Hanya Anak Ku

Hanya Anak Ku
Bab 52 Ke Pantai


__ADS_3

Kartik menghela nafas, akhir nya ia menganggukan kepala nya. Mereka akan pergi ke pantai selesai sarapan, mereka menyiapkan barang-barang yang harus di bawa pergi ke pantai.


Selang 30 menit, semua barang yang di perlukan sudah siap. Sedang untuk makanan, mereka akan memesan nya saja nanti di sana. Sedang untuk cemilan, mereka akan membelinya di mini market dekat pantai.


Sesampai nya di pantai, baby Farez dan baby Arezia segera menuju ke bibir pantai. Mereka bermain air, bermain pasir, mereka juga berjemur. Sedang Kartik dan Radit, mereka menunggu di saung dekat pantai. Mereka berdua saling diam, mereka bingung harus bicara apa.


Sampai akhir nya, mereka di kagetkan dengan suara teriakan dari anak nya. Mereka memanggil ibu nya, dengan suara yang lantang. "Mom... Momi sini main sama kita." Teriak Baby Fares dengan suara yang lantang.


Kartik yang mendengar sang anak memanggil nya, segera menghampiri dan menanyakan. "Apa yang terjadi, kenapa kalian berteriak?" Tanya Kartik khawatir.


"Tidak ada apa-apa, Mam. Kita cuma mau ajak Mami, main pasir saja." Ujar Baby Arezia tersenyum tipis.


Kartik menghela nafas lega, ia sangat khawatir tadi. Takut putra dan putri nya, kenapa-napa. "Baik lah, ayo kita main. Kita mau membuat, apa?" TanyaKartik pada anak-anak nya.


"Kita bikin istana pasir, siapa yang paling bagus ia yang jadi pemenang nya. Dan hadiah nya bebas, bisa pilih sendiri." ujar baby Farez bahagia.


Baik lah, tapi jangan minta yang aneh-aneh yah. Ujar Kartik tersenyum.


Tidak berapa lama, Radit sudah ada di belakang Kartik. Ia sedari tadi hanya memperhatikan, apa yang mereka lakukan. "Anak-anak papa boleh ikut tidak, buat istana pasir?" Tanya Radit tersenyum.


Mereka menganggukan kepala dan tersenyum manis. Tidak lama kemudian, mereka membuat kelompok untuk membuat istana pasir. Kartik dengan baby Farez, sedang Radit dengan baby Arezia.

__ADS_1


Mereka berlomba membuat istana pasir, yang paling cepat dan bagus ia emenang nya. Sekitar 1 jam, mereka baru selesai membuat istana tersebut. Juri yang menentukan pemenang nya ialah pak Johan, bu Risa, pak Reno dan bu Rika.


Ternyata mereka ke pantai, membawa hampir semua keluarga nya. Ada yang hanya jadi penonton, hanya ingin ketemu teman dan lain sebagai nya.


Juri memutuskan hasil nya seri, karena memang kedua nya sangat bagus. Jadi di antara mereka, tidak ada yang mendapat kan hadiah. Mereka sedikit kecewa, karena tidak ada yang menang.


Tidak lama kemudian, pak Johan mengajak si kembar membeli cindra mata. Berupa baju, kalung yang terbuat dari kerang, atau tas yang bergambar pantai. Mereka sangat gembira, si kembar membeli beberapa setel baju dan beberapa kalung yang terbuat dari kerang.


Selesai berbelanja, mereka pergi untuk makan siang di sebuah restoran pinggir pantai. Mereka memesan banyak makanan, di antara nya ikan bakar, udang saus tiram, ikan goreng dan berbagai olahan kerang-kerangan.


Mereka duduk lesehan, mereka menggabungkan beberapa meja panjang yang pendek. Karena sedari tadi mereka sudah lapar, begitu makanan datang mereka makan dengan lahap. Hampir semua hidangan tak bersisa, yang biasa nya Kartik makan cuma sedikit ia pun kalap.


Selesai makan, mereka kembali bermain di pantai. Namun hanya sebentar, sang ibu sudah memanggil nya untuk tidur siang. "Baby sudah main nya, ayo tidur siang dulu." Ujar Kartik sedikit berteriak.


"Tidak sayang ini sudah jam tidur siang, nanti sore main lagi." Ujar Kartik membujuk kedua anak nya.


Mereka menghela nafas, dan menganggukan kepala nya. "Baik lah, tapi mom janji nanti sore main lagi." Ujar Baby Farez.


"Ya sudah, Ayo penginapan nya sebelah sana." tunjuk Kartik tersenyum. Memang Tadi sebelum makan siang, ia menghapiri sebuah penginapan. Ia menyewa penginapan 1 hari ini untuk istirahat. Dan ternyata, penginapan itu memiliki beberapa kamar untuk tidur. Di situ juga ada kamar mandi, dapur.


Di penginapan tersebut termasuk lengkap, ada ruang tamu, ruang makan juga. Kartik juga, mengajak semua nya masuk ke dalam penginapan tersebut. Radit yang tidak tau, kalo Kartik sudah memesan penginapan untuk mereka merasa sedikit terkejut.

__ADS_1


"Tik, kenapa kamu tidak bilang pesan penginapan?" Tanya Radit sedikit kikuk.


"Maf Mas, anak-anak terbiasa tidur siang. Aku tidak mau mengganggu jadwal mereka istirahat, dan mereka masih ingin bermain di pantai. Jadi aku menyewa penginaan ini, untuk kita semua." Ujar Kartik menjelaskan.


"Baik lah, kalo begitu biarkan aku yang membayar biaya sewa penginapan ini!." Ucap Tegas Radit.


"Maaf mas, semua sudah aku bayar lunas. Sampai besok pagi, baru bisa keluar dari penginapan ini. Karena rencana nya nanti malam, anak-anak minta bakar-bakaran." Ucap Kartik tersenyum.


Baik lah, kalo begitu nanti aku gantiin uang kamu untuk membayar penginapan ini. Ujar Radit sedikit mengotot.


Kartik hanya menghela nafas, "Baik lah nanti aku kasih struk biaya pembayaran penginapan ini." ujar Kartik malas berdebat lagi.


Mereka memasuki penginapan setelah di periksa ternyata penginapan tersebut, mempunyai 4 kamar, 4 kamar mandi di masing-masing kamar. Sekitar 2 jam, mereka semua tidur siang.


Sekitar pukul 4 sore, si kembar sudah rapi. Mereka akan kembali bermain di bibir pantai, mereka sudah tidak bermain pasir. Mereka akan menunggu untuk melihat matahari terbenam, di sore hari.


Setelah melihat matahari terbenam, malam hari nya pemilik penginapan mengantarkan alat untuk membakar sosis, jagung dan lain sebagai nya.


Dan malam ini, ternyata sedang ada pesta kembang api di pantai tersebut. Baby Farez dan Arezia sangat bahagia bisa menyaksikan pesta kembangb api.


Bersambung...

__ADS_1


Terima kasih atas semua dukungan nya untuk karya ini, semoga pembaca semua suka dengan alur cerita nya.


Mohon dukungan nya untuk karya ini dengan cara like, komen, saran, kritik, shere, vote, dan gif berupa bunga bermekaran, iklan atau secangkir kopi manis.


__ADS_2