Hand Power Of God

Hand Power Of God
Bab 34. Miron Terluka


__ADS_3

Teman-teman baca sampai selesai, ya. Jangan di skip biar terbaca oleh sistem. Lalu, jangan lupa untuk selalu memberikan dukungan kepada aku dengan kasih like, komentar, bunga, kopi, vote, dan ⭐⭐⭐⭐⭐. Semoga hari ini kalian bahagia dan sehat selalu.


***


Bab 34


Kedatangan anggota marinir di sana membuat Rico dan kawan-kawannya bersikap waspada. Jumlah mereka hanya empat orang, sedangkan mereka berjumlah lima orang. Kalau dalam hal jumlah saat ini mereka menang. Namun, jika terjadi pertarungan di sana dan memancing para marinir yang ada di pelabuhan akan membuat mereka repot.


"Tunggu, aku merasakan adanya hawa keberadaan orang lain di sekitar sini," ucap seorang yang menggunakan topi sambil memusatkan kekuatannya untuk merasakan.


"Bukannya hanya ada kita saja saat ini yang ada di sini?" tanya orang yang berbadan tinggi.


"Tidak. Aku bisa merasakan mana dan aura keberadaan orang-orang itu. Mereka bersembunyi di dekat sini," lanjut laki-laki yang memakai topi bertuliskan militer.


Keempat anggota pasukan marinir itu pun bersiaga, bahkan ada yang mengeluarkan hewan suci berwujud anjing pelacak. Lalu, hewan suci itu pun berlari ke arah tempat Kelly dan Aksel bersembunyi.


Untuk mengalirkan perhatian keempat prajurit marinir itu, Miron pun menyuruh hewan suci kupu-kupu miliknya untuk terbang melintas di depan mereka. Lalu, menggiring mereka ke tempat yang jauh dari gudang garam itu, agar para hewan suci tidak terluka saat terjadi pertempuran di antara mereka.

__ADS_1


"Ikuti hewan suci itu! Pasti di sana tuannya sedang bersembunyi," perintah laki-laki yang menggunakan topi bertuliskan militer di bagian depan.


Keempat orang anggota marinir itu pergi mengikuti arah kupu-kupu itu pergi. Hewan suci yang memiliki warna sayap yang indah membuat mereka ingin mendapatkan untuk dijual besok.


"Miron," panggil Rico sambil berbisik.


"Iya, ada apa?" balas Miron.


"Bagaimana kalau mereka berhasil menangkap hewan suci milikmu?" Rico pun keluar dari tempat persembunyiannya di saat keadaan di rasa aman.


"Tenang saja. Hewan suci milikku meski terlihat seperti lemah begitu, sebenarnya mereka itu kuat dan tidak mudah mati," ujar Miron yang sudah turun dari langit-langit atap lorong itu.


Melihat itu tentu saja Rico dan teman-temannya terkejut.


"Kamu punya kunci pintu gudang ini?" tanya Rico dengan penuh selidik.


"Aku barusan mencurinya dari mereka saat semua fokus pada hewan suci milik Miron," jawab Aksel.

__ADS_1


Tiba-tiba saja tubuh Miron jatuh ke lantai, tetapi masih bisa menahan, sehingga hanya jatuh terduduk. Dia mengeluarkan darah dari mulutnya. Laki-laki ini pun memegang dada dan perutnya yang di rasa sangat sakit.


"Miron apa yang terjadi?" tanya mereka semua sangat terkejut saat melihat keadaan temannya ini.


"Ini sihir hitam," jawab Miron sambil meringis kesakitan.


"Apa?" Mereka semua terkejut.


"Kalian keluarkan hewan-hewan suci itu. Biar Miron, aku yang tangani," ucap Kiril sambil membawa Miron pergi dari sana.


Rico, Kelly, dan Aksel pun dengan cepat membuka kandang-kandang besi yang ada di ruang gudang itu. Terdapat ratusan hewan suci yang mereka bebaskan dari sana.


"Kouga! Kau di mana?" teriak Rico sambil mencari keberadaan hewan sucinya.


Kelly dan Aksel menggiring hewan-hewan suci itu keluar dari ruangan itu dengan tenang agar tidak memancing keributan. Namun, saat mendengar teriakan Rico mereka pun terhenti dan melihat ke arah teman mereka.


"Apa Kouga tidak ada di gudang ini?" tanya Kelly.

__ADS_1


***


Berada di manakah Kouga sebenarnya saat ini? Kenapa Miron bisa terkena sihir ilmu hitam? Tunggu kelanjutannya, ya!


__ADS_2