Hand Power Of God

Hand Power Of God
Bab 42. Akhir Pertempuran Di Kota Pelabuhan


__ADS_3

Teman-teman baca sampai selesai, ya. Jangan di skip biar terbaca oleh sistem. Lalu, jangan lupa untuk selalu memberikan dukungan kepada aku dengan kasih like, komentar, bunga, kopi, vote, dan ⭐⭐⭐⭐⭐. Semoga hari ini kalian bahagia dan sehat selalu.


***


Rico dan Kiril menyerang Admiral Dimitri. Namun, laki-laki itu bukanlah lawan yang bisa diremehkan meski dia tidak menggunakan hewan suci miliknya untuk menyerang lawan. Mana yang dimiliki oleh pimpinan kota pelabuhan ini begitu besar. Dia juga bisa menggunakan dua mantra sihir tingkat tinggi secara bersamaan.


"Rico, kamu serang hewan suci miliknya aku akan menyerang Admiral Dimitri itu sendiri," titah Kiril kepada Rico.


Meski Rico punya mana paling banyak, tetapi level sihirnya masih satu tingkat dibawah Kiril. Jadi, level yang lebih besarlah yang mungkin bisa mengalahkan sang Admiral.


"Rico, kembalikan wujud aku ke bentuk asli. Biar bisa menandingi kawanku," kata Kouga.


Rico pun melepaskan mantra yang menahan kekuatan dan wujud asli Kouga. Dalam sekejap hewan suci itu berubah menjadi serigala raksasa yang memenuhi dermaga. 


"Wow, ternyata kamu punya hewan suci legendaris Wolfgang. Aku tidak menyangka bisa melihat hewan ini. Aku pikir hewan ini tinggal cerita. Ternyata aku salah," ucap Admiral Demitri dengan tersenyum meremehkan.


Dalam hati dia menginginkan hewan suci itu untuk menjadi rekan kerja sama dengannya. Namun, dia tidak tahu apa akan berhasil mengalahkan kedua orang yang kini melawannya.


Kouga yang semakin kuat dan besar ukurannya, membuat repot para prajurit. Selain itu dia juga bisa membuat lawan kewalahan dengan badai petir miliknya.


Kyu, juga menyerang mereka dengan hujan panah api yang membuat banyak hewan suci lawan musnah. Para hewan suci itu sudah berubah menjadi monster. Demi meningkatkan kekuatan mereka mengubah makhluk hidup yang tidak bersalah menjadi buas dan sulit dikendalikan oleh mereka sendiri.


Rico dan Kiril melawan Dimitri dengan ilmu sihir yang mereka miliki. Ada keuntungan juga bagi Pemuda itu mempunyai mana yang banyak, karena dia bisa menyerang lawan terus tanpa henti. Tentu saja itu membuat Admiral Dimitri kewalahan dengan serangan yang bertubi-tubi.


Kiril juga tidak menyerah, dia menyerang titik vital organ tubuh milik Admiral Dimitri. Dia memfokuskan memberikan serangan di sana dan hasilnya sesuai dugaan. Tubuh Raksasa itu kini tidak mampu menahan serangan di jantung dan hatinya.

__ADS_1


"Kyu, serang titik yang sudah aku tandai!" perintah Kiril kepada hewan suci miliknya.


"Baik, Tuan!" Kyu, si rubah itu pun melancarkan ribuan panah api ke jantung dan hati milik Admiral Dimitri.


Laki-laki itu pun mengerang kesakitan. Kini bagian tubuh dan perutnya mengeluarkan darah banyak. Dia pun mengerang kesakitan sambil jatuh terduduk.


Rico yang melihat itu tidak menyia-nyiakan kesempatan yang ada. Dia menggunakan pedang api miliknya untuk menyerang pimpinan kota pelabuhan itu sampai berubah menjadi abu.


Di sisi lain, Miron dan Kelly berhasil menghancurkan simbol sihir milik Admiral Dimitri yang sudah memporak-porandakan sebagain kota pelabuhan. Mereka kelelahan karena sudah banyak menggunakan mana mereka.


"Syukurlah. Akhirnya semua sudah selesai!" ucap Kelly senang, karena dia hampir mati kehabisan mana untuk menghancurkan simbol tadi.


"Kau hebat Kelly!" puji Miron yang sudah terkapar tidak berdaya di sampingnya.


Miron menggunakan banyak sekali mana untuk menahan agar simbol sihir milik Admiral Dimitri ini tidak bergerak ke tengah kota. Dia menahan simbolnya dan Kelly yang menghancurkannya bersama para hewan suci milik mereka.


***


Kekalahan Admiral Dimitri di sambut suka cita oleh para kelompok pemberontak. Mereka merasa sangat bahagia setelah tahu orang-orang yang suka berbuat kejahatan kepada hewan-hewan suci dan para penduduk kota yang lemah, kini sudah tidak ada.


Kelompok Aksel juga berhasil mengalahkan para prajurit marinir dan hewan suci milik Admiral Dimitri yang ada di pelabuhan. Kini kota itu sudah benar-benar tidak ada lagi kelompok dari prajurit kerajaan Eleanor yang berada di bawah pimpinan Raja Didio.


Sudah satu minggu berlalu sejak berita hubungan di pelabuhan dan dermaga. Rico dan teman-temannya juga beristirahat selama itu di kedai milik Angel. mereka memulihkan kondisi tubuh dan mana milik mereka.


"Kami akan melanjutkan perjalanan menuju ibu kota kerajaan Eleanor," kata Rico saat mereka makan malam bersama para anggota kelompok pemberontak.

__ADS_1


"Bolehkah aku ikut bergabung bersama denganmu? Aku juga mempunyai tujuan yang sama dengan kalian," tanya Aksel.


"Ya, tentu saja. Aku akan senang jika kamu bisa ikut bersama kami dan berjuang bersama-sama demi negeri ini," jawab Rico.


Betapa bahagianya Kelly saat ini, karena sang pujaan hati pun akan ikut bersama dengannya. Hal yang sama pun dirasakan oleh Aksel. Sepasang kekasih ini sedang dalam masa hubungan yang sedang mesra-mesranya.


"Baiklah kalau begitu, besok pagi kita berangkat," ujar Rico dan disetujui oleh teman-temannya.


Kota pelabuhan saat ini berada di bawah pimpinan suami Angel, yang merupakan ketua kelompok pemberontak. Para saudagar kaya akan ikut mendonasikan uang mereka untuk membantu pembangunan kembali kota mereka yang hancur.


Para hewan suci yang terlatih akan menyertai mereka untuk menjaga kota itu dari serangan orang-orang yang berniat jahat di sana. Sementara itu, hewan-hewan suci yang tidak menginginkan dirinya bertarung di kembalikan ke hutan Sora.


***


Bagaimana kisah petualangan Rico dan yang lainnya untuk mengalahkan Raja Didio? Tunggu kelanjutannya, ya!


Sambil menunggu up bab berikutnya. Yuk, baca juga karya aku ini. Ceritanya bagus dan seru, loh! Apalagi sudah tamat, bisa baca secara maraton. Yuk, merapat yang suka cerita Action Romantis.


CEO Narsis: Kau Ditakdirkan Untukku


Shine dan Amira yang mengharapkan kehadiran buah hati mereka. Masih dalam bayang-bayang musuh yang mengintai sang ahli waris. Mereka mengira kalau musuh sudah dibereskan semuanya. Namun, ternyata itu salah.


Bagaimana cara Shine melindungi Amira dan buah hati yang sekarang menjadi target baru incaran para musuh mereka?


Apakah semua akan selamat? Atau akan ada yang jadi korban?

__ADS_1


Baca kelanjutannya, yuk!



__ADS_2