Hanya Pengganti

Hanya Pengganti
Siapa lagi dia (olivia) ?


__ADS_3

Setelah kematian papanya Tania dan Tomi memilih menetap di indonesia, Tomi mulai mengembangkan bisnis Almarhum papa Beny dan Tania memilih menjadi Ibu rumah tangga dia enggan untuk kembali menjadi model.


Hubungan Mutia dan Tania kembali membaik mereka bahkan sering menghabiskan waktu berdua saat para suami sibuk di kantor..


Akhir-akhir ini Mutia sering menginap di rumah mama syarifah karena kesibukannya Akbar khawatir meninggalkan Mutia sendiri di rumah mereka.


Siang ini Tania tengah mengunjungi Mutia di kediaman keluarga Rajasa. Tania tak canggung lagi menginjakkan kaki ke rumah calon mertua yang gak jadi. dan bagi keluarga Rajasa tak masalah kesalah pahaman ini sudah selesai.


Saat tengah berbincang mereka di kejutkan dengan kedatangan Olivia..


" Tania kamu ngapain di sini ? " olivia heran melihat Tania masih berani menginjakan kaki di rumah keluarga Rajasa


"Hai oliv kapan tiba di indonesia? " Tania membalas sapaan Tania..


"baru mendarat, apa kamu hamil anak kak Akbar? " tanyanya sinis menunjuk perut Tania yang sudah mulai membuncit


"no..no anak Akbar ini "menggandeng dan mengelus perut Mutia..


" haii Aku Mutia" agak canggung mengulurkan tangan ke arah Olivia


Olivia hanya tersenyum sinis tak membalas uluran tangan Mutia..


"gak penting "melangkah masuk ke dalam mencari mama Syarifah..


Tania dan Mutia hanya menggeleng..


mereka melanjutkan kegiatan mereka tak perduli dengan Olivia walau dalam hati kecil Mutia ingin bertanya..


Olivia keponakan Suami dari adek Mama Syarifah, Sejak kecil iya memang begitu dekat dengan keluarga Rajasa. bukan mereka tak tahu kalo Olivia menaruh Hati pada Akbar tapi keluarga Rajasa hanya menganggap Olivia seperti anaknya sendiri.


Sejak Akbar bertunangan dengan Tania,Olivia memilih pergi keluar Negri melanjutkan pendidikannya.


dia kembali ke indonesia untuk mengejar cinta Akbar kembali..


Setelah melepas rindu dengan mama Syarifah.Olivia dan mama berjalan ke ruang tengah di mana Mutia dan Tania berada..


"Mutia sayang, sini kenalin Olivia Adeknya Akbar" mama berjalan mendekat ke arah Mutia di ikuti Olivia dari belakang


"Oliv ini istri Akbar, kalo sebelahnya kamu udh kenal kan " tanya mama kepada Olivia


"haii senang bertemu dengan mu,Aku oliv" dengan malas Olivia menjabat tangan Mutia..


"Hai aku Mutia istri kak Akbar" mengulas senyum


Tania yang melihat hanya tertawa kecil..Tania tau gadis di depannya ini sangat mencintai Akbar , bahkan saat Tania masih berstatus tunangan Akbar dia kerap kali mencoba untuk memisahkan hubungan Tania dan Akbar


"Kamu ngapain ke sini" tanya Oliv sinis ke arah Tania

__ADS_1


" Tania aku yang minta datang" jawab Mutia


oliv hanya melirik tajam


" Ya sudah Oliv kamu makan malam di sini? "


"pastinya mah Oliv kangen sama kak Akbar " jawabnya antusias


"Sayangnya Akbar gak pernah kangen sama kamu" celetuk Tania..


Oliv menatap tajam ke arah Tania mendengus kesal


"Mutia, Tante sudah sore Tania pamit pulang dulu ya, tadi janji sama mas Tomi sebelum mas Tomi sampe di rumah Tania sudah kembali "


"gak makan malam di sini dulu" tanya mama


"insyaAllah lain kali tante "mencium punggung tangan mama


" ya sudaha hati-hati ya "


Tania berjalan kedepan di ikutti Mutia di belakangnya


"Mut, kamu hati2 sama Oliv ya,inget kan dulu aku pernah cerita gimana Oliv sempat buat aku dan Akbar berantem" Tania memperingat kan Mutia.


"iya Tan, aku inget insyaAllah aku bisa jaga diri, Makasih ya untuk hari ini" memeluk sahabatnya


Melangkah ke ruang tengah tak di dapati siapapun akhirnya Mutia melangkah ke atas menuju kamarnya..


&&&&&&&&&&&


Akbar tiba di rumah pas waktu Adzan maghrib, dia langsung menuju kamarnya untuk berjamaah dengan istrinya.


saat masuk Mutia telah siap memakai mukena dan duduk di sofa menunggu suaminya datang..


Akbar langusung bergegas mengambil wudhu dan melaksanakan sholat maghrib menjadi imam Mutia..


sepasang suami istri turun dari tangga dengan bergandengan mesra..gadis belia yang tengah duduk di meja makan bersama pak Rajasa dan mama Syarifah menatap tajam.kearah pasangan suami istri dengan malas.


"Kak Akbar, apa kabar ? "sapa olivia


"Oliv ngapain di sini? "Akbar malah bertanya sinis


" kamu ini, bukanya di jawa pertanyaa Oliv malah nanya balik" potong mama Syarifah


"Baik" jawab Akbar datar.


Mutia hanya menggulum senyum melihat ekspresi kesal Olivia..

__ADS_1


"Ya sudah ayo kita makan" ajak papa mengalihkan ketegangan yang terjadi di meja makan


sampai selesai makan tidak ada pembicaraa apapun


"Oliv nginap di sini kan nak "tanya mama


"iya mah " jawab oliv


"kenapa harus nginap kan di punya rumah mah" sungut Akbar


"Di rumah lagi gak ada siapa-siapa mama sama papa sedang pulang kampung" jawab Olivia..


"Sayang sudah selesai makan, ayo kita istirahat di kamar, malas di bawah kelamaan ada penggangu " ujar akbar melirik ke arah Olivia


" iya sudah sayang, Mama, papa, Oliv kami pamit dulu ya " mutia bangkit dari kursi makan dan berjalan bergandengan tangan dengan suaminya menuju kamar mereka


mama tau Akbar belum bisa memaafkan kesalahan Olivia yang pernah menjebaknya..


bukan Mama dan papa terima apa yg Olivia lakukan, tapi bagi kedua orang tua ini memaafkan lebih baik dari pada menyimpan dendam


walau saat itu mereka marah karena Olivia begitu nekat dan murahan memasukan obat perangsang ke dalam minuman Akbar, dan merencanakan penjebakan.namun waktu itu aksinya di gagalkan Reza..


sejak kejadian itu dan Akbar bertunangan dengan Tania.Olivia memilih keluar negri untuk menenangkan diri..


Kini dia telah kembali tujuannya tetep Akbar apapun akan dia lakukan untuk mendapatkan Akbar.


demi sebuah ambisi menjadi Nona muda di kelurga Rajasa..


Di kamar


" sayang kamu harus hati-hati sama cewek kurang ajar itu "akbar mengelus pucuk Rambut Mutia yang bersandar di dadanya


"iya sayang, aku bisa jaga diri, justru kamu yang harus hati-hati sama dia aku takut dia akan menjebakmu lagi" ujarnya manja


"Kamu tau tentang penjebakan itu"tanya Akbar heran


" Tania yang cerita " menguap rasa kantuk sudah menyerangnya saat hamil rasanya Mutia gampang mengantuk


"kamu ngantuk sayang, gak bisa donk aku berkunjung "ujar Akbar menaik turunkan alis tersenyum menggoda ke arah Mutia..


"ehh sayang mau melakukan kun____"mutia belum menyelesaikan ucapannya mulutnya sudah di bungkam oleh bibir Akbar..


hanya bisa pasrah, dia menuruti kemaun suaminya yang sepertinya tak pernah lelah melakukannya.. dan malam ini Mutia terpakas harus mandi tengah malam lagi..


🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸🌸


hai..hai..maaf ya kalo telat update emak banyak kerjaan di dunia nyata hehe soksibuk banget ya..

__ADS_1


jangan lupa like dan vote ya cantik ❀❀😘πŸ₯°


__ADS_2