Hanya Anak Ku

Hanya Anak Ku
Bab 29 Masih mencari


__ADS_3

Mereka masih terus berbincang sampai akhir nya, Radit datang membawa barang belanjaan nya ke cafe tersebut. "Permisi." Ujar Radit. Kartik, bu Risa dan si kembar, menengok ke arah Radit secara bersamaan.


"Eeh.. kamu sudah selesai, Dit. Sini duduk sebelah ibu." Ujar Bu Risa sambil melambai kan tangan nya. Radit mengangguk, dan berjalan menghampiri ibu nya. Radit mengambil bangku, di meja sebelah yang kebetulan sudah kosong.


Setelah Radit duduk, si kembar mengulurkan tangan nya untuk bersalaman. Radit pun menyambut uluran tangan dari si kembar, mereka berjabat tangan. Lagi... Dan lagi ada perasaan aneh yang di rasa oleh Radit, rasa yang mengelitik di dalam dada namun nyaman.


'Rasa, apa ini sebenar nya? Menggelitik, namun nyaman.' ucap Radit dalam hati. Selesai makan, Kartik pamit untuk pulang karena belanja nya sudah selesai. "Tante, kami pamit pulang yah." Ujar Kartik tersenyum lembut.


Setelah kepergian Kartik dan anak-anak, Radit dan ibu nya juga ikut pergi dari cafe tersebut. Mereka juga pulang kerumah, di perjalanan bu Risa mengungkapkan kalau ingin punya mantu seperti Kartik.


"Dit, mama suka deh sama Nak Tika. Kamu mau yah mengejar dia, biar mau jadi mantu mama." Ujar Bu Risa dengan binar bahagia.


"Radit hanya diam, tak menjawab pertanyaan dari ibu nya. Raditya kusuma kamu dengar tidak yang ibu katakan." Ujar Bu Risa kesal.


"Aku denger, Mam. Tapi, apa Tika mau sama Radit? Mama kan tau sendiri, Radit ada alergi sama yang nama nya perempuan." Ucap Radit dengan raut wajah datar.


Bu Risa terdiam, ia lupa kalo anak laki-laki nya punya alergi sama yang nama nya perempuan. "Eh... Tunggu, bukan nya kamu dulu pernah cerita sama mama. Kalo kamu pernah nidurin seorang perempuan, dan alergi kamu tidak kambuh." Ujar bu Risa antusias.

__ADS_1


"Iya mah, tapi aku tidak tau keberadaan perempuan itu sekarang, entah mengapa sangat sulit mencari informasi tentang nya." Ujar Radit sedih.


"Apa mungkin, perempuan itu ada yang melindungi nya." Ucap bu Risa sambil berpikir.


"Bisa jadi, Mah. Soal nya saya dan ayah, juga tidak bisa mencari identitas perempuan itu." Ujar Radit berpikir pula.


Radit dan ibu nya sudah sampai di rumah, mereka masuk dan menyuruh para maid untuk memasukan barang belanjaan nya.


Makan malam tiba, semua berkumpul di meja makan. "Dit, bagaimana kapan kira-kira hasil tes nya keluar?" tanya pak Johan.


"Masih beberapa hari lagi, Yah. Memang kenapa?" Tanya Radit serius.


"Ada deh jangan ikut campur dulu yah, masalah nya belum pasti Mah. Nanti kalo sudah pasti, kami pasti kasih tau sama Mama." Ujar Pak Johan.


"Bu Risa hanya menghela nafas dan berkata, baik lah tapi benar yah jangan sembunyiin apa pun dari Mama." Ujar bu Risa manyun.


Sedang di rumah si kembar juga sedang makan malam. Baby Farez dan Arezia anan bersekolah hari ini, mereka sangat tegang sekali. Mereka akan di antar sendiri oleh mami nya, dan akan di jaga oleh 2 orang pengawal.

__ADS_1


Setelah mengantar anak-anak nya, Kartik berangkat ke kantor nya. Sesampai nya di kantor, seperti biasa ia akan mengecek bagian cctv. Di rasa tidak ada yang janggal dengan rekaman tersebut, Kartik meninggal kan tempat itu secara diam-diam.


Setelah di rasa rapi, Kartik berlalu pergi ke meja nya. Dia mengerjakan berkas yang menumpuk, sedari tadi di meja nya. Jam makan siang tiba, Kartik dan hampir semua karyawan pergi ke kantin untuk makan siang. Di kantin banyak berbagai macam makanan, dari yang kaki 5 sampai makanan internasional.


Untuk karyawan yang punya jabatan, malah gatis tidak di pungut biaya apa pun. Sedang untuk karyawan biasa, mereka di kenakan biaya setengah harga untuk makanan internasional.


Hari ini si kembar pulang pukul 11 pagi, mereka langsung pulang ke rumah. Di rumah maid sudah masak, makanan kesukaan si kembar. Sesampai nya di rumah, si kembar istirahat sebentar baru setelah itu makan. Para pengawal, juga sama seperti itu.


Selesai makan mereka tidur siang, dan baru bangun pukul 3 sore. Setelah bangun tidur, mereka mandi dan gosok gigi. sehabis itu, mereka main game yang ada di laptop. Game yang mereka main kan bukan game biasa, game itu mereka ciptakan sendiri hanya untuk bersenang-senang saja.


Mereka berdua iseng, menciptakan virus baru yang di beri nama Snail virus. Virus ini berjalan lebih lambat dari virus kura-kura, virus ini juga meninggal kan jejak di data dan tidak bisa di pulih kan secara cepat. Kecuali mereka, memiliki anti virus nya.


Tanpa sepengetahuan ibu nya, sebenar nya mereka memiliki perusahaan. Perusahaan yang hampir sama, dengan perusahaan milik ibu nya di jepang. Tanpa sepengetahuan ibu nya, si kembar telah memasang anti virus yang mereka ciptakan. Anti virus yang di buat sudah teruji Aman, dan tidak akan ada virus yang bisa menyerang perusahaan tersebut.


Berita tentang Snail virus, dengan cepat menyebar ke seluruh plosok wilayah. Dan sudah, banyak perusahaan-perusahaan yang memesan anti virus tersebut.


Bersambung...

__ADS_1


Terima kasih atas semua dukungan nya untuk karya ini. Semoga para pembaca suka dengan jalan cerita nya.


Mohon dukungan nya untuk karya receh ini


__ADS_2