namun, jika mendapat serangan seperti tadi sekali lagi, ia pun akan mengalami hal yang sama seperti hewan suci lainnya.


"Riko aku telah selesai menjalankan perintahmu. Maka, kini giliran kamu yang harus membayar hutang atas apa yang kau ucapkan tadi kepadaku," kata Marcin.


Rico dan yang lainnya keluar dari persembunyian. Betapa terkejutnya mereka saat melihat keadaan di sana saat ini. Tanah luas itu berubah menjadi ladang abu dari para prajurit kerajaan Eleanor dan hewan sucinya.


"Apa yang sudah kau lakukan, Marcin!" teriak Rico marah.


Pemuda itu tidak mengharapkan serangan seperti ini. Dia menginginkan agar orang-orang yang mau berubah diberi kesempatan hidup. Selain itu, hewan suci juga tidak semua menginginkan dirinya untuk menjadi alat tempur para prajurit kerajaan Eleanor.


"Bukannya sudah aku bilang tadi. Kalau seranganku kali ini tidak akan pernah bulu," ucap Marcin.


"Tapi, bukan sarangan seperti ini yang aku inginkan. Serangan kamu bahkan akan mencelakai aku." Rico menatap sengit ke arah naga yang kini sudah berada di atas tanah.


"Serangan seperti ini masih tergolong kecil untuk ukuran hewan suci seperti diriku," balas Marcin tidak mau kalah. Keduanya memang sama-sama keras kepala.


"Kamu harus dihukum Marcin!" teriak Rico.


"Apa?" Marcin sangat terkejut mendengar ucapan tuannya.


***

__ADS_1


Hukuman apa yang akan didapat oleh Marcin? Tunggu kelanjutannya, ya!


__ADS_2