
AKBAR POV.
Bagas sahabat ku sejak SMA hari ini telah kembali ke indonesia..Aku tau tujuannya kembali ke indonesia untuk siapa, untuk Mutia
wanita yang kunikahi tiga bulan lalu..
aku coba bertanya dengannya tentang wanita yang ingin dia temui..
dengan perasaan sedih dia bilang wanitanya sudah menikah..
Maaf bagas kali ini aku egois gak akan aku lepaskan mutia,walau aku tau istriku adalah cinta pertama mu,,
Sudah lama aku tau selama ini kamu menjaga dan mengawasi mutia dari jauh, bukankah dulu aku pernah menawarinya untuk menjaga wanitanya.tapi dengan tegas dia menolak..
soal wanita dia memang tertutup denganku..
jadi jangan salahkan aku jika aku mendahaluimu..
____________________________________________
Author pov
Mutia telah kembali ke ruangannya, walau dia istri dari pemilik perusahaan tapi tanggung jawab dia sebagai karyawan menututnya untuk profesional dalam bekerja..
sementara Itu Akbar dan Bagas melepas kerinduan,lupakan lah tentang Mutia lupakan dalam hati Bagas berkata,, kini dia lega melepas Mutia karena Mutia berada dengan orang yang tepat.tapi jika Akbar menyakiti Mutia tak ada toleransi bagas akan mengambil mutia dari sisi Akbar..
menjelang jam pulang kantor Bagas pamit pulang,meninggalkan kantor Akbar dengan perasaan galau, dia memacu kendaraan nya menuju sebuah tempat. tempat yang menenangkan untuknya
sementara Akbar dan Mutia telah sampe di kediaman mereka. saat Adzan maghrib berkumandang, mereka segera memebersihkan diri dan sholat berjamaah, selesai sholat Mutia langsung menuju dapur..
Saat tengah asyik mengolah makanan tangan besar akbar melingkar di perut Mutia.
"sayang, duduklah di meja makan" Mutia membalikan badan menghadap suaminya
"gak mau, Aku kangen pengen peluk-peluk " sahutnya tanpa melepaskan pelukannya..
"sayang duduklah biar cepet selesai, aku laperr" ucapnya memohon..
"baiklah, kamu mau buah apa biar aku kupasin" melepas pelukan bejalan ke arah lemari pendingin mengambil buah
"Apa aja sayang pasti aku makan " sembari menyusun masakannya di meja makan..
Saat ini sepasang suami istri tengah menikmati makan malam nya..
Akbar heran saat melihat porsi makan mutia
"Sayang, apa tadi siang kamu melewatkan makan siang mu? " tanya akbar
menoleh ke arah Akbar "tadi aku makan siang kok,kayaknya perlu tenaga karena tadi terkuras terpakai untuk bikin laporan" nyengir dan melanjutkan makannya..
Akbar hanya geleng- geleng kepala melihat istrinya makan..
Selesai makan sepasang suami itu memilih untuk bersantai di ruang TV..
"sayang kamu udah lama kenal bagas" membelai rambut mutia yg bersandar di bahunya..
"kak bagas,,dia itu senior aku yang paling baik." Mutia mulai mengingat kebaikan kebaikan Bagas
__ADS_1
"Jadi dulu aku tu sering di bully dan kak bagas selalu membela dan melindungiku dari para pembuli"
"maaf ya sayang dulu pas SMA,aku gak merhatiin kamu" Sesal Akbar..
"iya lah kamu kan dulu bintang sekolah mana mau merhatiin orang kayak aku" ujarnya mencibir..
di peluknya erat istrinya
"tapi sekarang aku akan memperhatikanmu, menjaga, melindungi ,dan membahagiakanmu "
menciumi istrinya bertubi tubi..
"sayang geli..ihh "ujar mutia tertawa
"hmm ngomong- ngomong apa anak kita sudah ada di dalam sini" mengelus perut mutia..
"kita berdoa ya sayang"
" dan berusaha sayang" samber Akbar
" itu sich maunya kamu" mencolek hidung akbar dan bangkit dari duduknya
"mau kemana sayang" menarik tangan mutia..
"mau ke kamar sayang, sudah waktunya sholat isya" bangkit dan berjalan ke kamar Akbar mengikuti istrinya dari belakang..
Selesai sholat Mutia melihat kalender di meja kerja Akbar,, harusnya tamu bulanan nya sudah datang tapi sudah lewat tanggalnya dan tamunya belum juga datang..
"kamu sedang apa sayang "Akbar yang dari tadi memperhatikan gerak gerik istrinya penasaran dan bertanya..
"Ini sayang aku kayaknya udah telat " ujarnya..
" gak tau juga sayang aku belum cek"
" ya sudah besok kita ke dokter ya"
"sayang anterin ke apotik yuk aku mau beli testpack dulu" ajak mutia..
"baiklah mommy "dengan bersemangat akbar mengambil kunci mobil..
"ayo sayang, pake jaket ya" menggandeng tangan Mutia..
_____________________________________________
Di kediaman bagas
Hampir jam 12 malam Bagas baru sampe di rumahnya.. dia segera naik ke kamarnya.
Saat memasuki kamarnya dia kaget ada seseorang yang duduk di tempat tidurnya
Bagas menyalakan lampu dan
"Bagass kamu dari mana aja sich , di hubungi gak bisa " gerutu Alisya..
"kamu kenapa bisa ada di sini? " tanya nya.
"apa kamu lupa, mamamu menyuruhku untuk tinggal di sini " jawabnya ketus..
__ADS_1
"maaf aku kira kamu sudah tidak di sini, lalu kamu kemarin kemana? kenapa pas aku pulang tidak ada orang? "
"aku baru pulang kemarin jadwal flight ke Australia" jawabnya..
"apa kamu sudah makan, aku laperr "
"aku sudah makan, apa kamu belum makan? " tanya Bagas
"aku menunggumu "
"ayo kita makan, mau makan apa ?" ajak Bagas
"makan kamu hahaha" berjalan mendekat ke arah Bagas
"bercanda, apa kamu gak kangen sama aku " merengek manja..
"tentu aku kangen bawelmu" mencubit pipi Alisya..
Alisya gadis manis yang bekerja sebagai pramugari, anak dari sahabat orangtua Bagas sejak SMA Alisya sudah ikut bersama keluarga bagas karena kedua orangtua Alisya berdomisili di luar pulau..
sebenarnya tujuannya Alisya ikut tinggal bersama keluarga Bagas untuk mendekatkan Alisya dan Bagas.Mereka ingin menjodohkan tapi tidak dengan paksaan..dengan selalu bersama mereka berharap akan tumbuh cinta..
tapi kenyataanya cinta itu hanya tumbuh di hati Alisya..
Setelah Bagas memutuskan untuk kuliah di luar negeri dan kedua orangtuanya juga pindah..tinggalah Alisya yang menempati kediaman bagas..
Mereka berdua kini telah sampe di sebuah gerai makan cepat saji yang buka 24 jam.
mereka memesan makanan
dengan lahap Alisya memakan makanannya di sela-sela makan Alisya mulai membuka suara.
"apa kamu sudah ketemu wanitamu itu" tanya Alisya sembari mengunyah makanannya
"sudah tapi dia sudah menikah" jawab Bagas ..
"apaa sudah menikah ??kena salip donk haha " menertawakan bagas (apa ini artinya kamu akan membuka hatimu untuk ku ) suara hati Alisya..
"ya gitu dech, udah lah habiskan makanmu dan kita pulang " Bagas malas membahas masalah wanitanya
Mungkin kini saatnya aku belajar mencintamu dan membalasnya semoga belum terlambat
batin bagas..
aku harap pintu hatimu akan terbuka untukku, aku tetap setia menunggu kamu membuka hatimu
batin Alisya
πΈπΈπΈπΈπΈπΈπΈπΈπΈπΈπΈπΈπΈπΈπΈ
Kira-kira mutia hamil gak ya?
dan akankah bagas akan bersama dengan Alisya..
kak bantu votenya ya...kakak yang baik hati..
untuk jadwal up aku gak bisa jadwalinnya yang jelas dalam sehari aku usahin up..
__ADS_1
maklumi ya karena emak2 sambil nulis, sambil nemenin si sulung SFH dan si baby main..π₯°π₯°π