Hanya Anak Ku

Hanya Anak Ku
Bab 32 Pertemuan


__ADS_3

Hari semakin sore, anak-anak belum juga bangun dari tidur nya. Kartik kembali ke kamar mereka, untuk membangun kan nya. "Sayang bangun yuk, sudah sore nih." Ujar Kartik sambil menggoyangkan lengan si kembar.


"Ehmmm, sebentar lagi selesai." Ucap baby Farez sambil menggerakan tubuh nya.


"Ayo bangun sayang, sudah mau masuk sholat maghrib." ujar Kartik memggoyang kan badan nya. Tidak lama kemudian mereka terbangun dari tidur nya.


"Mam, sedang apa di sini?" Tanya baby Farez sambil menguap lebar tanda kalo dia masih mengantuk.


"Mam, bangunin kalian. Ayo cepat bangun, terus mandi dan ganti baju. Mami tunggu di meja makan, jangan lama-lama yah!" Tegas sang mami pada anak-anak nya.


"Baik mih, kita mandi dulu." Ujar si kembar ke kamar mandi nya masing-masing. Tidak lama kemudian, mereka sudah menyelesaikan mandi nya. Mereka berdua keluar kamar, sudah dengan badan yang segar.


Sesudah itu mereka berdua menuju ruang makan, sang Mami sudah menunggu di sana. Sesampai nya di sana, si kembar di kejutkan dengan kehadiran nenek Rita dan semua keluarga. Mereka akan makan malam, bersama di sini.


"Nenek.. Kakek, aku kangen sama kalian. Kalian kemana aja sih, sekarang sudah jararang main kesini." Ujar Baby Farez penuh drama. Padahal cuma tidak ketemu selama 1 bulan.


"Hai kita cuma tidak bertemu selama 1 bulan loh, bukan 1 tahun sampai sedih begini." Ujar Nenek Rita terharu. Sedang Kartik dan Baby Arezia, hanya menggelengkan kepala nya.


Di meja makan sudah tersedia Ayam bakar, udang saus tiram, cap cay, tumis kangkung juga sayur asam dan sambel. Karena bu Rita bertamu secara mendadak, kartik cuma masak sedikit. Akhir nya, untuk lauk tambahan Kartik memesan lewat online.


Hari ini suasana di ruang makan lebih rame dari biasa nya, banyak canda tawa mengiringi nya. Mereka semua lahap memakan, makanan tersebut. Dalam hitungan menit semua sudah habis di makan oleh mereka.


Selesai makan, mereka saling bercengkrama di ruang keluarga. Hari semakin malam, paman dan bibi pamit pulang kerumah nya. Setelah kepergian mereka, Kartik bergegas masuk ke kamar nya untuk istirahat. Sedang si kembar, sudah masuk ke kamar nya untuk tidur.

__ADS_1


...********************...


Dengan pulang nya Alisa suasana di rumah menjadi lebih hidup, tidak seperti kemarin-kemarin. Dengan pembawaan Alisa yang ceria, membuat keluarga gembira. Pagi hari nya, revano pulang kerumah nya. Ia ingin bertemu, dengan adik semata wayang nya.


Sesampai nya di rumah Radit bertemu dengan Ayah nya. "Dit, bagai mana hasil tes nya?" Tanya Pak Johan penasaran.


"Belum aku buka, Yah. Hasil tes itu, aku taro di laci meja kerja kantor." Ujar Radit tersenyum.


"Ya sudah, kamu sudah sarapan belum?" Tanya Ayah Johan sambil mengajak anak nya masuk ke dalam rumah. Radit hanya menggeleng kan kepala nya.


Mereka berjalan, beriringan menuju ruang makan untuk sarapan bersama. Di sana sudah ada ibu dan adik nya yang menunggu, untuk sarapan bersama. Selesai sarapan, mereka berbincang sebentar di ruang keluarga.


"De, kamu jadi ikut ke kantor. Atau masih cape, dan ingin istirahat dulu?" Tanya Radit tersenyum.


"Emm gimana yah, besok saja ya kak, aku ikut ke kantor nya. Hari ini, aku mau jalan-jalan dulu keliling jakarta." Ujar Alisa tersenyum.


...******************...


Sedang pagi ini Baby Farez dan Arezia, berangkat hanya dengan di temani oleh pengawal. Hari ini Kartik tidak bisa mengantar si kembar, dia harus pergi ke pertemuan pengusaha di Cafe Asmara.


Para pengusaha itu masih membahas Snail virus, virus yang sangat susah untuk di deteksi secara dini. Tapi Akhir-akhir ini banyak beredar slentingan kabar, tentang anti virus tersebut.


Kartik juga pernah mencoba memecah kan kode Snail virus namun gagal, sangat sulit memecah kan kode-kode tersebut. 3 kali Kartik mencoba, namun gagal semua. Sampai akhir nya, ia pasrah dan tak ingin membuat nya.

__ADS_1


1 minggu lagi peluncuran anti virus yang di buat oleh baby Farez akan di luncurkan. Perusahaan yang kemarin hampir bangkrut, kini kembali ke sedia kala. Setelah para pengusaha itu mengetahui nya, mereka berbondong-bondong memesan anti virus tersebut.


Ya walau harus merogoh kocek cukup dalam, mereka akan lakukan demi kesejahterahan orang banyak. Harga anti virus tersebut menyentuh harga 175 ribu dolar, kalo di rupiah kan jadi nya banyak sekali.


Baby Farez dan Baby Arezia, kalo di sekolah tidak terlalu mencolok. Mereka tidak mau orang tau, kalau mereka itu genius. Mereka tidak mau di manfaat kan oleh orang lain. Sepulang sekolah Baby Farez meminta pengawal nya, untuk menyusul Mami nya yang lagi kerja.


Sang pengawal pun, mencoba menelpon nyonya Kartik namun tidak di angkat oleh yang punya handpone. "Tuan muda telpon nya tidak di angkat, kita pulang saja ya." Ujar sang pengawal.


Baby Farez dan Arezia, akhir nya mau pulang kerumah. Sebenar nya mereka kecewa, karena tidak dapat bertemu Mami nya. Tapi mau bagaimana lagi, mami nya tidak dapat di hubungi.


"Baik lah Om, kita pulang. Tapi mampir dulu yah ke mini market, aku mau beli cemilan di sana." Ujar Baby Farez.


Sedang om pengawal, hanya menganggukan kepala nya. Sesampai nya di mini market, Baby Farez dan Arezia turun. Mereka berbelanja banyak ada coklat, kripik, roti, ada susu dan lain sebagainya. Di mini market mereka, menghabis kan uang sampai 300 ribu rupiah.


Sesampai nya di rumah, mereka berdua membawa semua makanan yang tadi di beli kekamar mereka. Mereka jarang jajan di luar, namun sekali jajan menghabiskan sampai ratusan ribu. Di kamar mereka terdapat 1 buah lemari es, itu khusus untuk menyimpan jajanan mereka berdua.


Mereka mengerjakan tugas, sambil menyemil jajanan yang tadi di belinya di mini market. Sore hari nya Kartik pulang rada telat, banyak sekali pekerjaan hari ini. Apa lagi tadi ada pertemuan pengusaha, mereka banyak melakukan kerjasama baru.


Seperti perusahaan yang Kartik kelola tadi, mendapat beberapa tawaran kerja sama. Dan kalo itu sampai terjadi, akan banyak keuntungan yang di peroleh oleh kedua belah pihak.


Perusahaan Radit juga, banyak mendapat tawaran kerja sama. Dengan acara ini banyak pengusaha yang bersyukur, mereka saling bekerja sama.


Bersambung...

__ADS_1


Terima kasih atas semua dukungan nya untuk karya Receh ini. Semoga suka dengan Karya ini.


Mohon tinggal kan jejak di karya ini. Boleh loh kalo mau ngasih tips iklan, bunga bermekaran atau secangkir kopi.


__ADS_2