
Teman-teman baca sampai selesai, ya. Jangan di skip biar terbaca oleh sistem. Lalu, jangan lupa untuk selalu memberikan dukungan kepada aku dengan kasih like, komentar, bunga, kopi, vote, dan ⭐⭐⭐⭐⭐. Semoga hari ini kalian bahagia dan sehat selalu.
***
Bab 27
Terjadi pertempuran di hutan Sora, Rico dan teman-temannya melawan para prajurit kerajaan Eleanor. Mereka saling menyerang dengan kekuatan penuh karena hutan itu akan kembali pada keadaan semula meski rusak oleh kekuatan mereka. Mantra-mantra sihir pun saling bersahutan di sana. Hewan-hewan suci saling bertarung atas perintah tuannya.
Peri Hutan Sora itu merasa sangat senang dengan kedatangan Rico dan teman-temannya karena sudah membantu dan mengalahkan musuh dia selama ini. Para prajurit itu datang untuk menangkap hewan suci.
Setelah 15 menit pertempuran tanpa henti itu, akhirnya Rico dan teman-temannya bisa mengalahkan semua para prajurit itu. Bahkan oleh Peri itu semua diubah menjadi abu.
__ADS_1
"Terima kasih sudah mau membantu aku untuk mengalahkan mereka. Sungguh, para prajurit itu selalu berbuat kerusakan dan menangkap hewan suci untuk di jual beli kepada para saudagar kaya dan juga dijual ke negeri tetangga," kata Peri dengan perasaan sedih, bahagia, dan beribu lagi perasaan lainnya yang kini berkecamuk dalam hatinya.
"Apa? Jual beli hewan suci?" teriak keempat orang itu tidak percaya.
"Memangnya, orang yang tidak punya kekuatan sihir bisa mengendalikan hewan suci?" tanya Rico. Sebab, setahu dia hewan suci itu bisa dikendalikan dengan mantra sihir.
Peri pun memberi tahu kalau ada sebuah cincin batu permata putih yang berisi sihir pengikat agar hewan suci itu menjadi miliknya. Begitu juga dengan sihir penyerang punya cincin tersendiri, dengan batu permata merah.
"Dari mana kamu tahu tentang itu?" tanya Kelly pada makhluk penjaga hutan yang pastinya tidak akan bisa keluar dari tempat ini.
"Sungguh kejam sekali kelakuan mereka," ucap Kelly dengan penuh emosi.
__ADS_1
"Benar. Ini tidak boleh kita biarkan mereka begitu saja," lanjut Miron.
"Di mana mereka melakukan transaksi jual beli hewan suci?" tanya Rico.
Sekitar 20 kilometer dari hutan Sora ada sebuah kota pelabuhan yang terbesar di negeri Eleanor ini. Di kota itulah mereka melakukan transaksi jual beli hewan suci dan melakuakan penyelundupan ke luar negeri juga di kota itu. Jika transaksi jual beli itu ilegal biasanya dilakukan dia pelabuhan-pelabuhan kecil dan yang sudah tidak layak pakai. Ini untuk menghindari pajak penjualan hewan suci yang tergolong cukup mahal.
"Sungguh, rasanya ingin aku hancurkan orang-orang yang tidak memiliki hati itu," ujar Kiril dengan kesal.
Mereka berempat pun memutuskan untuk pergi ke kota pelabuhan itu dulu sebelum pergi ke ibu kota. Mereka pergi setelah menginap semalam di hutan Sora. Mereka juga mendapatkan hewan suci dengan perjanjian untuk digunakan selama melakukan penyerangan di kota pelabuhan.
Rico yang kini punya banyak hewan suci, begitu juga dengan Kelly, membuat Kouga tidak senang. Dia merasa kalau kedua orang itu sudah melupakan dirinya dan sibuk dengan hewan suci baru.
__ADS_1
***
Musuh seperti apakah yang akan dihadapi oleh Riko dan teman-temannya di kota pelabuhan itu? Tunggu kelanjutannya, ya!