
Sebenar nya sudah dari 1 tahun lalu, baby Farez dan baby Arezia mengembangkan virus snail. Memang banyak kendala yang di lalui kedua nya, tapi mereka lalui dengan lancar. Virus ini pertama kali menyerang, perusahaan yang akan menjatuh kan nama baik perusahaan yang Mamy nya kelola.
Nama perusahaan itu PT BUDI DAYA SENTOSA, nama CEO nya Budi sentosa. Beliau berasal dari indonesia, dan membuka cabang di Jepang. Beliau juga pernah hampir meleceh kan Kartik, beruntung para pengawal sigap menolong nya. Oleh karena nya Si kembar, menyerang perusahaan tersebut sebagai peringatan.
Virus tersebut selesai di buat 5 bulan yang lalu, dan baru tanam di sistim sekitar 4 bulan yang lalu. Dan baru beraksi sekitar 1 bulan kebelakang, dan data yang sudah termakan sekitar 30%. Dan seketika perusahaan oleng, karena data nya sudah habis tak bersisa.
Banyak berita yang berkembang di masyarakat, apa lagi di kalangan pengusaha tentang Snail Virus. Kabar mengatakan bahwa virus tersebut, belum ada anti virus nya.
Virus itu pertama kali, menyerang perusahaan di negara jepang. Virus yang entah siapa yang mengirim nya, tidak bisa di lacak dari mana asal nya. Para pengusaha muda jadi mengingat, kejadian tentang Virus yang menyerang beberapa tahun yang lalu. Virus tersebut, tidak bisa terditeksi oleh sistim.
Virus baru terdeteksi kalau kerusakan sudah mencapai 30%, aneh memang tapi begitulah keadaan nya. Sampai hacker handal, juga tidak bisa mendeteksi nya. Mereka hanya bisa berharap virus tersebut, tidak menyerang perusahaan tempat mereka bekarja.
Mereka hanya bisa menggelengkan kepala nya, dan berpikir. "Orang sejenius, apa yang bisa bikin virus semengerikan ini." Virus ini sangat di takuti oleh para pengusaha, sampai mereka mengadakan pertemuan khusus.
Di pertemuan itu mereka membahas virus dan anti virus yang sedang viral belakangan ini. Kartik juga hadir di pertemuan tersebut untuk mewakili paman Reno, yang sedang sibuk mempersiapkan pernikahan Fachri yang tinggal menghitung hari.
__ADS_1
Sedang perusahaan si kembar, di wakili masing-masing asisten nya. Baby Farez dan Arezia sangat percaya, pada sang asisten untuk mengikuti pertemuan tersebut. Karena mereka berdua sudah pasti tidak bisa hadir, di pertemuan-pertemuan yang mengharus kan kedua nya hadir.
Setiap ada pertemuan penting, mereka hanya akan memantau lewat cctv yang ada di gedung tersebut. Biasa nya, mereka memilih tempat atau aula yang luas. Karena yang mengikuti rapat tersebut, bisa sampai 40 orang.
Dan untuk konsumsi, mereka di mintain dana seiklas nya. Pertemuan di adakan malam hari, setelah selesai jam kantor.
Sementara Radit berada di kantor nya sedang berbincang dengan Pak johan (ayah nya). "Ayah bagaimana ini, Snail virus kayak nya lebih berbahaya dari Virus kura-kura beberapa tahun yang lalu." ujar Radit berkelu kesah.
"Sabar saja, pasti berapa bilan lagi juga sudah ada anti virus nya. Kamu ingat tidak pas virus kura-kura pertama merebak, dan berapa bulan kemudian ada yang jual anti virus nya." Ujar Ayah mengingat kan.
"Dit, bagaimana apa hasil tes DNA antara kamu dan si kembar sudah keluar hasil nya?" Tanya Pak Johan penasaran.
"Belum Yah, mungkin beberapa hari lagi baru keluar hasil nya." Ujar Radit sambil tersenyum.
"Semoga saja benar, kalo si kembar memang anak kamu. Ayah sangat berharap, Ayah sudah jatuh cinta dari pertama bertemu dengan mereka." Ujar Ayah tersenyum.
__ADS_1
Sementara Kartik di rumah, dia sedang memasak di dapur dengan di bantu beberapa maid. Si kembar sedang minta di masakin, opor Ayam sama udang asam manis. Selesai masak Kartik pergi ke kamar nya, untuk mandi dan ganti baju.
Sedang para maid menata makanan di meja makan, dan sebagian lagi di antar ke Mes para pengawal. Selesai mandi, Kartik memanggil anak-anak nya untuk segera makan malam.
"Baby, kita makan yuk. Makanan sudah siap, mami tadi masak udang asam manis sama opor Ayam." ajak Kartik sambil tersenyum.
"Iya, Mam. Sebentar lagi, nanggung lagi ngerjain pekerjaan rumah (PR). Ujar baby Farez.
"Ya sudah, jangan lama-lama yah. Mami, tunggu di meja makan yah." Ujar Kartik sambil tersenyum. Si kembar hanya menganggukan kepala nya.
Bersambung...
Terima kasih atas semua dukungan nya untuk karya receh autor. Semoga para pembaca suka karya ini
Mohon tinggalnkan jejak untuk karya ini.
__ADS_1