Hanya Anak Ku

Hanya Anak Ku
Bab 37 Pernikahan Fahri


__ADS_3

Pagi harinya seperti biasa, kartik sibuk. Menyiapkan sarapan, untuk anak-anaknya dengan dibantu beberapa maid. Sarapan kali ini ialah, bubur ayam dengan sate telur puyuh juga sate usus.


Selesai sarapan Kartik bersiap-siap untuk pergi ke kantor, sedang si kembar bersiap-siap untuk pergi ke sekolah. Mereka pergi, bersama-sama dengan 1 mobil. Sesampai nya di sekolahan, si kembar turun dengan di temani 2 pengawal.


Sedang Kartik di temani 2 pengawal yang jalan di dekat nya, sedang yang 2 lagi memantau dari jauh. Sesampai nya di kantor, Kartik segera memepelajari berkas kontrak kerja sama dengan perusahaan Radit. Penandatanganan kontrak kerja sama, akan di laksana kan 1 minggu lagi.


Setelah pulang dari kantor, Kartik dan si kembar akan meninap di rumah bi Rita. Karena besok pagi sekali harus menghadiri acara ijab Qobul, di aula gedung yang akan di pakai untuk acara resepsi.


Si kembar pulang sekitar pukul 1 siang, ia langsung di antar kan ke rumah bibi Rita. Mereka akan menginap, biar tidak kesiangan besok hari nya. Sekitar pukul 5 sore, Kartik baru saja pulang dari kantor nya. Ia akan menuju ke rumah bibi Rita.


Pagi hari nya semua, sudah Siap dengan pakaian seragam yang dipakai oleh keluarga mempelai pria. Seragam untuk para lelaki kemeja batik, sedang untuk yang perempuan berupa gaun atau dress panjang.


Radit juga ikut dalam rombongan keluarga Ibu Rita, Radit dan keluarganya akan menyusul dari rumah. Dan langsung menuju gedung, untuk ijab qobul. Sesampai nya di sana, Kartik dan kedua anak tampil dengan memukau.


Mereka menjadi pusat perhatian di sana, di tambah lagi dengan kehadiran Radit. Baby Farez dan baby Arezia mendekat Radit, ia ingin mengambil gambar bersama dengan nya.


"Om boleh tidak, kita ambil foto dengan anda?" Tanya Baby Farez tersenyum sedang Arezia hanya terdiam.


Radit sedikit berpikir dan menimbang-nimbang, tidak lama kemudian Radit menganggukan kepala nya dan tersenyum. Mereka mengambil gambar bertiga, setelah itu si kembar memanggil ibu nya untuk mengambil gambar bersama-sama.


Saat Radit berdekatan dengan Kartik, ia membisikan sesuatu pada Kartik. "Liontin mu, ada pada ku." Bisik Radit tersenyum manis.

__ADS_1


Kartik yang terkejut pun menoleh pada Radit, sedang yang di pandang hanya tersenyum manis bagai gula.


"Maksud anda apa, Tuan? Saya tidak mengerti arah ucapan anda." Kartik tersenyum manis.


"Sudah jangan menyangkal lagi, aku tahu pemilik liontin bulan matahari adalah kamu. Dan hampir dipastikan si kembar adalah anakku, aku ada buktinya. Apa kamu ingin melihat bukti tersebut? Kalo iya Maka besok datang ke restoran asmara di jalan xx, pas jam makan siang untuk membahas tentang kamu dan si kembar. Juga masih banyak pertanyaan di otakku, yang harus kamu jawab." Ujar Radit dengan tersenyum licik.


Kartik hanya menghela nafas panjang, kemudian ia menganggukan kepala nya. Ia bingung apa yang harus di lakukan nya, ia tidak mau kehilangan si kembar. Bagaimana hidup nya tanpa si kembar? Di satu sisi ia juga kasihan, melihat si kembar tanpa kasih sayang ayah nya.


Setelah selesai mengambil gambar, Kartik dan anak-anak. Segera mencari tempat duduknya, karena acara Ijab Kabul Putra paman Reno akan segera dimulai. Semua keluarga berjejer rapi, begitu juga dengan Kartik


Tidak lama kemudian acara di mulai, Mas Fahri terlihat sangat tegang. Sedang mempelai perempuan, berada di kamar untuk menunggu ijab qobul selesai. Selang 15 menit dari Kamar terdengar orang bersorak mengatakan kata "SAH... SAH...." Ucap mereka kompak.


Acara pemasangan cin cin kawin selesai, semua anggota keluarga menginap di hotel terdekat. Mereka tidak ingin cape, pulang pergi karena jarak yang lumayan jauh sekitar 45 menit.


Acara pesta resepsi akan di ada kan malam nanti sekitar pukul 7 malam sampai dengan selesai. Sudah dari sekitar pukul 5 sore keluarga inti sudah di rias, mereka terlihat sangat tampan dan cantik.


Begitu juga dengan Kartik dan si kembar, mereka juga sudah terlihat tampan dan cantik. Radit yang melihat penampilan Kartik pun terpukau, ia sampai tidak bisa mengalihkan pandangan dari tempat lain nya. Alisa yang memperhatikan tingkah kakak satu-satu nya pun berdecak, sambil menepuk bahu kakak nya.


"Kalau suka deketin, jangan cuma di lihatin saja. Nanti keburu di samber orang loh, Kak." Ujar Alisa tersenyum usil, karena baru kali ini kakak nya melihat cewe sampe sebegitu nya.


Radit hanya menoleh, dan tersenyum kikuk. "Kamu bicara apa sih, de? Aku tidak liatin cewe ko de, aku cuma lagi liatin pengantin nya." Ujar Radit mengalih kan pembicaraan.

__ADS_1


Tidak lama kemudian, sudah banyak tamu undangan yang berdatangan. Mereka mengucap kan selamat menempuh hidup baru pada kedua mempelai. Tamu undangan kebanyakan pengusaha muda, yang sukses termasuk pak Leo.


Acara resepsi sangat meriah, ada juga pengisi acara nya sebuah band terkenal di negara ini. Banyak nya orang di situ sampai si kembar, terpisah dari ibu nya. Kartik yang tadi nya sedang berbincang, dengan pengusaha yang perusahaan nya bekerja sama dengan perusahaan nya.


Setelah melihat ke belakang, ternyata si kembar tidak ada di belakang nya. Kartik segera pamit, untuk mencari kedua anak nya.


"Maf pak, saya permisi dulu yah. Saya harus mencari anak saya dulu." Ujar Kartik tersenyum.


"Oh iya, Bu silah kan." Ujar relasi bisnis Kartik.


Kartik berkeliling mencari anak nya, dan ternyata sang anak sedang berbincang dengan seorang lelaki muda. Kartik menghela nafas lega, "Baby kenapa kamu di sini? Mami mencari kamu tau. Oh iya baby Arezia di mana, kamu sendirian?" tanya Kartik tersenyum lega.


"Baby Arezia ada tuh bersama, omah Risa di sana." Ujar Farez sambil menunjuk saudara kembar nya. Kartik melihat arah yang di tunjukan oleh anak nya.


Kartik menganggukan kepala nya, Ya" sudah kamu di sini saja, mami ke sana sebentar." Ujar Kartik tersenyum manis. Baby Farez menganggukan kepala nya dan tersenyum


Bersambung...


Terima kasih atas semua dukungannya untuk karya receh ini. semoga pembaca semua suka dengan alur ceritanya.


Mohon dukungannya untuk karya ini dengan cara like, comment, saran, kritik, share dan gif berupa bunga bermekaran dan secangkir kopi manis supaya Author nya lebih semangat lagi untuk menulisnya

__ADS_1


__ADS_2