
Teman-teman baca sampai selesai, ya. Jangan di skip biar terbaca oleh sistem. Lalu, jangan lupa untuk selalu memberikan dukungan kepada aku dengan kasih like, komentar, bunga, kopi, vote, dan ⭐⭐⭐⭐⭐. Semoga hari ini kalian bahagia dan sehat selalu.
***
Bab 38
Setelah pertempuran itu mereka pun kembali ke ruang bawah kedai milik Angel. Mereka langsung jatuh tertidur akibat kelelahan setelah bertarung.
Rico tidur sambil memeluk Kouga. Hewan suci itu benar-benar takut akan dijual ke negeri seberang. Kalung yang mengikatnya tadi benar-benar menyiksa dirinya dan dia sangat membenci itu.
"Kalian akan pergi ke mana setelah ini?" tanya Aksel pada Kelly yang baru bangun tidur.
"Tujuan kita adalah ibu kota. Kami bertujuan untuk menggulingkan kekuasaan Raja Didio," jawab Kelly.
Jantung Aksel berdetak semakin kencang. Dia merasakan hal yang membuatnya senang. Akhirnya, dia punya kenalan yang mempunyai tujuan yang sama. Selama ini orang-orang yang bertemu dengannya belum berani melawan Raja Didio.
"Bolehkan aku ikut bergabung dengan kalian?" tanya Aksel dengan tatapan penuh harap.
"Tentu saja boleh. Kami akan merasa sangat senang dengan bertambahnya orang-orang yang berjuang demi kebebasan negeri ini dari jerat kekuasaan Raja Didio yang kejam," jawab Kelly.
__ADS_1
Pemuda itu langsung memeluk tubuh Kelly sambil mengucapkan terima kasih. Dia merasakan kebahagiaan yang tiada terkira.
Kelly sendiri merasakan jantungnya bertalu-talu, muka dia pun berubah merah merona. Dia yang merasakan ketertarikan pada laki-laki berwajah tampan ini menjadi semakin gugup, karena mendapatkan pelukan darinya. Rasanya dia ingin membalas pelukan itu, tetapi merasa malu untuk melakukannya.
Saat Aksel menguraikan pelukannya kedua netra mereka saling bersirobok. Mereka seakan saling menjerat satu sama lain. Entah siapa yang mulai, kini kedua anak manusia itu saling menyatukan bibir mereka.
Aksel kembali mencium bibir Kelly ketika ciuman mereka terlepas untuk menarik napas mengisi oksigen di paru-paru mereka. Semakin lama ciuman itu semakin menuntut. Kelly mengalungkan kedua tangannya di leher Aksel dan sesekali menjambaknya. Sementara itu, Aksel memeluk pinggang ramping Kelly dan menariknya agar tubuh mereka saling menempel.
"Aksel," panggil Kelly dia mendorong dada laki-laki itu agar melepaskan tautan mereka.
"Maaf, aku sudah lancang mencium dirimu. A-ku—" Aksel bingung mau mengatakan apa. Dia merasa tertarik kepada Kelly, tapi dia takut kalau perempuan itu tidak menyukainya.
"A-ku, menyukai-mu," kata Aksel dengan tergagap.
Sejak pertama kali melihat gadis ceria itu, jantung Aksel langsung berdetak kencang. Rasanya memang sakit, tapi ada rasa suka dan senang. Apalagi ketika perempuan itu tersenyum dan mengajaknya bicara. Dia merasa sangat bahagia sampai-sampai tanpa sadar bibirnya menyunggingkan senyuman, padahal dia tipe orang pendiam dan jarang tersenyum. Namun, entah kenapa jika melihat Kelly, tanpa dia sadari senyum itu selalu menghiasi wajahnya.
"Maksudnya itu … kamu cinta aku?" Kelly tidak percaya kalau laki-laki yang ada di depan ini menyukai dirinya.
"I-ya. A-ku mencintai-mu … Kelly," balas Aksel dengan muka yang memerah sampai ke telinga dan leher.
__ADS_1
Kini kedua sama-sama malu dan saling curi-curi pandang. Senyum manis pun tercipta dari keduanya.
"Jadi?" Aksel sangat grogi. Ini pertama kalinya dia menyukai seseorang dan mengutarakannya langsung. Sebab, dia tidak mau kalau nanti Kelly suka kepada laki-laki lain.
"A-pa ka-mu juga me-nyukai a-ku?" tanya Aksel lebih lanjut dengan tergagap.
Kelly pun mengangguk dengan sorot mata yang terpancar malu-malu tapi mau. Melihat reaksi dari gadis itu membuat Aksel senang. Dia pun memeluk dan mencium kembali perempuan yang kini dia klaim sebagai kekasihnya.
"Aku mencintaimu," bisik Kelly dan membuat Aksel semakin dimabuk kepayang.
Dua sejoli itu sedang senang-senangnya, tanpa mereka ketahui kalau saat ini para prajurit mulai mengobrak-abrik kota pelabuhan atas perintah Admiral.
***
Babak menuju akhir pertempuran di kota Pelabuhan akan segera selesai. Tunggu kelanjutannya, ya!
Sambil menunggu up bab berikutnya. Yuk, baca juga karya aku ini. Ceritanya bagus dan seru, loh! Apalagi sudah banyak bab-nya, bisa baca secara maraton.
__ADS_1