
Siang hari nya, mereka berdua benar-benar bertemu di restoran terakhir kita ketemu. Dari pukul 11.30 siang, Radit sudah menunggu Tika datang. Ia sengaja mengerjakan, pekerjaan nya lebih cepat dari biasa nya. Sesampai nya Tika di restoran, ia mencari keberadaan Radit.
Ia menemukan Radit duduk di dekat jendela, Tika segera menghampiri nya. "Hai kenapa duduk di sini, bukan di sana?" Tanya Kartik dengan tersenyum tipis.
Radit merasa ada yang menyapa nya, pun menoleh dan tersenyum manis pada Kartik. "Ah...tidak apa-apa, aku cuma ingin duduk di sini. Ayo duduk, mau pesan apa?" Tanya Radit menawarkan.
"Terserah anda, mau makan dulu juga boleh. Atau mau langsung, bicara juga tidak apa-apa." Ujar Kartik pasrah.
"Baik lah kalo begitu, Pelayan." Panggil Radit.
Pelayan menghampiri Radit dan Kartik, dan ia menanyakan apa ada yang bisa di bantu. "Mas kita mau pesan makanan." Ujar Radit tersenyum tipis hampir tidak terlihat.
"Iya silakan, Pak. Mau pesan apa?" Tanya pelayan tersenyum ramah.
"Saya mau pesan makanan yang paling enak di sini." Ujar Radit.
"Baik pak, mohon di tunggu sebentar." Ujar Pelayan restoran.
"Baiklah, apa yang ingin kamu sampai kan pada ku? Apa kamu sudah mengayakan semua nya pada anak kita, kalo aku adalah ayah kandung nya?" Tanya Radit tersenyum.
Kartik hanya diam, dan menggelengkan kepala nya. "Aku belum mengatakan apa-apa pada mereka, aku tidak sanggup untuk mengatakan nya." ujar Kartik kikuk.
"Terus, kapan kamu akan mengatakan nya? Atau perlu aku yang mengatakan nya pada mereka kalo aku Ayah kandung nya." ucap Revano dengan nada rendah mengintimidasi.
"Entah lah, aku juga bingung cara mengatakan nya pada mereka. Kemarin aku baru membahas sedikit saja mereka badan nya langsung hangat." ujar Kartik dengan sedikit khawatir.
__ADS_1
Memang benar sebelum Kartik sakit, si kembar sakit terlebih dahulu. Setelah si kembar agak baikan, ganti Kartik yang sakit.
"Baik nanti kita pikirkan, cara mengatakan pada mereka." ujar Radit mengambil jalan tengah. Kartik hanya bisa menganggukan kepala nya.
Tidak lama kemudian, pelayan mengantar makanan untuk mereka berdua. "Silah kan pak, bu. selamat menikmati." Ujar pelayan wanita sambil tersenyum.
"Terima kasih, Ka." Ujar Kartik balas tersenyum, namun Radit cuma menganggukan kepala nya saja.
"Sama-sama, kami permisi." Ucap pelayan yang mengantarkan makanan. Membalas senyum Kartik.
Setelah pelayan pergi mereka makan, tak kurang dari 20 menit makanan sudah habis. Setelah makan, baru mau buka suara tiba-tiba dari belakang Kartik ada yang memanggil nya. "Tik.. Tika.." Panggil orang tersebut dengan lantang.
Tika yang di panggil menoleh ke belakang, ia mendapati ada Dian sahabat nya. "Ka Dian, sama siapa ke sini?" Tanya Kartik tersenyum.
"Aku sama teman-teman kantor, kamu sama siapa?" Tanya Dian tersenyum.
Dian memperhatikan orang yang di kenal kan oleh Kartik, dan ternyata bos nya. "Oh hai pak Radit, selamat siang." Ujar Dian terkejut sambil tersenyum.
Radit hanya menganggukan kepala nya, tanpa menyapa karyawan nya. "Mas, jangan jutek-jutek kenapa? Nanti karyawan mu pada takut." Bisik Kartik tersenyum usil.
Seketika wajah Radit menoleh, dan tersenyum tipis. "Sudah kan." Ucap nya dingin sedingin es batu.
Tidak lama kemudian, Dian pamit untuk kembali ke meja nya. "Pak Radit, Tika saya permisi. Teman-teman sudah menunggu di sana." Ujar Dian tak enak hati.
Setelah ke pergian Dian, Radit kembali bicara serius, ia mengatakan kalo orang tua nya ingin bertemu dengan si kembar. Dan Radit juga meminta izin pada Kartik, untuk menjemput si kembar.
__ADS_1
Namun Kartik menolak nya secara halus, ia memberi alasan kalo anak-anak belum mengenal nya. Mungkin lain kali saja, kalo ingin mengajak anak-anak.
Sementara si kembar sekarang masih di kelas nya, hari ini ia ada ulangan mendadak, mereka belum belajar. Walau belum belajar, mereka tetap bersikap tenang. Karena menurut mereka, hampir semua teman nya belum belajar.
Guru hanya memberi waktu 1 jam, untuk ulangan dan 30 menit untuk belajar. Dan mereka sedikit bingung, mana yang harus di pelajari. Sedang biasa nya guru menjelaskan susunan materi yang ada di laptop nya, bukan materi yang ada di buku.
Namun karena otak mereka yang cerdas, amareka dapat menjawab semua soal. Dan seperi biasa, mereka memberikan 1 jawaban yang salah pada lembar jawaban. Mereka pulang sekolah, sekitar pukul 1 siang. Mereka pulang bersama beberapa pengawal, yang mengawal mereka.
Sesampai nya di rumah, si kembar segera ganti baju dan istirahat sebentar sambil menunggu maid menyiap kan makan. Dalam waktu 20 menit mereka sudah menyiapkan makanan. Dan dalam hitungan menit pula, si kembar sudah menghabiskan makanan tersebut.
Setelah makan, mereka istirahat di kamar masing-masing. Mereka akan bangun, ketika ibu mereka pulang dari kantor nya. Sekitar pukul 5.30 sore, Kartik baru pulang dari kantor nya. sesampai nya di rumah, Kartik segera melangkah ke kamar nya untuk mandi dan berganti baju.
Setelah itu Kartik menuju ke dapur, untuk menyiapkan makan malam. Sekitar 1 jam acara masak memasak selesai, dengan di bantu beberapa maid. Sementara para maid menghidang kan makanan di atas meja, sementara Kartik melangkah ke kamar nya untuk berganti baju.
Setelah berganti baju Kartik memanggil anak-anak nya, untuk segera melangkah ke meja makan. Sesampai nya di ruang makan, mereka langsung duduk di kursi. Dan para maid mengambil kan makanan untuk tuan dan nona mudanya.
Selesai makan, Kartik Kembali kekamar nya. Sedang baby Farez dan Baby Arezia, mereka sudah mencari informasi tentang ayah biologis. Tinggal selangkah lagi, mereka akan tau siapa Ayah kandung mereka. Namun gagal karena info itu keburu di tutup oleh pihak Radit.
Mereka hanya bisa menghela nafas, padahal tinggal sedikit lagi semua akan terbuka. "Bagaimana apa dapat info tenang ayah biologis kita, dek?" Tanya Farez penasaran.
"Belum, Kak. Tadi tinggal sedikit lagi semua terbuka, tiba-tiba semua blur dan setelah itu data menghilang begitu saja." Ujar Arezia. Baik lah sekarang balik ke kamar sih, hari sudah semakin larut.
Sekitar pukul 10 malam Kartik baru keluar dari ruang kerja nya. Sebelum tidur ia pergi ke kamar anak-anak nya, untuk melihat mereka sudah tidur apa belum. Setelah dari kamar Anak-anak, Kartik segera kembali ke kamar nya untuk istirahat malam
Bersambung...
__ADS_1
Terima kasih atas semua dukungan nua untuk karya ini. Semoga teman semua suka dengan alur cerita ini.
Mohon dukungan nya untyk karya ini dengan cara like, saran, kritik, vote, shere dan gif dengan memberi bunga bermekaran atau secangkir kopi manis