Hand Power Of God

Hand Power Of God
Bab 48. Rico Vs Giovani


__ADS_3

Teman-teman baca sampai selesai, ya. Jangan di skip biar terbaca oleh sistem. Lalu, jangan lupa untuk selalu memberikan dukungan kepada aku dengan kasih like, komentar, bunga, kopi, vote, dan ⭐⭐⭐⭐⭐. Semoga hari ini kalian bahagia dan sehat selalu.


***


Bab 48


Rico dan Giovani saling serang dengan mantra sihir. Rico yang sudah mendapatkan latihan dan menghafal mantra sihir dari Miron, kini kekuatannya sudah jauh lebih tinggi. Bahkan kekuatan level sihirnya sudah 8, sama seperti Giovani. Kedua orang dengan level sihir tinggi saling menyerang dan bertahan di waktu yang bersamaan. 


Bahkan kekuatan hewan suci milik Rico juga kini sudah semakin kuat dan bisa mengendalikan emosi serta pikiran mereka. Enma yang sering dilatih oleh Rico belakangan ini sudah jinak dan tidak mudah terprovokasi. Dia melawan lawan-lawannya dengan segenap hati untuk melindungi orang-orang yang tidak bersalah, selain sang tuan. Hewan suci ini juga kini jauh lebih dari dahulu.


Sementara Kouga, kekuatannya sudah menjadi hewan suci legendaris tingkat tinggi atau di bawah level hewan suci legendaris yang langka. Kini dia satu level di bawah Marcin. Selama ini semua hewan suci juga di uji untuk meningkatkan kekuatannya. Terbukti saat ini mereka jauh lebih kuat dan naik level.


'Sebaiknya aku memancing orang ini ke alun-alun kota, atau ke luar benteng kota.' (Rico)

__ADS_1


'Siapa pemuda ini? Kenapa dia punya kekuatan yang sangat dahsyat. Lalu, hewan-hewan suci miliknya juga merupakan yang terbaik dan sangat tangguh.' (Giovani)


"Kouga, serang Giovani!" titah Rico dan hewan suci itu dalam sekejap sudah berada di dekatnya dan melancarkan serangan kepadanya.


"Aaaa, si_al! Ternyata hewan suci ini bukan sembarang hewan suci yang sering di temukan di hutan suci," gumam Giovani.


Tubuh pimpinan kota Metropolis itu kini banyak mengalami luka. Bahkan banyak luka yang mengeluarkan darah. Namun, dia buka prajurit yang mudah di kalahkan atau menyerah dengan begitu saja.


Sementara itu, Miron melawan para prajurit dan hewan suci milik mereka. Dia yang mempunyai level sihir 9, dengan mudah mengalahkan musuh-musuhnya.


Banyak prajurit yang sudah tumbang, begitu juga dengan hewan suci mereka. Mereka tergeletak di jalanan dan alun-alun kota. Miron bukanlah tipe orang yang suka basa-basi. Namun, meski dibilang banyak prajurit yang jumlahnya sampai ribuan orang. Mereka semua tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan kekuatan milik laki-laki pemilik hewan suci Ratu Lebah.


"Rico sudah beres apa belum, ya?" Miron pun berlari ke arah tempat Rico dan Giovani bertarung.

__ADS_1


"Apa-apaan ini? Mereka bertarung seperti apa, sampai-sampai Semua lapangan di sini rusak parah dan apa itu?" Miron mendekati sebuah lubang besar.


Di sana terlihat kalau Rico dan Giovani saling menghunuskan pedang. Kedua orang itu sama-sama terluka parah. Wajah mereka mengisaratkan kelelahan. Napas keduanya terengah-engah dan dalam hitungan ke tiga, kedua laki-laki itu saling menyerang dan pedang Rico terlebih dahulu mengenai jantung Giovani.


"Rasakan!" Rico tersenyum lebar.


Hatinya bersorak karena bisa mengalahkan seorang Jendral perang. Namun, dia juga merasa sedih saat melihat para hewan cuci juga ikut musnah menjadi abu.


Kini hanya tinggal dua orang yang masih sanggup berdiri. Mereka pun melakukan serang dengan hewan sucinya untuk saling mengalahkan.


***


Apakah Rico bisa mengalahkan Giovani? Lalu, bagaimana nasib Kelly dan yang lainnya? Tunggu kelanjutannya, ya!

__ADS_1


Sambil menunggu up bab berikutnya. Yuk, baca juga karya aku ini. Ceritanya bagus dan seru, loh! Apalagi sudah tamat, bisa baca secara maraton. Atau kalian bisa dengar melalui audio 😍. Yuk, meluncur ke novelnya, jangan lupa tinggalkan jejak kalian.



__ADS_2