
Mutia terbangun jam 2 siang, saat dia merasakan cacing- cacing di perutnya sudah berdemo meminta jatah makan siangnya. dia bergegas ke kamar mandi mengambil wudhu dan melaksanakan sholat karena waktu Dzuhur hampir habis
Saat mutia tengah sholat Akbar masuk ke kamar di ikuti pelayan hotel membawakan makan siang..
"Letakkan di situ saja" Titahnya kepada pelayan hotel.. menunjuk sisi kosong di atas meja..
Akbar tengah duduk di atas tempat tidur menunggu sang istri siap sholat sambil memainkan ponselnya..
Mutia telah siap berdzikir dan bangkit melipat mukena yang selalu dia bawa di dalam tasnya
"Kamu belum makan kan? sini Makan dulu" Akbar berujar tanpa menoleh k arah Mutia matanya masih fokus ke benda persegi pipih di tangannya..
Mutia maju mendekat ke Arah akbar
di lihatnya makanan di atas nakas sungguh menggiurkan cacing di dalam perutnya mulai memberontak perutnya bersuara meminta jatahnya..
"Kakak sudah makan? " tanya nya sambil meraih piring di atas nakas dan mulai duduk di sebelah Akbar
"Sudah makanlah" jawab akbar menoleh sekilas ke arah Mutia..
" Bismillah " mutia mulai berdoa dan melahap makanan di piringnya,,entah karena masakan hotel yg enak atau karena dia kelaparan karena tadi pagi dia buru-buru ke hotel tanpa sarapan hanya makan roti di mobil saat perjalan menuju hotel
"Nanti ada Makeupartis yg akan mendandanimu untuk acara resepsi kita malam ini" Akbar berujar kali ini matanya menatap gadis di depannya yang sekarang sudah sah menjadi istrinya.. tersenyum kecil melihat Mutia yang dengan lahapnya memakan jatah makan siangnya..
"kak kenapa harus ada resepsi, jujur aku belum siap kak, aku berada di sini saja rasanya aku masih mimpi, apa yg terjadi dengan ku saat ini aku belum bisa percaya" Mutia berjalan meletakan piring kosong di atas nakas dan meminum air putih di sebelahnya..
"Ini bukan mimpi, kamu sekarang Istriku dan aku mau semua orang tau kamu istriku bukan si penghianat itu" Akbar berujar membuang kasar nafasnya..
"Kak tolong ceritakan yg sebenarnya terjadi kak, aku butuh jawabannya aku hub tania handphonenya mati, aku hub managernya mereka juga tidak tau sebenarya ada apa? "
"Flash back on"
Di Apartemen Tania
Malam itu akbar dengan perasaan rindunya datang ke apartemen Tania, dia sengaja tak menghubungi sang kekasih kalo hari ini dia kembali dari perjalanan bisnisnya.. ya tiga hari lagi hari pernikahan mereka dan Akbar baru bisa kembali..setelah tadi dia menghubungi Tania dan mengatakan akan tiba di h-2 pernikahan mereka..
Akbar ingin memberikan kejutan untuk sang kekasih..
__ADS_1
sesampai di Apartemen akbar langsung masuk ke dalam dia tak perlu repot membangunkan Tania karena Dia juga hafal.kode akses Apartemen tania..
Saat masuk ruangan sudah gelap mungki Tania sudah tidur pikirnya..
Akbar bergegas menuju ke kamar Tania..
Samar-Samar dia mendengar suara desahan dari dalam kamar Tania..
seolah waktu berhenti Akbar diam terpaku di depan kamar.. dia tak menyangka melihat kekasihnya tengah memadu kasih dengan pria lain..
Dia mengepalkan tangannya.. bisa saja dia langsung melabarak mereka tapi iya urungkan mengingat 3 hari lagi pernikahannya dengan Tania..
dia berbalik Arah menuju sofa dan duduk di sofa menunggu Tania dan pria selingkuhannya keluar
1 jam berlalu Akbar masih menunggu di sofa
tak lama Tania keluar untuk mengantarkan pria tersebut..
Deg..
Tania terperanjat melihat Akbar tengah duduk manis di sofa ruang tengan apartemennya
"Siapa dia " tunjuknya ke arah pria itu
"sayang Aku bisa jelasin" Tania merangkul lengan akbar
"lepaskan tanganmu dari ku,, aku jijik " sorot tajam mata akbar menahan amarah
"Haii bro aku Suaami Tania" pria tersebut mengulurkan tangannya kearah akbar
"Suami ? maksudnya apa ? " Akbar tak membalas uluran tangan suami tania..
"Jelaskan !! " ujarnya dingin
"Akbar sebelumnya aku minta maaf aku sudah menikah dengan Mas Tomi enam bulan lalu " Tania mulai bercerita..
"enam bulan lalu bukankah itu waktu aku melamarmu" potong akbar
__ADS_1
"iya waktu kamu melamarku sebenarnya aku sudah menikah Aku sempat menolak,tapi kedua orangtua ku menerima karena menurut mereka kalo aku menikah denganmu maka reputasi ku sebagai model dan bisnis keluarga ku akan berkembang, dan orangtua kua tidak menyetujui pernikahanku dengan mas Tomi jadi kami menyembunyikan semuanya, aku minta maaf akbar tapi aku mencintai suami ku " Tania menangis di dalam pelukan suaminya
Akbar menarik rambutnya frustasi
"Lalu apa rencanamu, pernikahan kita tiga hari lagi
undangan sudah di sebar, kau tau kalo batal keluargaku pasti akan menanggung malu"
"Aku minta maaf akbar, besok aku akan menemui keluargaku dan keluargamu, aku akan bekata jujur kepada mereka" ujar tania masih terisak
"apa kau gila ? bukan hanya reputasiku yang hancur karirmu sebagai model juga akan hancur kalo kau lakukan itu "
"kita tetap melanjutakan pernikahan ini tapi hanya sebagai status tiga bulan setelah pernikahan aku akan menceraikanmu" ujar akbar
"Aku tidak mau Akbar, dan suami ku juga tidak akan setuju.., bagaimana kalo kamu menikah dengan sahabatku Mutia " Tiba-Tiba muncul ide di kepala Tania, ya Tania tau kalo Akbar adalah cinta pertama Mutia..
"Tidak jangan bawa orang lain dalam masalah ini, Keputusanku tetap..kita akan menikah dan akan bercerai dalam 3 bulan" Akbar bangkit dari sofa dan pergi keluar meninggalkan Apartemen Tania dengan perasaan kecewa yang mendalam, dirinya tak menyangka wanita yg di cintainya tega menghiantinya"
"f****lashback off"
"Jadi apa kita akan bercerai Dalam 3 bulan?" pertanyaan itu lolos dari mulut Mutia..
"bukankah Allah membenci percerain? "jawab Akbar
"Kita mulai dari awal, aku tidak akan menceraikan mu atau pun memaksamu, kita lihat nanti aja "
Akbar bangkit dari duduknya dan berjalan keluar kamar " mandi dan bersiap -siaplah sebentar lagi mereka akan datang untuk mendandanimu, sampai ketemu nanti malam di pelaminan " Akbar berlalu
menutup pintu kamar
Mutia Masih bengong saat akbar sudah menutup pintu dia tersadar dan meloncat-loncat seperti anak kecil..
Tania,, apa aku harus marah denganmu atau berterimakasih, bisa- bisanya kamu menyembunyikan masalah ini..
Waktu sudah masuk ashar mutia membersihkan diri dan melaksanakan sholat Ashar,, sebelum para makeup artis datang.. Karena malam ini malam resepsi yang tak di inginkannya tapi mutia tetep harus menemani suami di atas pelaminan hanya sebagai pengganti.
🌸🌸🌸🌸🌸🌸
__ADS_1
udah keungkapkan jadi tau kan kemana Tania pergi..ini baru permulaan akan banyak konflik dan rahasia besar di next up ya..bantu like dan vote ya kak