Hanya Pengganti

Hanya Pengganti
Menantu keluarga Rajasa


__ADS_3

Sore hari Mutia bergegas merapikan pekerjaannya..


saat notifikasi pesan wa masuk k ponsel pintarnya.. nyatanya bukan Mutia yang menunggu tapi Akbar yang menunggunya di loby..


Di loby Akbar duduk di sofa ruang tunggu bersama Reza asisten pribadinya..


"Lu yakin mau pergi berdua sama Istri gak mau gue anter?? " Tanya Reza.


selain asisten pribadi Reza juga sahabat Akbar sejak dalam kandungan.persahabatan Mama Akbar dan Reza yang terjalin menurun ke anak-anaknya


"gak usah gue nyetir, sendiri lu kalo mau pulang,pulang aja ngapain masih di sini" ujarnya sinis menatap Reza yang masih setia duduk menemani..


"mentang-mentang udah ada bini lu ,soksokan gak butuh gue"


mencibir Akbar..


saat dua sahabat sedang berdebat, nampak mutia berjalan mendekati Akbar..


" Kak Maaf ya, kerjaan aku baru kelar" ujarnya setengah berlari mendekat k arah Akbar


" eh ada pak Reza "Mutia membungkukan badannya memberi hormat.


Reza tersenyum kikuk membalas ucapan Mutia..


"udah Ayo jalan sudah sore "


Akbar meraih tangan Mutia menggandeng meninggalkan Reza.


Mutia yang di tarik Akbar, hampir terjatuh karena belum siap. melangkah meninggalkan Reza menoleh ke arah Reza "pak Reza duluan ya "


Reza masih dia di tempat, menggaruk kepalanya yang tak gatal, merutuki Akbar yang main pergi meninggalkanya di loby..


_______________


Mutia POV


sore ini kak Akbar mengajakku kerumah keluarganya.. setelah tadi siang aku di kagetkan dengan kedatangan papa mertuaku..


ada rasa gugup dan cemas dalam Hatiku, aku takut keluarga kak Akbar tak menyukai kehadiranku..ya kehadiranku sebagai menantu pengganti di keluarga Rajasa


saat di mobil tadi tak ada pembicaraan Apapun selain kak Akbar mengatakan kakak sulungnya juga ingin bertemu dengan ku, belum puas katanya berkenalan denganku.Aku sempat ngobrol dengan kak nindy sebentar saat sebelum aku pulang kerumah usai acara resepsi..


Sesekali. aku mencuri pandang ke arah suamiku yang tengah fokus menyetir, Aku mengusap ngusap kedua tangannku, menetralkan detak jatungku dan perasaan gugup.


kak akbar sekilas menoleh ke arahku..


di ulurkan nya tangan kirinya ke arahku


"sini tanganmu, gak usah gugup gitu keluargaku gak makan orang"ujarnya sambil tersenyum.kecil


aku menerima uluran tangannya saat jari ku mulai menautkan di jemarinya dia menggengam tanganku.. membawa ke hadapannya dan mencium punggung tanganku..ohh tuhan manis banget kamu kak, jantungku ku rasa melompat keluar dari tempatnya.aku tersipu malu atas perlakuan manisnya..


Mobil yang di kendarai kami memasuki halaman rumah Rajasa rumah besar dengan desain modern..


aku tertegun ku pandangi halaman rumah besar itu aku rasa luasnya sama dengan luas lingkungan tempat tinggalku..


Aku terkejut saat kak akbar membukakan pintu mobil dan menggandengku kelur

__ADS_1


kenapa pake acara bengong sich mutia ujarku merutuki diri sendiri.


" Santai aja sayang ada aku" ucapnya menenangkan ku.suami ku tau aku sedang gugup, di rengkuhnya pinggang ku kedalam pelukannya..berjalan masuk melewati para penjaga.


ku masih tertunduk malu iya aku malu pipiku sudah mulai merona malu karena perbuatan manis suamiku..


kami pun masuk ke dalam rumah..


Author pov


masih di posisi mendekap Mutia akbar melepaskan dekapnnya, menggandeng tangan mutia menuju kamar nya di atas..saat melewati ruang makan nampak para pelayan tengah sibuk menyiapkan makan malam..dari pada di bawah pikirnya ke kamar saja, biar Mutiara bisa beristirahat sebentar menjelang waktu maghrib dan Akbar bisa mandi sebentar..


Sesampai di kamar..mutia duduk di atas sofa, mengeluarkan ponsel pintarnya mengecek banyaknya email yang masuk


"kamu istirahat dulu, aku tinggal mandi ya nanti kita jamaah dulu baru turun kebawah "titahnya ke sang istri.


" Iya kak " jawab mutia singkat


akbar mulai masuk ke kamar mandi,dan Mutia masih asyik membuka email ada satu email yang menarik perhatiaanya dari kemarin tapi dia lupa baca


di bukanya email tersebut, Mutia mengerutkan dahi setelah membaca email tersebut


" Baca email dari siapa ?" akbar berdiri di belakang Mutia mengagetkan mutia


" Kaka sejak kapan di sini " menoleh k arah Akbar..


"sejak kamu sibuk baca email sampai-sampai tak tau suami sudah siap mandi "


" bajuku mana? belum kamu siapin?


Mutia bangkit dari duduk buru-buru berajalan ke arah ruang ganti..dia tak sanggup melihat tubuh atletis suami yang hanya berbalut handuk..


saat membalikan badan Akbar sudah di belakangnya, mengunci tubuh Mutia.


"kak,, mundur dikit bisa? sempit akunya" ujar mutia gugup mendorong tubu atletis Akbar..pipinya merah merona tak dapat di sembunyikan dia malu dan bahagia bisa sedekat ini dengan Akbar..


Akbar makin mendekat, dia senang jika melihat wajah gugup istrinya..


Di bukannya lemari di belakang Mutia


"kamu kelamaan ambil bajunya keburu kedinginan aku" tertawa lepas dia puas mengerjai istrinya puas melihat wajah gugup istrinya..


"cepetan ambil wudhu kita jamaah "perintahnya kepada sang istri..


Siap sholat sepaasang suami istri turun ke bawah


tampak di meja makan sudah duduk papa ,Mama , kak Nindy dan Anak Cowok , cewek kira-kira umur tiga tahun


tak nampak suami kak nindy .. suaminya sudah kembali ke negaranya sementara kak nindy dan si kembar masih di tahan di sini, siapa lagi yang menahan kalo bukan yangkung dan yangtinya..


Akbar menarik kursi di sebelahnya untuk duduk sang Istri.Mutai masih tertunduk rasanya seperti mimpi bisa duduk makan malam.bersama keluarganya ingin rasanya dia berselfi ria dan mengunggahnya di sosmed..


"selamat datang di keluarga Rajasa Mutia "sambutan hangat dari mama mertuanya..


"terimakasih mah"jawab mutia sembari melempar senyum manisnya..


"Ayo kita makan dulu "

__ADS_1


ajak pak Rajasa memulai makan malamnya.tak ada percakapan apapun saat makan.. sesekali mutia melirik ke arah keluarga suaminya satu persatu


si kembar juga makan dengan tenang


selesai makan


"Mutia kamu tak perlu cemas, kami menerima mu di sini sebagai menantu dan anak kami dengan tangan terbuka , walau di awal kami sempat tak terima karena ulah temanmu, tapi kami percaya ini kuasa Allah untuk menjodohkan kalian"


pak Rajasa mulai membuka pembicaraan


"terimakasih pah, mah, kak, dan maaf atas perlakuan Tania, Iya mungkin ini udah jalan takdirNya " jawab Mutia..


"untuk apa kamu memintakan maaf untuk penghianat itu " dengus Akbar kesal, entah kenapa setiap mendengar nama Tania emosinya tak dapat di kontrol..


"Sudah sudah kalo gak ada penghianat kan mutia tidak akan bersama mu " ujar Mama menengahi..


"kalian nginep di sini kan?,Mutia bisa pake baju kak nindy dulu " ujar mama memberikan jawaban kalo-kalo mutia protes gak bawa baju..


" Iya mah " jawab akbar singkat..


"ya sudah mutia,nindy dan kesayangan yangti yukk kita keruaang tengah " ajak Mamah


Mutia menatap Akbar meminta persetujuan atas ajakan mama


Akbar mengangguk


pergilah ikutlah dengan mama


"Akbar, kamu ikut papa ke ruang kerja papa Ada yang mau papa bicarakan" pak Rajasa bangkit dari kursinya menuju ruang kerjanya


sementara para wanita berkumpul di Ruang tengah


Di ruang kerja


Pak Rajasa meletakkan sebuah amplop coklat di atas meja


"apa ini pah" meraih amplop coklat


"kamu lihat, itu informasi tentang mantan tunangan kamu, selama ini ternyata dia sudah menikah " membuang nafas kasar


"Akbar tau pah, dan kenapa Akbar memilih menikahi Mutia karena tiga hari sebelum acara pernikahan akbar bertemu dengan Tania dan Suaminya"


"Tania meminta Akbar untuk membatalkan pernikahan kami atau akbar menikahi Mutia"


"tak mungkin akbar membatalkan pernikahan yg tinggal tiga hari lagi pah" ujarnya menjelaskan alasannya menikahi Mutia


"Jadi kamu sudah tau tentang ini? "


" walaupun Mutia hanya sebagai pengganti harapan papa rumah tanggamu akan sakinah mawadah warohmah.. cintai istirimu bahagiakan dia"


"dia tak bersalah "


pak Rajasa menasehati anak nya..


"Baik pah akbar akan belajar mencintai istri akbar dan membahagiakannya" jawabnya mantap..


🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸

__ADS_1


jadi keluarga Rajasa itu baik loh gess gk peduli Mutia berasal dari mana yang terpenting Mutia adalah menantu di kelurga Rajasa..


bantu vote dan likenya ya kak😊


__ADS_2