
Teman-teman baca sampai selesai, ya. Jangan di skip biar terbaca oleh sistem. Lalu, jangan lupa untuk selalu memberikan dukungan kepada aku dengan kasih like, komentar, bunga, kopi, vote, dan ⭐⭐⭐⭐⭐. Semoga hari ini kalian bahagia dan sehat selalu.
***
Tubuh para prajurit itu mendadak menjadi kaku setelah terkena sihir Hilda. Mereka tidak bisa menggerakkan tangan maupun kakinya. Tentu saja keadaan ini dimanfaatkan oleh Miron untuk mengalahkan ratusan prajurit marinir itu.
"Kouga, kau bereskan sisanya!" teriak Miron.
"Baik." Kouga pun melancarkan serangan petir ke arah ratusan pasukan kerajaan Eleanor itu.
Kelly dan Rico melawan para prajurit di sisi kanan dermaga. Sementara itu, Kiril berada di sisi kiri dermaga melawan Admiral Dimitri.
"Kamu pikir dengan serangan lemah yang seperti itu bisa mengalahkan aku!" seru Admiral Dimitri tertawa meremehkan.
"Setidaknya aku sudah berhasil melukai tangan kamu," balas pemuda itu balik mengejek laki-laki bertubuh tinggi dan besar.
"Rasakan serangan aku ini!" Admiral Dimitri membentuk sebuah sihir dan mengangkatnya ke atas. Simbol itu mengeluarkan badai dan petir secara bersamaan percampur dengan air laut dan banyak sekali benda-benda yang ikut terhisap oleh pusaran itu.
__ADS_1
Bukan hanya bangunan dan benda-benda saja yang ikut terhisap, bahkan hewan suci dan para prajurit juga ikut simbol yang dibentuk oleh Admiral Dimitri.
"Tolong! Tolong aku!"
"Tuan Admiral, tolong kami!"
Para prajurit yang ikut terhisap ke atas berteriak memanggil Admiral Dimitri. Mereka berharap kalau laki-laki itu menutup kembali simbol sihirnya. Namun, usaha mereka sia-sia saja. Laki-laki itu akan melakukan segala cara untuk mengalahkan lawannya.
Rico dan teman-teman lainnya berada dalam gelembung bola sihir yang dibuat oleh Miron. Mereka masih bisa bertahan tidak ikut terhisap oleh pusaran itu, karena adanya kekuatan sihir milik Miron.
"Apa yang harus kita lakukan sekarang?" tanya Rico pada yang lainnya.
"Kita harus menghentikan pusaran itu!" teriak Kiril.
"Bagaimana cara?" tanya Rico.
"Ada dua cara untuk menghentikannya," jawab Miron.
__ADS_1
Lalu Miron pun memberitahu cara untuk menghentikan simbol sihir itu. Yaitu mengalahkan Admiral Dimitri atau menghancurkan simbol sihirnya.
Mereka pun membagi dua kelompok. Kelompok pertama yang terdiri dari Rico dan Kiril melawan Admiral Dimitri, sedangkan kelompok kedua, yaitu Kelly dan Miron akan menghancurkan simbol sihirnya.
***
Apakah mereka akan berhasil mengalahkan Admiral Dimitri dan menyelamatkan penduduk kota pelabuhan? Tunggu kelanjutannya, ya!
Sambil menunggu up bab berikutnya. Yuk, baca juga karya aku ini. Ceritanya bagus dan seru, loh! Apalagi sudah tamat, bisa baca secara maraton.
Allura, seorang karyawan di perusahaan milik Xavier. Akibat dari sebuah insiden ciuman tidak sengaja dengan sang atasan, dia dipaksa menikah dengannya. Tentu saja hal ini disambut gembira oleh Allura yang sudah jatuh cinta pada Xavier sejak dulu. Tanpa dia tahu kalau laki-laki itu adalah seorang vampir.
Xavier menikahi Allura karena darah langka yang dimiliki oleh wanita itu. Darah yang bisa menyembuhkan sebuah luka parah dan menambah kekuatan pada tubuh. Dia membutuhkan Allura untuk bisa melawan dan menghabisi kelompok musuhnya, Vampir Shadow.
Bagaimana reaksi Allura saat tahu bahwa dia hanya dimanfaatkan oleh Xavier karena butuh darahnya?
Akankah dia bertahan atau pergi saat tahu kalau suaminya itu adalah seorang vampir?
__ADS_1